Berita

Daftar 15 AI Terpopuler di Dunia 2026, ChatGPT Masih Nomor 1

85
×

Daftar 15 AI Terpopuler di Dunia 2026, ChatGPT Masih Nomor 1

Sebarkan artikel ini
Daftar 15 AI Terpopuler di Dunia 2026, ChatGPT Masih Nomor 1

Tabengan.com – AI terpopuler di dunia pada 2026 masih didominasi ChatGPT. Platform kecerdasan buatan milik OpenAI tersebut mencatat trafik web jauh lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya berdasarkan data kunjungan sepanjang Juni 2026.

Mengacu pada data AITools.xyz yang dimodelkan berdasarkan trafik SEMrush dan Ahrefs serta dipublikasikan Visual Capitalist, ChatGPT mencatat sekitar 5,32 miliar kunjungan dalam satu bulan.

Angka tersebut setara sekitar 53 persen dari total trafik 15 layanan AI yang masuk dalam daftar. Bahkan, jumlah kunjungan ChatGPT secara individual lebih besar dibandingkan gabungan trafik 14 platform AI lain yang berada di bawahnya.

Posisi tersebut menunjukkan kuatnya dominasi ChatGPT di pasar AI konsumen, meskipun sejumlah perusahaan teknologi terus mengembangkan layanan pesaing dengan kemampuan yang semakin kompetitif.

ChatGPT Ungguli Gemini dan Claude

Pesaing terdekat ChatGPT dalam daftar AI terpopuler di dunia adalah Gemini milik Google. Platform tersebut mencatat sekitar 1,14 miliar kunjungan web pada Juni 2026.

Sementara itu, Claude dari Anthropic berada di posisi ketiga dengan 967,91 juta kunjungan.

Jika dibandingkan secara langsung, trafik ChatGPT hampir lima kali lebih besar dibandingkan Gemini. Bahkan ketika kunjungan Gemini dan Claude digabungkan, angkanya masih belum mendekati trafik ChatGPT.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa persaingan di industri AI belum menghasilkan perubahan signifikan terhadap posisi ChatGPT sebagai platform dengan trafik web terbesar.

Daftar 15 AI Terpopuler di Dunia 2026

Berikut daftar AI terpopuler di dunia berdasarkan jumlah kunjungan web bulanan pada Juni 2026:

Peringkat Platform AI Kunjungan per Bulan
1 ChatGPT 5,32 miliar
2 Gemini 1,14 miliar
3 Claude 967,91 juta
4 Canva 759,76 juta
5 Google Translate 343,02 juta
6 DeepSeek 318,81 juta
7 Grok 189,89 juta
8 JanitorAI 173,17 juta
9 Character AI 165,46 juta
10 Perplexity 140,70 juta
11 Magnific (Freepik) 116,84 juta
12 Notion 110,64 juta
13 Zoom 96,24 juta
14 Microsoft Copilot 92,72 juta
15 Suno 81,84 juta

Data tersebut memperlihatkan bahwa daftar AI populer tidak hanya diisi chatbot. Sejumlah layanan AI digunakan untuk kebutuhan desain, penerjemahan, produktivitas, pembuatan gambar, hingga produksi musik.

Canva dan Google Translate Masuk Lima Besar

Canva menjadi salah satu nama yang cukup menonjol karena berhasil menempati posisi keempat dengan 759,76 juta kunjungan.

Platform desain tersebut telah mengintegrasikan berbagai fitur berbasis AI untuk membantu pengguna membuat dan mengolah konten visual. Tingginya trafik Canva menunjukkan bahwa penggunaan AI semakin melebar ke aplikasi yang sebelumnya tidak secara khusus dikenal sebagai chatbot.

Google Translate juga berada di posisi kelima dengan 343,02 juta kunjungan. Layanan penerjemahan Google ini memanfaatkan teknologi AI untuk membantu pengguna menerjemahkan berbagai bahasa.

Keduanya menunjukkan bahwa popularitas teknologi AI tidak selalu diukur dari seberapa sering pengguna melakukan percakapan dengan chatbot. Fitur AI yang terintegrasi ke dalam layanan sehari-hari juga dapat menghasilkan trafik yang sangat besar.

