Software

Update Windows 11 KB5124008 Bikin Suara Hilang, Ini Masalah dan Solusinya

63
×

Update Windows 11 KB5124008 Bikin Suara Hilang, Ini Masalah dan Solusinya

Sebarkan artikel ini
Update Windows 11 KB5124008 Bikin Suara Hilang, Ini Masalah dan Solusinya

Tabengan.com – Update Windows 11 KB5124008 menjadi perhatian setelah Microsoft mengonfirmasi adanya masalah pada sejumlah perangkat setelah pembaruan tersebut dipasang. Bug yang muncul terutama berkaitan dengan sistem audio, sehingga pengguna dapat mengalami suara hilang, perangkat mikrofon tidak berfungsi, hingga perangkat audio gagal dikenali Windows.

KB5124008 merupakan pembaruan yang ditujukan untuk Windows 11 versi 24H2 dan 25H2. Seperti pembaruan rutin lainnya, paket ini dirilis untuk membawa perbaikan keamanan dan peningkatan sistem. Namun, pada sebagian konfigurasi perangkat, pembaruan justru memunculkan gangguan terhadap perangkat audio.

Masalah tersebut tidak sekadar berupa volume suara yang mengecil atau pengaturan audio yang berubah. Pada perangkat yang terdampak, Windows dapat mengalami kesulitan mendeteksi atau menjalankan perangkat audio sehingga speaker, headphone kabel, maupun mikrofon tidak dapat digunakan secara normal.

Bagi pengguna yang baru memasang pembaruan ini dan tiba-tiba kehilangan suara, pemeriksaan terhadap riwayat Windows Update menjadi salah satu langkah awal yang penting.

Update Windows 11 KB5124008 Picu Masalah Audio

Gangguan audio menjadi salah satu masalah paling menonjol yang dilaporkan setelah Update Windows 11 KB5124008 dipasang.

Pada kondisi tertentu, speaker bawaan komputer maupun perangkat audio kabel dapat berhenti mengeluarkan suara setelah sistem melakukan restart. Kondisi tersebut tetap terjadi meskipun pengguna sudah mencoba menaikkan volume melalui taskbar atau pengaturan Windows.

Artinya, masalah bukan sekadar volume yang berada pada posisi mute. Windows dapat gagal menjalankan perangkat audio sebagaimana mestinya.

Salah satu indikasi lainnya dapat terlihat pada Device Manager. Perangkat audio yang terdampak dapat menampilkan pesan:

“This device cannot start (Code 10)”

Pesan tersebut menunjukkan bahwa Windows gagal memulai perangkat yang bersangkutan.

Gangguan juga dapat terjadi pada mikrofon. Pengguna yang mengandalkan mikrofon internal maupun perangkat input audio tertentu dapat mengalami kondisi ketika perangkat tidak lagi bekerja setelah pembaruan diterapkan.

Menu Sound Windows Bisa Mengalami Gangguan

Masalah Update Windows 11 KB5124008 juga tidak berhenti pada speaker dan mikrofon.

Sejumlah laporan menunjukkan halaman pengaturan Sound dapat mengalami hang atau tidak merespons ketika pengguna mencoba membuka dan mengubah konfigurasi audio.

Situasi ini membuat proses pemecahan masalah menjadi lebih sulit. Biasanya, pengguna dapat membuka pengaturan Sound untuk memilih perangkat output, mengganti format audio, mengatur volume, atau menjalankan pemecah masalah.

Namun, ketika halaman pengaturan tersebut mengalami gangguan, langkah troubleshooting standar tidak selalu dapat dilakukan.

Pengguna juga dapat menemukan bahwa perangkat audio terlihat di sistem, tetapi tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Fitur Multichannel Ikut Terdampak

Gangguan yang dibawa Update Windows 11 KB5124008 juga dilaporkan memengaruhi konfigurasi audio multichannel.

Pengguna yang menggunakan sistem dengan konfigurasi lebih dari dua kanal, termasuk perangkat yang memanfaatkan format audio surround atau konfigurasi 8-channel, dapat mengalami kehilangan sinyal.

Pada kondisi tersebut, perangkat audio mungkin masih terdeteksi Windows, tetapi suara tidak keluar sebagaimana mestinya.

