Tabengan.com – Pemulihan kesehatan korban bencana Sumatra diperkuat melalui sinergi AdMedika dan TelkoMedika yang menghadirkan layanan medis langsung bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial TelkomGroup dalam merespons bencana yang terjadi sepanjang November hingga akhir Desember 2025.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), rangkaian bencana alam tersebut menimbulkan dampak kemanusiaan yang luas. Lebih dari 1.100 warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara ratusan ribu lainnya terdampak dan harus mengungsi akibat kerusakan permukiman, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur publik di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kondisi tersebut memicu kebutuhan mendesak terhadap layanan kesehatan dasar, terutama di lokasi pengungsian dan daerah yang akses medisnya terganggu. Menjawab kebutuhan itu, Telkom melalui entitas layanan kesehatannya mengerahkan sumber daya untuk mendukung pemulihan kesehatan korban bencana Sumatra secara terstruktur dan berkelanjutan.
TelkoMedika berperan langsung di lapangan dengan mengoperasikan posko-posko kesehatan dan mengerahkan tenaga medis profesional. Posko ini menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, penanganan medis dasar, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, AdMedika mendukung dari sisi operasional dan logistik layanan kesehatan. Salah satu bentuk dukungan utama yang diberikan adalah penyediaan vaksin tetanus, yang penting untuk mencegah infeksi dan komplikasi kesehatan pascabencana, khususnya bagi korban dengan luka terbuka di tengah keterbatasan akses ke fasilitas medis formal.
Sebagai bagian dari respons berkelanjutan, posko kesehatan TelkoMedika mulai beroperasi secara bertahap sejak 9 Desember 2025 hingga 5 Februari 2026. Fokus utama kegiatan berada di Kabupaten Aceh Tamiang, wilayah yang tercatat mengalami dampak signifikan akibat bencana.
Untuk memastikan jangkauan layanan yang merata, posko kesehatan didirikan di berbagai titik strategis. Lokasi tersebut antara lain STO Telkom Kuala Simpang, Pondok Pesantren Fajrussalam Desa Menanggini, Dusun Kamboja Desa Bukit Rata (Kecamatan Kejuruan Muda), Desa Bandar Mahligai (Kecamatan Sekerak), Samsat Aceh Tamiang, Desa Durian Kuala Simpang, Desa Paya Kulbi dan Karang Baru, Huntara Simpang Opak, Desa Tanah Terban, Desa Tanjung Seuman Toh, Desa Kampung Dalam, Desa Alur Bamban, Desa Mendang Arak, hingga Desa Babo.
Penyebaran posko di banyak lokasi tersebut dirancang untuk mengatasi keterbatasan mobilitas warga serta kerusakan akses transportasi pascabencana. Dengan mendekatkan layanan kesehatan ke tempat tinggal sementara warga, TelkoMedika berupaya memastikan pemulihan kesehatan korban bencana Sumatra tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.
CEO AdMedika, Dian Prambini, menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam proses pemulihan pascabencana. “Kami percaya bahwa pemulihan kesehatan membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama. Melalui sinergi ini, AdMedika berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Inisiatif ini mencerminkan peran TelkomGroup dalam memanfaatkan ekosistem bisnisnya untuk mendukung penanganan krisis kemanusiaan, khususnya di sektor kesehatan. TelkoMedika sebagai penyedia layanan kesehatan dan AdMedika sebagai pengelola administrasi serta dukungan sistem kesehatan memainkan peran saling melengkapi, dari pelayanan langsung hingga pemenuhan kebutuhan medis.
Ke depan, sinergi AdMedika dan TelkoMedika diharapkan dapat memperkuat ketahanan layanan kesehatan masyarakat di wilayah rawan bencana. Pendekatan kolaboratif ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang TelkomGroup dalam mendukung pemulihan kesehatan korban bencana Sumatra, seiring meningkatnya tantangan kebencanaan di berbagai daerah Indonesia.