DeepSeek dan Grok Masih di Bawah ChatGPT

DeepSeek menempati peringkat keenam dengan 318,81 juta kunjungan. Platform AI asal China tersebut sempat menjadi salah satu pesaing yang banyak diperbincangkan dalam perkembangan industri AI.

Namun, dari sisi trafik web dalam data Juni 2026, jaraknya dengan ChatGPT masih sangat lebar.

Grok berada satu tingkat di bawah DeepSeek dengan 189,89 juta kunjungan. AI yang dikembangkan xAI tersebut juga masih memiliki jarak trafik yang cukup besar dibandingkan tiga platform teratas.

Perplexity kemudian menempati posisi ke-10 dengan 140,70 juta kunjungan. Platform tersebut dikenal dengan pendekatan pencarian berbasis AI yang memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban sekaligus informasi dari berbagai sumber.

AI Tidak Hanya Soal Chatbot

Daftar tersebut memperlihatkan semakin luasnya penggunaan teknologi AI. Selain ChatGPT, Gemini, Claude, DeepSeek, Grok, dan Perplexity yang dikenal sebagai layanan AI generatif atau chatbot, terdapat pula platform dengan fungsi yang lebih spesifik.

Magnific, yang berada di posisi ke-11 dengan 116,84 juta kunjungan, berfokus pada pengolahan visual dan peningkatan gambar.

Suno berada di peringkat ke-15 dengan 81,84 juta kunjungan. Platform tersebut dikenal sebagai layanan untuk membuat musik menggunakan teknologi AI.

Sementara itu, Notion dan Zoom masing-masing mencatat 110,64 juta dan 96,24 juta kunjungan. Kedua layanan tersebut memiliki fungsi utama yang lebih luas, tetapi telah mengadopsi teknologi AI dalam berbagai fitur produktivitas dan kolaborasi.

ChatGPT Masih Belum Terkejar

Dominasi ChatGPT dalam daftar AI terpopuler di dunia menunjukkan kuatnya posisi OpenAI di pasar konsumen. Dengan 5,32 miliar kunjungan dalam satu bulan, platform tersebut memiliki keunggulan trafik yang sangat besar atas kompetitornya.

Namun, angka tersebut perlu dibaca secara tepat. Data yang digunakan merupakan jumlah kunjungan melalui situs web, bukan jumlah pengguna aktif bulanan.

Artinya, angka 5,32 miliar tidak dapat disamakan dengan jumlah orang yang menggunakan ChatGPT. Satu pengguna dapat menghasilkan banyak kunjungan dalam periode yang sama.

Selain itu, aktivitas melalui aplikasi mobile dan API tidak termasuk dalam perhitungan trafik situs web tersebut. Karena itu, data ini tidak bisa digunakan untuk menentukan secara mutlak platform AI dengan jumlah pengguna terbesar atau teknologi AI yang paling unggul.

Metode pengukuran yang berbeda juga dapat menghasilkan peringkat berbeda. Jumlah pengguna aktif, durasi penggunaan, trafik aplikasi, volume API, maupun pendapatan merupakan metrik lain yang dapat memberikan gambaran berbeda mengenai posisi masing-masing perusahaan.

Meski demikian, jika menggunakan trafik web Juni 2026 sebagai acuan, posisi ChatGPT terlihat sangat kuat. Dengan 5,32 miliar kunjungan, trafiknya masih jauh meninggalkan Gemini, Claude, DeepSeek, Grok, Microsoft Copilot, dan layanan AI lainnya.

Persaingan AI pun tidak lagi hanya terjadi di antara chatbot. Integrasi kecerdasan buatan ke dalam desain, pencarian informasi, produktivitas, pengolahan gambar, penerjemahan, hingga pembuatan musik membuat lanskap layanan AI semakin beragam.

Untuk saat ini, berdasarkan metrik trafik web yang digunakan dalam pemeringkatan tersebut, ChatGPT masih menjadi AI terpopuler di dunia dan mempertahankan posisi nomor satu dengan selisih yang sangat besar.