Microsoft menyarankan pengguna yang mengalami masalah tertentu pada konfigurasi multichannel untuk sementara mengubah pengaturan audio menjadi mode standar 2-channel.

Langkah tersebut dapat menjadi solusi sementara sampai perbaikan resmi tersedia.

Perangkat USB Audio dan Audio Kabel Lebih Berisiko

Berdasarkan informasi yang tersedia, gangguan ini terutama berkaitan dengan perangkat audio tertentu, termasuk perangkat yang menggunakan USB Audio Class 1.0 serta sejumlah koneksi audio kabel.

Hal tersebut berarti tidak semua pengguna Windows 11 akan mengalami masalah yang sama setelah memasang KB5124008.

Perangkat audio berbasis Bluetooth atau koneksi nirkabel dilaporkan relatif tidak terdampak oleh masalah yang sama. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seluruh perangkat nirkabel secara otomatis terbebas dari semua kemungkinan masalah setelah pembaruan.

Perbedaan konfigurasi hardware, driver, motherboard, dan perangkat audio dapat memengaruhi apakah komputer mengalami bug atau tidak.

Karena itu, pengguna yang baru memasang KB5124008 sebaiknya memeriksa fungsi speaker, headphone, mikrofon, dan perangkat audio lain yang biasa digunakan.

Masalah KB5124008 Tidak Hanya Audio

Bug audio menjadi salah satu masalah yang paling mengganggu, tetapi Update Windows 11 KB5124008 juga dikaitkan dengan sejumlah gangguan lain berdasarkan laporan pengguna.

Salah satunya adalah masalah pada Explorer.exe. Dalam kondisi tertentu, gangguan tersebut dapat menyebabkan tampilan antarmuka Windows mengalami masalah, termasuk layar yang tiba-tiba berubah menjadi hitam.

Selain itu, terdapat laporan mengenai gangguan pada File History. Fitur tersebut digunakan Windows untuk membantu proses pencadangan dan pemulihan file tertentu.

Pengguna dengan kebutuhan virtualisasi juga melaporkan masalah pada aplikasi atau lingkungan yang bergantung pada teknologi virtualisasi berbasis Linux.

Masalah lainnya berkaitan dengan Remote Desktop serta sejumlah sistem yang menggunakan GPU AMD. Namun, tingkat kejadian dan dampaknya dapat berbeda antara satu konfigurasi perangkat dengan konfigurasi lainnya.

Dengan demikian, tidak tepat menganggap semua pengguna Windows 11 yang memasang KB5124008 pasti akan mengalami seluruh masalah tersebut.

Mengapa Driver Audio Tidak Menyelesaikan Masalah?

Ketika suara Windows tiba-tiba hilang, langkah yang umum dilakukan pengguna adalah menghapus driver, memperbarui driver, atau menonaktifkan perangkat melalui Device Manager.

Namun, pada kasus yang berkaitan dengan Update Windows 11 KB5124008, tindakan tersebut belum tentu menyelesaikan masalah.

Pasalnya, sumber gangguan berada pada pembaruan Windows itu sendiri, bukan semata-mata pada driver audio yang digunakan.

Karena itu, jika masalah muncul tepat setelah KB5124008 dipasang, pengguna sebaiknya mengingat waktu terjadinya gangguan dan memeriksa Windows Update History.

Jika perangkat audio sebelumnya bekerja normal dan tiba-tiba berhenti setelah pembaruan, hubungan dengan update patut dipertimbangkan sebelum melakukan perubahan driver secara agresif.

Cara Mengatasi Suara Hilang Setelah KB5124008

Microsoft belum menyediakan solusi permanen untuk seluruh skenario yang terdampak. Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan pengguna sebagai penanganan sementara.

Untuk perangkat yang masih mendeteksi audio tetapi mengalami masalah ketika menggunakan konfigurasi multichannel, pengguna dapat mengubah pengaturan menjadi 2-channel.

Caranya dapat dilakukan melalui pengaturan audio Windows dengan memilih konfigurasi stereo atau dua kanal sebagai mode output.

Solusi tersebut terutama ditujukan sebagai workaround, bukan perbaikan permanen terhadap bug.

