Smartwatch

Xiaomi Smart Band 11 Meluncur di China, Dukung 150+ Mode Olahraga dan HRV Saat Tidur

74
×

Xiaomi Smart Band 11 Meluncur di China, Dukung 150+ Mode Olahraga dan HRV Saat Tidur

Sebarkan artikel ini
Xiaomi Smart Band 11 Meluncur di China, Dukung 150+ Mode Olahraga dan HRV Saat Tidur

Tabengan.com – Xiaomi Smart Band 11 resmi diperkenalkan di China pada September 2026 sebagai generasi terbaru gelang kebugaran Xiaomi. Perangkat ini membawa sejumlah peningkatan, mulai dari layar AMOLED 1,72 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.000 nits, fitur pemantauan kesehatan yang lebih lengkap, dukungan lebih dari 150 mode olahraga, hingga fitur pemantauan heart rate variability (HRV) saat tidur. Xiaomi juga mengklaim perangkat mampu bertahan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya.

Kehadiran Xiaomi Smart Band 11 memperbarui lini gelang kebugaran perusahaan di pasar China. Model ini memiliki desain berbentuk kapsul yang menjadi ciri khas seri Smart Band, tetapi hadir dengan sejumlah penyempurnaan pada layar, bodi, sensor kesehatan, dan kemampuan pemantauan tidur.

Xiaomi saat ini baru membuka pendaftaran untuk perangkat tersebut di China. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global, termasuk untuk pasar Indonesia.

Layar AMOLED 2.000 Nits

Salah satu peningkatan utama Xiaomi Smart Band 11 terdapat pada sektor layar. Perangkat menggunakan panel AMOLED berukuran 1,72 inci, sama seperti generasi sebelumnya.

Meski ukuran panel tidak berubah, Xiaomi meningkatkan tingkat kecerahan maksimal dari 1.500 nits pada Smart Band 10 menjadi hingga 2.000 nits pada generasi terbaru. Peningkatan tersebut membuat layar lebih terang sehingga diharapkan tetap mudah dibaca ketika digunakan di luar ruangan dengan kondisi pencahayaan tinggi.

Bezel layar juga dibuat lebih tipis, dengan ukuran sekitar 2 mm. Perubahan tersebut memungkinkan Xiaomi mempertahankan area tampilan yang luas meskipun perangkat memiliki bodi yang relatif ringkas.

Layar AMOLED tersebut menjadi antarmuka utama untuk menampilkan informasi kebugaran, notifikasi, waktu, serta berbagai data lain yang tersedia pada gelang pintar.

Bodi Lebih Tipis dan Ringan

Xiaomi merancang Smart Band 11 dengan ketebalan 9,99 mm dan bobot sekitar 15,58 gram untuk unit perangkat tanpa strap. Dimensi tersebut membuat perangkat sedikit lebih tipis dan ringan dibandingkan generasi sebelumnya.

Desainnya masih mempertahankan bentuk memanjang dengan sudut membulat. Xiaomi juga menawarkan sejumlah pilihan material dan strap untuk memberikan variasi bagi pengguna.

Beberapa versi yang tersedia di China mencakup model standar, varian NFC, Ceramic Edition, serta All-metal Edition. Kehadiran material berbeda membuat konsumen dapat memilih perangkat berdasarkan desain maupun fitur yang dibutuhkan.

Xiaomi Smart Band 11 juga memiliki sertifikasi ketahanan air 5ATM. Perlindungan ini memungkinkan perangkat digunakan untuk aktivitas air dangkal, termasuk berenang.

Namun, sertifikasi tersebut bukan berarti perangkat dirancang untuk menyelam. Xiaomi juga tidak merekomendasikan penggunaan perangkat dalam kondisi seperti sauna atau air panas.

Baterai Bertahan Hingga 21 Hari

Untuk menunjang penggunaan dalam jangka panjang, Xiaomi Smart Band 11 menawarkan daya tahan baterai hingga 21 hari dalam sekali pengisian.

Klaim tersebut sama dengan durasi yang ditawarkan generasi sebelumnya. Daya tahan aktual tentu dapat berbeda bergantung pada pola penggunaan, tingkat kecerahan layar, frekuensi pemantauan kesehatan, penggunaan fitur olahraga, serta konektivitas yang diaktifkan.

Kapasitas baterai yang mampu bertahan hingga tiga pekan membuat perangkat dapat digunakan untuk pemantauan aktivitas sehari-hari tanpa pengguna harus terlalu sering melakukan pengisian daya.

Pemantauan Kesehatan Lebih Lengkap

Xiaomi memperluas kemampuan pemantauan kesehatan pada Smart Band 11. Gelang pintar tersebut dapat memantau sejumlah indikator, termasuk detak jantung, kadar oksigen dalam darah atau SpO₂, tingkat stres, serta berbagai parameter tidur.

