Game

Konten Mesum di Game Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Akui Kesalahan

193
×

Konten Mesum di Game Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Akui Kesalahan

Sebarkan artikel ini
Konten Mesum di Game Nintendo Switch Disensor, AdHoc Studio Akui Kesalahan

Tabengan.com – Polemik konten mesum di game Nintendo Switch mencuat setelah AdHoc Studio memberikan klarifikasi resmi terkait versi gim Dispatch yang dirilis di konsol hybrid milik Nintendo tersebut. Pengembang mengakui bahwa sensor konten seksual yang menuai kritik sepenuhnya merupakan kesalahan mereka, bukan keputusan sepihak dari Nintendo.

Dalam pernyataan yang dikutip dari Eurogamer, AdHoc Studio menjelaskan bahwa setiap gim yang dirilis di Nintendo Switch wajib mematuhi kebijakan konten Nintendo yang telah ditetapkan. Versi Dispatch yang ingin mereka hadirkan awalnya tidak sepenuhnya memenuhi pedoman tersebut.

Game kami tidak memenuhi pedoman itu, sehingga kami melakukan perubahan agar dapat dirilis di platform Nintendo. Sejujurnya, kami mengira perbedaan ini akan dipahami, karena versi tanpa sensor tersedia di platform lain,” tulis AdHoc Studio.

Salah Perhitungan Soal Sensor Konten

AdHoc Studio mengakui mereka sempat beranggapan bahwa Dispatch bisa lolos di Nintendo Switch tanpa perubahan besar, mengingat beberapa judul lain seperti The Witcher 3 dan Cyberpunk 2077 tetap hadir dengan konten dewasa di Nintendo Switch.

Namun, selama proses porting, asumsi tersebut terbukti keliru. Nintendo meminta penyesuaian agar gim tersebut sesuai dengan standar platform, terutama terkait adegan sensual, bahasa vulgar, dan elemen visual tertentu.

Untuk mengantisipasi reaksi pemain, AdHoc Studio sebenarnya berniat memberikan disclaimer di halaman toko agar calon pembeli mengetahui bahwa Dispatch versi Switch berbeda dari versi PC dan PS5. Sayangnya, kesalahan penempatan informasi justru memicu kesalahpahaman.

Disclaimer Ada, Tapi Salah Tempat

Menurut AdHoc, disclaimer soal sensor sebenarnya sudah ada sejak awal peluncuran. Namun, informasi tersebut ditempatkan di bagian halaman toko yang tidak mudah terlihat.

“Kami baru menyadarinya setelah peluncuran, ketika pemain mengatakan seharusnya perubahan ini dijelaskan dengan jelas di halaman toko. Secara teknis informasinya ada, tetapi ditempatkan di lokasi terburuk, sehingga terlihat seperti kami mencoba menyembunyikannya,” ungkap AdHoc Studio.

Kesalahan ini kemudian memicu tudingan bahwa pengembang sengaja tidak transparan soal sensor game Nintendo pada Dispatch. AdHoc pun mengakui sepenuhnya kekeliruan tersebut dan segera memperbaiki halaman toko beberapa jam setelah peluncuran.

Permintaan Maaf dan Janji Transparansi

Dalam pernyataannya, AdHoc Studio menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada pemain, khususnya mereka yang berharap bisa menikmati versi tanpa sensor di Nintendo Switch.

“Kepada para penggemar yang menantikan versi tanpa sensor di Switch, kami benar-benar minta maaf. Orang-orang berhak marah. Banyak pelajaran yang kami ambil dari kejadian ini,” tulis mereka.

Pengembang juga berjanji akan lebih transparan ke depan terkait perbedaan konten antar platform, terutama untuk gim yang mengandung konten mesum di game Nintendo Switch dan platform lain.

Perbedaan Versi Switch dan Platform Lain

Sebagai konteks, Dispatch dikenal sebagai gim dengan dialog kasar, humor vulgar, dan adegan romantis eksplisit. Di versi PC dan PS5, pemain diberikan opsi untuk memilih apakah ingin menyensor konten atau tidak. Bahkan tersedia fitur tambahan seperti penggantian musik berhak cipta dengan musik bebas royalti.

Namun, pada Dispatch versi Switch yang dirilis Januari 2026, seluruh konten sensual disensor secara default. Adegan seks antara karakter Invisigal dan Robert ditutupi kotak hitam, efek suara sensual di mimpi romantis dihilangkan, dan kata-kata kasar disensor dengan bunyi “bip”.

Kebijakan Nintendo Kembali Jadi Sorotan

Kasus ini kembali menyoroti kebijakan konten Nintendo yang dikenal lebih ketat dibanding platform lain. Meski Nintendo Switch memiliki sejumlah gim dewasa, setiap judul tetap dievaluasi secara individual berdasarkan pedoman internal perusahaan.

Bagi pemain, insiden ini menjadi pengingat penting untuk selalu memeriksa detail versi gim di setiap platform. Sementara bagi pengembang, kasus Dispatch menjadi pelajaran tentang pentingnya komunikasi yang jelas saat menghadirkan gim lintas platform dengan standar konten yang berbeda.

Dengan klarifikasi ini, polemik konten mesum di game Nintendo Switch setidaknya mendapat titik terang. Namun, kepercayaan pemain ke depan akan sangat bergantung pada konsistensi AdHoc Studio dalam menjaga transparansi dan menghormati ekspektasi komunitas.