Jika speaker dan mikrofon benar-benar tidak dapat digunakan dan masalah muncul setelah pembaruan, pengguna yang membutuhkan komputer untuk bekerja atau berkomunikasi dapat mempertimbangkan menghapus KB5124008.

Cara Uninstall Update Windows 11 KB5124008

Jika masalah audio sangat mengganggu aktivitas, pengguna dapat mencoba mencopot pembaruan secara manual.

Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka Settings di Windows 11.
  2. Pilih Windows Update.
  3. Masuk ke Update History.
  4. Pilih Uninstall Updates.
  5. Cari pembaruan KB5124008.
  6. Pilih opsi Uninstall.
  7. Ikuti instruksi yang muncul pada layar.
  8. Restart komputer setelah proses selesai jika Windows memintanya.

Setelah pembaruan dihapus, pengguna dapat memeriksa kembali speaker, headphone, mikrofon, dan perangkat audio lainnya.

Namun, menghapus pembaruan keamanan bukan keputusan yang sebaiknya dilakukan tanpa pertimbangan. KB5124008 dirilis sebagai bagian dari pembaruan Windows dan dapat membawa perbaikan keamanan. Karena itu, pengguna perlu mempertimbangkan risiko keamanan apabila memilih untuk melakukan uninstall sementara.

Jangan Langsung Menganggap Hardware Rusak

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan ketika suara tiba-tiba hilang adalah tidak langsung menyimpulkan bahwa speaker, sound card, motherboard, atau headphone mengalami kerusakan.

Jika perangkat audio bekerja normal sebelum Windows diperbarui dan langsung bermasalah setelah KB5124008 dipasang, kemungkinan masalah software perlu diperiksa terlebih dahulu.

Pengguna dapat melihat Windows Update History dan mencocokkan waktu pemasangan pembaruan dengan munculnya masalah.

Pemeriksaan sederhana tersebut dapat membantu menghindari penggantian komponen hardware yang sebenarnya masih berfungsi dengan baik.

Microsoft Siapkan Perbaikan

Microsoft telah mengetahui masalah yang berkaitan dengan pembaruan tersebut dan tengah mengembangkan perbaikan.

Untuk sementara, pengguna dapat menerapkan workaround yang tersedia atau menghapus pembaruan apabila gangguan yang muncul sangat menghambat pekerjaan.

Pengguna juga sebaiknya tidak sembarangan memasang driver audio dari sumber tidak resmi hanya untuk mencoba memperbaiki masalah. Driver yang tidak sesuai justru dapat menimbulkan konflik tambahan pada sistem.

Sebelum melakukan perubahan besar, pengguna dapat membuat titik pemulihan sistem atau memastikan data penting sudah dicadangkan.

Kesimpulan

Update Windows 11 KB5124008 dapat menyebabkan masalah audio pada sebagian perangkat, termasuk suara hilang, mikrofon tidak berfungsi, perangkat audio gagal dijalankan, serta munculnya pesan “This device cannot start (Code 10)” pada Device Manager.

Gangguan juga dapat muncul pada pengaturan multichannel dan konfigurasi perangkat audio tertentu. Selain audio, terdapat laporan mengenai masalah Explorer.exe, File History, virtualisasi, Remote Desktop, dan beberapa sistem dengan GPU AMD.

Jika masalah muncul setelah KB5124008 dipasang, pengguna dapat mencoba mengubah konfigurasi audio multichannel menjadi 2-channel sebagai solusi sementara. Jika gangguan tetap berat, pembaruan dapat dicopot melalui Settings > Windows Update > Update History > Uninstall Updates.

Meski demikian, pengguna perlu mempertimbangkan bahwa menghapus pembaruan berarti menghilangkan paket update yang juga dapat berisi perbaikan keamanan. Pilihan terbaik adalah menggunakan workaround sementara dan kembali memasang pembaruan setelah Microsoft menyediakan versi yang telah memperbaiki bug.

Sebelum melakukan tindakan lebih jauh, pastikan masalah memang mulai muncul setelah Update Windows 11 KB5124008 terpasang. Dengan begitu, pengguna dapat menghindari langkah troubleshooting yang tidak diperlukan dan dapat menentukan apakah sumber masalah berada pada Windows, driver, atau perangkat keras.