Berita

Skuter Listrik Acer Resmi Meluncur, Bertenaga 1.600W dan Bisa Tempuh 70 Km

66
×

Skuter Listrik Acer Resmi Meluncur, Bertenaga 1.600W dan Bisa Tempuh 70 Km

Sebarkan artikel ini
Skuter Listrik Acer Resmi Meluncur, Bertenaga 1.600W dan Bisa Tempuh 70 Km

Tabengan.com – Skuter listrik Acer resmi bertambah dengan kehadiran Predator ES Thunder Pro yang diperkenalkan dalam konferensi pers global next@Acer di Berlin, Jerman, pada 8 September 2026. Membawa motor penggerak roda belakang 500W dengan output puncak hingga 1.600W, kendaraan ini dirancang untuk mobilitas perkotaan sekaligus perjalanan yang membutuhkan kemampuan lebih jauh dan menghadapi berbagai kondisi medan.

Predator ES Thunder Pro menjadi model paling bertenaga dalam portofolio e-Scooter Predator yang diperkenalkan Acer. Selain mengandalkan performa motor, kendaraan ini membawa sejumlah fitur keselamatan dan konektivitas pintar, termasuk Traction Control System (TCS), aplikasi Acer eMobility, pelacakan melalui Find My dan Find Hub, serta kendali sejumlah fungsi menggunakan perintah suara berbasis kecerdasan artifisial atau AI.

Kehadiran skuter listrik Acer tersebut juga memperlihatkan ekspansi perusahaan ke segmen smart mobility. Acer yang selama ini dikenal melalui produk komputer dan perangkat gaming kini membawa teknologi merek Predator ke kategori kendaraan listrik.

Motor 500W dengan Output Puncak 1.600W

Sektor performa menjadi salah satu daya tarik utama Predator ES Thunder Pro. Acer menggunakan motor DC berdaya 500W yang ditempatkan sebagai penggerak roda belakang.

Motor tersebut mampu menghasilkan output puncak hingga 1.600W dengan torsi maksimum mencapai 32 Nm. Kombinasi tenaga dan torsi tersebut memungkinkan Predator ES Thunder Pro menghadapi tanjakan dengan kemiringan hingga 28%.

Acer merancang konfigurasi tersebut untuk memberikan akselerasi yang lebih bertenaga tanpa mengesampingkan kenyamanan ketika digunakan di jalan perkotaan. Kemampuan motor juga ditujukan untuk membantu kendaraan menghadapi medan yang lebih menantang.

Untuk menjaga traksi, skuter listrik Acer ini dibekali Traction Control System atau TCS. Sistem tersebut dapat menyesuaikan keluaran tenaga secara real-time berdasarkan kondisi permukaan jalan.

TCS terutama berguna ketika kendaraan melewati permukaan basah atau area dengan daya cengkeram rendah. Penyesuaian tenaga tersebut ditujukan untuk membantu menjaga traksi ban sekaligus meningkatkan stabilitas kendaraan ketika berakselerasi.

Gunakan Ban Offroad 10 Inci

Predator ES Thunder Pro dirancang bukan hanya untuk perjalanan di jalan perkotaan. Acer memasang ban offroad tubeless pneumatic berukuran 10 inci untuk mendukung penggunaan pada berbagai kondisi permukaan.

Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam dan memiliki konstruksi yang berbeda dibandingkan sistem ban konvensional dengan inner tube. Penggunaan ban tersebut menjadi bagian dari rancangan skuter listrik Acer untuk menghadapi kebutuhan mobilitas yang lebih beragam.

Dari sisi perlindungan terhadap air, Predator ES Thunder Pro memiliki rating IPX6. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perangkat menghadapi semburan air bertekanan tinggi dari berbagai arah berdasarkan standar pengujian perlindungan terhadap masuknya air.

Acer juga memperhatikan aspek visibilitas dengan memasang front daytime running lights. Lampu tersebut membantu membuat kendaraan lebih mudah terlihat dari arah depan.

Pada bagian samping, terdapat RGB ambient lighting yang menjadi elemen pencahayaan sekaligus memberikan karakter visual khas Predator. Kombinasi sistem pencahayaan tersebut mendukung penggunaan kendaraan dalam kondisi pencahayaan yang berbeda, termasuk ketika digunakan pada malam hari.