Salah satu fitur baru yang menjadi perhatian adalah pemantauan heart rate variability atau HRV ketika pengguna sedang tidur.

HRV mengukur variasi interval waktu di antara detak jantung. Data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat kondisi tubuh ketika beristirahat. Informasi HRV kemudian dapat membantu pengguna memahami pola pemulihan tubuh bersama metrik kesehatan lainnya.

Xiaomi juga menghadirkan analisis tidur berbasis AI. Data yang direkam selama pengguna beristirahat dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai pola dan kualitas tidur.

Selain itu, tersedia sejumlah fitur kesehatan yang ditujukan bagi pengguna perempuan. Xiaomi menempatkan seluruh fitur tersebut sebagai sarana pemantauan kebugaran dan referensi personal, bukan sebagai pengganti perangkat medis.

Data seperti detak jantung dan SpO₂ tidak ditujukan untuk mendiagnosis, mengobati, atau menangani kondisi medis tertentu.

Dukung Lebih dari 150 Mode Olahraga

Pada sektor kebugaran, Xiaomi Smart Band 11 mendukung lebih dari 150 mode olahraga. Jumlah tersebut mencakup berbagai jenis latihan dan aktivitas fisik sehingga pengguna dapat memilih mode yang sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

Dukungan tersebut memungkinkan Smart Band 11 digunakan untuk mencatat aktivitas harian maupun sesi olahraga yang lebih terstruktur.

Data dari aktivitas olahraga kemudian dapat digunakan untuk melihat perkembangan latihan dan kondisi kebugaran pengguna dari waktu ke waktu.

Dengan kombinasi lebih dari 150 mode olahraga dan berbagai sensor kesehatan, Smart Band 11 diposisikan Xiaomi sebagai perangkat pendamping untuk pengguna yang aktif menjalani aktivitas fisik.

Empat Varian untuk Pasar China

Xiaomi menyiapkan empat pilihan Smart Band 11 untuk konsumen di China. Selain model standar, tersedia Smart Band 11 NFC, Ceramic Edition, dan All-metal Edition.

Model standar dibanderol mulai 289 yuan atau sekitar Rp600 ribuan jika dikonversikan secara kasar berdasarkan nilai tukar. Sementara itu, versi NFC memiliki harga 339 yuan.

Untuk Ceramic Edition dan All-metal Edition, Xiaomi menetapkan harga masing-masing 399 yuan.

Harga tersebut merupakan harga untuk pasar China sehingga belum dapat dijadikan patokan harga resmi apabila perangkat nantinya dipasarkan di Indonesia.

Hingga saat ini, Xiaomi juga belum mengumumkan harga maupun jadwal penjualan resmi Smart Band 11 di pasar Indonesia.

Berbeda dari Xiaomi Smart Band 11 Active

Xiaomi Smart Band 11 juga perlu dibedakan dari Smart Band 11 Active yang sebelumnya telah diperkenalkan untuk pasar global.

Smart Band 11 Active menggunakan layar TFT berukuran 1,47 inci dengan refresh rate 60Hz. Perangkat tersebut mendukung 50 mode olahraga dan memiliki daya tahan baterai hingga 21 hari dalam kondisi penggunaan ringan.

Sementara itu, Xiaomi Smart Band 11 menawarkan panel AMOLED berukuran 1,72 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.000 nits. Perangkat ini juga mendukung lebih dari 150 mode olahraga serta membawa kemampuan pemantauan kesehatan dan tidur yang lebih luas.

Perbedaan spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa kedua perangkat ditempatkan pada segmen yang berbeda dalam portofolio wearable Xiaomi. Smart Band 11 menawarkan fitur dan pilihan material yang lebih beragam, sedangkan Smart Band 11 Active mengedepankan pendekatan yang lebih sederhana.

Belum Ada Kepastian Peluncuran Global

Untuk sementara, Xiaomi Smart Band 11 masih berfokus pada pasar China. Xiaomi telah membuka pendaftaran untuk perangkat tersebut, tetapi belum memberikan pengumuman mengenai jadwal peluncuran global.

Kondisi ini berbeda dengan Smart Band 11 Active yang telah tercantum pada situs global Xiaomi dan tersedia untuk sejumlah pasar internasional.

Xiaomi sendiri masih memasarkan sejumlah model smart band secara global, termasuk Smart Band 10, Smart Band 10 Pro, dan seri Smart Band 9.

Dengan layar AMOLED 2.000 nits, dukungan lebih dari 150 mode olahraga, pemantauan HRV saat tidur, analisis tidur berbasis AI, serta baterai hingga 21 hari, Xiaomi Smart Band 11 menjadi pembaruan penting dalam lini gelang kebugaran perusahaan.

Namun, konsumen di Indonesia masih harus menunggu informasi resmi Xiaomi terkait kemungkinan kehadiran perangkat tersebut di Tanah Air, termasuk harga dan jadwal penjualannya.