Smartphone

Vivo X500 Pro Max Muncul di Geekbench, Bawa Dimensity 9600 Series

72
×

Vivo X500 Pro Max Muncul di Geekbench, Bawa Dimensity 9600 Series

Sebarkan artikel ini
Vivo X500 Pro Max Muncul di Geekbench, Bawa Dimensity 9600 Series

Tabengan.com – Vivo X500 Pro Max kembali menjadi perhatian setelah perangkat tersebut muncul dalam database Geekbench dengan hasil pengujian yang menunjukkan performa tinggi. Ponsel flagship yang diduga hadir dalam varian komunikasi satelit itu tercatat menggunakan chipset Dimensity 9600 series dan mampu mencatat skor lebih dari 4.000 poin pada pengujian single-core serta melampaui 13.000 poin dalam pengujian multi-core.

Kemunculan Vivo X500 Pro Max di Geekbench memberikan gambaran awal mengenai kemampuan performa perangkat yang diperkirakan menjadi bagian dari jajaran flagship Vivo berikutnya. Perangkat yang terdaftar dengan nomor model V2602DA tersebut disebut sebagai varian yang mendukung komunikasi satelit untuk pasar China.

Vivo sendiri dijadwalkan memperkenalkan OriginOS 7 di China pada 16 September 2026. Sekitar sepekan setelah peluncuran sistem operasi tersebut, perusahaan diperkirakan akan memperkenalkan seri Vivo X500 untuk pasar China.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah perangkat yang diduga menjadi bagian dari seri Vivo X500 telah muncul dalam berbagai bocoran. Beberapa nomor model yang terungkap antara lain V2602A/DA, V2608A/DA, dan V2609A/BA.

Vivo X500 Pro Max Muncul di Geekbench

Salah satu perangkat dengan nomor model V2602DA tercatat dalam database Geekbench dan menggunakan chipset Dimensity 9-series yang belum diperkenalkan secara resmi oleh MediaTek.

Vivo X500 Pro Max versi China disebut memiliki nomor model V2602A, sedangkan V2602DA diperkirakan merupakan varian dengan dukungan komunikasi satelit. Adapun versi global sebelumnya dilaporkan muncul di Geekbench menggunakan nomor model V2610.

Berdasarkan sejumlah daftar Geekbench, chipset yang digunakan Vivo X500 Pro Max mampu menghasilkan skor lebih dari 4.000 poin pada pengujian single-core. Pada pengujian multi-core, perangkat tersebut bahkan dilaporkan memperoleh skor di atas 13.000 poin.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Vivo tampaknya menyiapkan performa tinggi untuk flagship generasi barunya. Meski demikian, skor benchmark tetap perlu dipandang sebagai gambaran awal karena hasil pengujian dapat berbeda tergantung perangkat lunak, konfigurasi sistem, temperatur, serta kondisi pengujian.

Spesifikasi Dimensity 9600 Series

Chipset yang digunakan Vivo X500 Pro Max disebut sebagai bagian dari keluarga Dimensity 9600 series. Berdasarkan informasi yang beredar, konfigurasi prosesor chipset tersebut terdiri dari delapan inti dengan kombinasi tiga inti berkecepatan 3,10 GHz, tiga inti yang mencapai 4,35 GHz, serta dua inti dengan kecepatan hingga 4,55 GHz.

Untuk menangani kebutuhan grafis, chipset tersebut dikabarkan dipadukan dengan GPU Mali-G2-Ultra-NX MC12.

Jika informasi tersebut benar, konfigurasi tersebut menempatkan Vivo X500 Pro Max sebagai salah satu perangkat yang berpotensi menawarkan performa tinggi di kelas flagship. Baik varian China maupun global juga disebut akan menggunakan chipset Dimensity 9600 yang sama.

Namun, Vivo maupun MediaTek belum mengungkap seluruh detail chipset tersebut secara resmi. Karena itu, spesifikasi teknis yang beredar saat ini masih perlu menunggu konfirmasi dari kedua perusahaan.

Dukungan Pengisian Daya 90W

Selain performa, Vivo X500 Pro Max juga telah muncul dalam sertifikasi 3C China. Perangkat dengan nomor model V2602DA tersebut tercatat mendukung teknologi pengisian daya dengan daya hingga 90W.

Selain pengisian daya kabel, perangkat ini diperkirakan turut membawa dukungan pengisian daya nirkabel 40W. Kombinasi tersebut akan memberikan opsi pengisian yang lebih fleksibel bagi pengguna, terutama pada perangkat flagship dengan kebutuhan daya yang cukup besar.

Namun, kapasitas baterai Vivo X500 Pro Max belum sepenuhnya terungkap melalui informasi yang tersedia. Detail mengenai kapasitas baterai dan teknologi pengelolaan daya masih menunggu pengumuman resmi Vivo.

