Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Aplikasi

Akun Gmail di ChatGPT Kini Bisa Terhubung Lebih dari Satu, Ini Cara Kerjanya

228
×

Akun Gmail di ChatGPT Kini Bisa Terhubung Lebih dari Satu, Ini Cara Kerjanya

Sebarkan artikel ini
Akun Gmail di ChatGPT Kini Bisa Terhubung Lebih dari Satu, Ini Cara Kerjanya
Example 468x60

Tabengan.com – Akun Gmail di ChatGPT kini dapat dihubungkan lebih dari satu dalam satu ruang kerja. OpenAI memperbarui ChatGPT dan Codex dengan dukungan multi-akun untuk Gmail, Google Calendar, dan Google Contacts. Pembaruan ini memungkinkan pengguna mengakses informasi dari beberapa akun Google tanpa harus memutus koneksi atau berpindah profil secara manual.

Fitur tersebut ditujukan terutama bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu identitas digital, misalnya akun Gmail pribadi dan akun kantor. Sebelumnya, pengguna hanya dapat menghubungkan satu akun Google pada satu waktu sehingga harus melakukan pergantian akun ketika ingin mengakses informasi dari profil yang berbeda.

Example 300x600

Dengan pembaruan terbaru, beberapa akun Google dapat tetap terhubung di dalam satu ruang kerja. ChatGPT kemudian dapat menggunakan konteks dari akun-akun yang telah mendapatkan izin akses sesuai kebutuhan pengguna.

Dukungan multi-akun tersebut tersedia untuk pengguna ChatGPT dengan paket Plus, Pro, Business, dan Enterprise. Fitur serupa juga diperluas ke Codex untuk membantu pengguna yang memanfaatkan layanan OpenAI dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Cara Menghubungkan Beberapa Akun Google

Informasi mengenai dukungan multi-akun ini dikonfirmasi oleh Gabriel Chua, engineer OpenAI yang bekerja di bidang developer experience (DX), dan dilaporkan oleh 9to5Mac.

Untuk menghubungkan Akun Gmail di ChatGPT, pengguna dapat memilih layanan Google yang ingin digunakan melalui bagian Plugins atau Connectors pada bilah sisi ChatGPT. Setelah memilih layanan, pengguna dapat membuka pengaturan koneksi dan menambahkan akun Google lainnya.

Proses penambahan akun berikutnya tetap menggunakan mekanisme otorisasi Google. Artinya, setiap akun harus memberikan izin sesuai layanan dan data yang ingin diakses ChatGPT.

Pengguna dapat menambahkan akun kedua atau bahkan akun ketiga jika diperlukan. Akun-akun tersebut tidak digabungkan menjadi satu akun Google, melainkan tetap berdiri sendiri dengan hak akses masing-masing.

Pendekatan tersebut membuat pengguna dapat mempertahankan pemisahan antara akun pribadi dan akun pekerjaan. Pada saat yang sama, ChatGPT dapat mengambil informasi dari beberapa sumber yang sudah diotorisasi dalam satu percakapan.

Tidak Perlu Lagi Berganti Profil

Sebelum fitur ini tersedia, pengguna yang memiliki akun pribadi dan akun pekerjaan harus berganti koneksi ketika ingin mencari informasi dari akun Google berbeda.

Situasi tersebut dapat menjadi tidak praktis ketika pengguna harus menangani berbagai kebutuhan dalam waktu bersamaan. Misalnya, seseorang mungkin memiliki tanda terima pembelian di Gmail pribadi, sementara jadwal rapat dan agenda pekerjaan tersimpan di Google Calendar kantor.

Dengan dukungan multi-akun, pengguna dapat meminta ChatGPT membantu mencari informasi dari beberapa akun yang sudah terhubung tanpa harus memutus koneksi akun sebelumnya.

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta ChatGPT mencari tanda terima tertentu dari Gmail pribadi sekaligus memeriksa jadwal kosong pada Google Calendar kantor. ChatGPT dapat menggunakan informasi dari kedua layanan tersebut dalam satu permintaan, selama akses terhadap masing-masing akun telah diberikan.

Kemampuan tersebut dapat mengurangi langkah manual yang sebelumnya diperlukan ketika pengguna harus berpindah akun satu per satu.

Gmail, Calendar, dan Contacts Bisa Terhubung

Dukungan multi-akun tidak hanya berlaku untuk Gmail. OpenAI juga memperluas kemampuan tersebut ke Google Calendar dan Google Contacts.

Pada Gmail, ChatGPT dapat membantu mencari informasi dari pesan yang berada di kotak masuk akun yang telah diberikan akses. Sementara itu, Google Calendar memungkinkan ChatGPT merujuk jadwal yang tersedia pada akun yang terhubung.

Google Contacts juga dapat menjadi sumber informasi yang digunakan dalam konteks percakapan sesuai dengan izin yang diberikan pengguna.

Kombinasi ketiga layanan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengguna yang sehari-hari mengandalkan ekosistem Google. Informasi email, jadwal, dan kontak dapat berada pada akun berbeda, tetapi semuanya dapat diakses melalui satu ruang kerja ChatGPT setelah mendapatkan otorisasi.

Namun, kemampuan tersebut bukan berarti ChatGPT menggabungkan seluruh data dari akun-akun Google menjadi satu basis data tanpa batas. Setiap akun tetap memiliki izin aksesnya sendiri.

Izin Setiap Akun Tetap Terpisah

Salah satu aspek penting dari fitur Akun Gmail di ChatGPT adalah mekanisme izin yang tetap melekat pada masing-masing akun.