Sekali Cas Bisa Tempuh hingga 70 Km

Jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan penting ketika memilih kendaraan listrik. Untuk Predator ES Thunder Pro, Acer mengklaim kendaraan tersebut mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Kemampuan tersebut membuat skuter listrik Acer ini tidak hanya diarahkan untuk perjalanan pendek. Acer juga menempatkannya sebagai kendaraan untuk penggunaan lebih intensif dan perjalanan dengan jarak yang lebih jauh.

Namun, jarak tempuh maksimal pada kendaraan listrik dapat berbeda dalam penggunaan sebenarnya. Kondisi jalan, bobot pengendara, kecepatan, medan, temperatur, serta pola penggunaan dapat memengaruhi konsumsi energi dan jarak yang dapat dicapai.

Acer juga menyebutkan bahwa kecepatan maksimal Predator ES Thunder Pro akan mengikuti regulasi yang berlaku di setiap negara. Dengan demikian, kemampuan teknis kendaraan tidak berarti batas kecepatan yang sama akan diterapkan di seluruh wilayah pemasaran.

Terhubung dengan Find My dan Find Hub

Selain kemampuan mekanis, Acer melengkapi Predator ES Thunder Pro dengan fitur konektivitas. Kendaraan ini mendukung sistem pelacakan lokasi melalui Apple Find My dan Google Find Hub.

Dukungan tersebut memungkinkan pengguna memantau lokasi kendaraan melalui platform yang kompatibel. Fitur pelacakan dapat menjadi bagian penting dari sistem keamanan, terutama untuk membantu pemilik mengetahui posisi kendaraan.

Pengelolaan kendaraan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Acer eMobility. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna memantau status kendaraan, melihat sisa daya baterai, serta mengakses informasi perjalanan secara real-time.

Beberapa fungsi kendaraan juga dapat dikendalikan melalui aplikasi. Pengguna dapat mengatur penguncian elektronik dan membuka kunci kendaraan, mengontrol pencahayaan, serta melakukan pengaturan tertentu tanpa harus mengoperasikan seluruh fungsi secara langsung pada skuter.

Bisa Dikendalikan dengan Perintah Suara AI

Salah satu fitur yang membuat skuter listrik Acer ini berbeda adalah integrasi AI voice control. Acer memungkinkan sejumlah fungsi Predator ES Thunder Pro dikendalikan menggunakan perintah suara melalui smartphone atau smartwatch.

Pengguna dapat memberikan perintah untuk mengunci atau membuka kunci kendaraan, memeriksa level baterai, serta mengatur pencahayaan. Fitur tersebut memperluas fungsi aplikasi Acer eMobility dari sekadar alat pemantauan menjadi pusat kendali kendaraan.

Integrasi AI juga menunjukkan pendekatan Acer dalam menggabungkan kendaraan listrik dengan ekosistem perangkat digital. Smartphone dan smartwatch tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pendamping, tetapi juga menjadi antarmuka untuk mengakses sejumlah fungsi kendaraan.

Acer Perluas Predator ke Smart Mobility

Peluncuran Predator ES Thunder Pro menunjukkan upaya Acer memperluas lini Predator ke luar kategori komputer gaming. Selama ini, nama Predator lebih dikenal melalui laptop, desktop, monitor, dan perangkat gaming lainnya.

Kini, identitas tersebut dibawa ke sektor smart mobility melalui skuter listrik Acer yang menggabungkan performa kendaraan dengan teknologi konektivitas.

Predator ES Thunder Pro menawarkan motor 500W dengan output puncak 1.600W, torsi hingga 32 Nm, kemampuan menanjak 28%, ban offroad tubeless 10 inci, perlindungan IPX6, serta klaim jarak tempuh hingga 70 kilometer.

Pada sisi digital, kendaraan tersebut dilengkapi Acer eMobility, dukungan Find My dan Find Hub, serta kendali suara berbasis AI melalui smartphone dan smartwatch.

Untuk pasar Indonesia, Acer belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaan Predator ES Thunder Pro. Perusahaan menyatakan harga, spesifikasi, dan ketersediaan produk dapat berbeda di setiap kawasan.

Informasi mengenai kemungkinan pemasaran skuter listrik Acer tersebut di Indonesia masih menunggu pengumuman lebih lanjut melalui kanal resmi Acer Indonesia. Jika akhirnya masuk ke Tanah Air, Predator ES Thunder Pro akan menjadi salah satu produk Acer yang paling berbeda dari portofolio tradisional perusahaan, dengan menggabungkan kendaraan listrik, performa tinggi, konektivitas pintar, dan teknologi AI.