Layar BOE Q11 6,85 Inci

Pada sektor layar, Vivo telah mengonfirmasi bahwa X500 Pro Max akan menggunakan panel BOE Q11 berukuran 6,85 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 2K sehingga menawarkan tingkat ketajaman gambar yang tinggi.

Layar Vivo X500 Pro Max juga diperkirakan mendukung refresh rate hingga 144Hz. Jika terealisasi, spesifikasi tersebut akan membuat perangkat mampu menghadirkan animasi dan pergerakan visual yang lebih halus, terutama ketika digunakan untuk bermain game maupun menjelajahi antarmuka.

Ukuran layar hampir 6,9 inci juga menunjukkan bahwa perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan area tampilan luas. Kombinasi panel beresolusi tinggi dan refresh rate tinggi berpotensi menjadi salah satu daya tarik utama Vivo X500 Pro Max.

Kamera Utama 50 MP dan Periskop 200 MP

Sektor kamera menjadi bagian lain yang diperkirakan mendapat peningkatan signifikan. Vivo X500 Pro Max dikabarkan membawa kamera depan beresolusi 50 megapiksel yang dilengkapi dukungan autofocus.

Pada bagian belakang, konfigurasi kamera diperkirakan terdiri dari tiga kamera. Kamera utama disebut menggunakan sensor Sony LYT-838 beresolusi 50 megapiksel dengan ukuran sensor 1/1,28 inci serta teknologi LOFIC.

Kamera utama tersebut kemungkinan ditemani kamera ultrawide Sony IMX8-series beresolusi 50 megapiksel. Untuk kebutuhan fotografi jarak jauh, Vivo X500 Pro Max disebut mengandalkan kamera periskop telefoto 200 megapiksel.

Kamera periskop tersebut dikabarkan menggunakan sensor berukuran 1/1,4 inci dengan panjang fokus 85 mm. Spesifikasi ini menunjukkan fokus Vivo pada kemampuan fotografi jarak jauh sebagai salah satu fitur unggulan perangkat.

Jika seluruh informasi tersebut terbukti, Vivo X500 Pro Max berpotensi menawarkan sistem kamera yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan fotografi, mulai dari pemotretan umum, sudut lebar, hingga pengambilan gambar dengan zoom.

Fitur Flagship dan OriginOS 7

Vivo X500 Pro Max juga diperkirakan membawa sejumlah fitur yang umum ditemukan pada perangkat flagship. Salah satunya adalah sensor sidik jari ultrasonik yang ditempatkan di bawah layar.

Perangkat tersebut juga disebut akan dilengkapi speaker stereo untuk mendukung pengalaman multimedia. Dari sisi ketahanan, Vivo X500 Pro Max dikabarkan memiliki sertifikasi IP68/IP69 yang memberikan perlindungan terhadap air dan debu.

Pada sisi perangkat lunak, ponsel ini diperkirakan menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17. Kehadiran sistem operasi terbaru Vivo tersebut diperkirakan menjadi bagian penting dari ekosistem seri X500 yang akan diperkenalkan perusahaan.

Vivo dijadwalkan memperkenalkan OriginOS 7 di China pada 16 September 2026. Momentum tersebut berpotensi menjadi tahap awal sebelum perusahaan mengumumkan perangkat-perangkat baru yang menjalankan sistem operasi tersebut.

Masih Menunggu Konfirmasi Vivo

Kemunculan Vivo X500 Pro Max di Geekbench memang memberikan sejumlah petunjuk mengenai kemampuan perangkat, khususnya performa chipset Dimensity 9600 series. Skor di atas 4.000 poin untuk single-core dan lebih dari 13.000 poin untuk multi-core menunjukkan potensi performa yang tinggi.

Di luar performa, sejumlah spesifikasi yang beredar juga memperlihatkan perangkat dengan layar BOE Q11 6,85 inci beresolusi 2K, refresh rate hingga 144Hz, pengisian daya 90W, kamera utama 50 megapiksel, serta kamera periskop telefoto 200 megapiksel.

Meski demikian, sebagian besar informasi tersebut masih berasal dari database benchmark, sertifikasi, dan bocoran. Vivo belum mengungkap seluruh spesifikasi X500 Pro Max secara resmi.

Dengan jadwal pengenalan OriginOS 7 pada pertengahan September 2026 dan perkiraan peluncuran seri X500 di China setelahnya, informasi lebih lengkap mengenai Vivo X500 Pro Max kemungkinan akan terungkap dalam waktu dekat. Hingga pengumuman resmi dilakukan, spesifikasi dan fitur yang beredar masih perlu diperlakukan sebagai informasi awal, bukan sebagai spesifikasi final perangkat.