Ketika pengguna menghubungkan akun Google, proses otorisasi menentukan layanan dan informasi apa saja yang dapat digunakan oleh ChatGPT. Akun kedua tidak secara otomatis memperoleh izin yang sama dengan akun pertama apabila pengaturannya berbeda.

Dengan sistem tersebut, pengguna tetap dapat mempertahankan pemisahan akses antara akun pribadi dan akun pekerjaan.

Sebagai contoh, apabila pengguna memberikan akses Gmail kepada ChatGPT pada akun pribadi tetapi memiliki pembatasan tertentu pada akun kantor, akses ChatGPT akan mengikuti izin yang ditetapkan pada masing-masing akun.

Hal ini juga menjadi pertimbangan penting bagi pengguna Business dan Enterprise yang menggunakan ChatGPT dalam lingkungan organisasi.

Administrator Google Workspace Tetap Memiliki Kendali

Untuk akun perusahaan, integrasi dengan layanan eksternal tidak hanya bergantung pada keputusan pengguna. Administrator Google Workspace tetap dapat menerapkan kebijakan keamanan organisasi terhadap integrasi pihak ketiga.

Administrator dapat membatasi atau memblokir akses terhadap aplikasi dan layanan tertentu berdasarkan kebijakan perusahaan. Dengan demikian, keberadaan fitur multi-akun tidak secara otomatis menghilangkan aturan keamanan yang diterapkan organisasi.

Pengguna perusahaan tetap perlu mengikuti kebijakan internal sebelum menghubungkan akun kerja dengan ChatGPT.

Mekanisme tersebut penting karena akun Google Workspace dapat menyimpan informasi yang bersifat sensitif bagi organisasi, termasuk komunikasi internal, agenda rapat, kontak bisnis, dan dokumen atau informasi yang terkait dengan pekerjaan.

Fitur Ini Muncul dari Permintaan Pengguna

Dukungan multi-akun bukan sepenuhnya fitur yang muncul tanpa masukan dari komunitas pengguna. Permintaan terhadap kemampuan tersebut sebelumnya muncul di berbagai forum komunitas dan repositori GitHub.

Pengguna yang memiliki akun pribadi dan pekerjaan menjadi salah satu kelompok yang membutuhkan kemampuan tersebut. Mereka menginginkan cara untuk tetap mempertahankan identitas akun yang berbeda tanpa harus melakukan proses pergantian koneksi setiap kali menggunakan ChatGPT.

Dengan mengakomodasi kebutuhan tersebut, OpenAI memperluas fungsi konektor Google di ChatGPT dari model satu akun menjadi sistem yang mendukung beberapa akun.

Perubahan ini juga memperlihatkan bagaimana konektor eksternal mulai menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan chatbot berbasis AI. ChatGPT tidak hanya digunakan untuk menghasilkan teks atau menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat bekerja berdasarkan informasi yang berasal dari layanan digital yang digunakan pengguna sehari-hari.

Platform Lain Masih Menunggu Dukungan Multi-Akun

Meskipun dukungan multi-akun telah hadir untuk Gmail, Google Calendar, dan Google Contacts, kemampuan serupa belum tersedia secara luas untuk seluruh layanan yang banyak digunakan dalam pekerjaan.

Permintaan dukungan multi-akun untuk platform seperti Slack, Microsoft 365, dan Google Drive masih muncul di komunitas dan repositori GitHub.

Kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa pengguna dengan lebih dari satu identitas digital menginginkan pola integrasi yang sama di berbagai platform.

Bagi pekerja profesional, memiliki akun pribadi dan kantor merupakan hal yang umum. Jika konektor AI dapat mengelola beberapa akun secara terpisah namun tetap menggunakannya dalam satu percakapan, pengguna berpotensi menghemat waktu ketika mencari informasi lintas layanan.

Namun, penerapan fitur tersebut tetap perlu memperhatikan batasan akses dan keamanan. Semakin banyak layanan yang terhubung dengan AI, semakin penting pula mekanisme otorisasi agar pengguna mengetahui sumber data yang digunakan dalam setiap permintaan.

Memperluas Fungsi ChatGPT untuk Pekerjaan Harian

Kehadiran dukungan multi-akun memperluas peran ChatGPT sebagai alat bantu produktivitas. Pengguna tidak hanya dapat meminta AI membuat konten atau menjawab pertanyaan, tetapi juga memanfaatkan informasi dari layanan yang telah mereka hubungkan.

Dalam skenario pekerjaan, misalnya, pengguna dapat mencari email tertentu, memeriksa jadwal rapat, atau menggunakan informasi kontak tanpa harus membuka sejumlah aplikasi secara bergantian.

Bagi pengguna yang memiliki beberapa akun Google, perubahan ini dapat mengurangi kebutuhan untuk melakukan proses autentikasi ulang atau mengganti koneksi secara manual.

OpenAI juga membawa dukungan tersebut ke Codex, sehingga pengguna yang memanfaatkan Codex dalam aktivitas pengembangan perangkat lunak dapat memperoleh manfaat dari konektivitas layanan Google yang lebih fleksibel.

Dengan demikian, fitur Akun Gmail di ChatGPT bukan sekadar perubahan kecil pada sistem konektor. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya OpenAI membuat ChatGPT lebih terintegrasi dengan alur kerja digital pengguna.

Untuk saat ini, dukungan multi-akun tersedia bagi pelanggan Plus, Pro, Business, dan Enterprise. Pengguna yang memiliki beberapa akun Gmail, Google Calendar, atau Google Contacts dapat menghubungkan akun-akun tersebut melalui konektor yang tersedia, dengan tetap mengikuti izin akses dan kebijakan keamanan masing-masing akun.

Example 300250
Contoh Iklan
Contoh Iklan