Tabengan.com – SCALA by Metranet resmi mendukung Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun infrastruktur penyiaran televisi digital terintegrasi berbasis Single Frequency Network (SFN). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan siaran televisi digital yang lebih merata, stabil, dan andal di seluruh wilayah Bali, terutama di daerah dengan tantangan geografis yang kompleks.
Kerja sama antara Pemprov Bali dan SCALA by Metranet, platform digital milik PT Metra-Net (Metranet) yang merupakan anak usaha Telkom, diumumkan di Bali pada 29 Januari 2026. Inisiatif ini sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional yang menempatkan pemerataan akses informasi publik sebagai salah satu prioritas utama.
Bagi Provinsi Bali, karakter wilayah yang terdiri dari pegunungan, lembah, dan area terpencar selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas siaran televisi konvensional. Gangguan sinyal dan keterbatasan jangkauan kerap terjadi, khususnya di wilayah dengan hambatan topografi. Melalui pemanfaatan teknologi penyiaran digital terintegrasi, pemerintah daerah berupaya menjawab persoalan tersebut secara lebih sistematis.
Dalam proyek ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bali menunjuk SCALA by Metranet sebagai digitalization partner untuk implementasi penyiaran televisi digital yang terhubung dengan Turyapada Tower. Infrastruktur ini dirancang sebagai pusat pemancar utama yang mendukung distribusi siaran digital secara efisien dalam satu sistem frekuensi terpadu.
Teknologi Single Frequency Network (SFN) memungkinkan sejumlah pemancar bekerja secara sinkron pada satu frekuensi yang sama. Pendekatan ini mampu meminimalkan interferensi sinyal sekaligus memperluas jangkauan siaran tanpa harus menambah kanal frekuensi. Dalam konteks Bali, penerapan SFN dinilai relevan karena mampu mengatasi tantangan wilayah berbukit serta area dengan hambatan propagasi sinyal.
Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menjelaskan bahwa peran SCALA by Metranet tidak hanya terbatas pada aspek teknis penyiaran. Menurutnya, penguatan infrastruktur televisi digital juga berkaitan erat dengan upaya memastikan akses informasi publik yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
“SCALA berupaya menghadirkan solusi digital yang selaras dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat. Implementasi penyiaran TV digital di Bali diharapkan dapat memperkuat layanan informasi publik sekaligus mendorong transformasi daerah secara berkelanjutan,” ujar Faisal Yusuf dalam keterangan resminya.
Turyapada Tower sendiri telah diresmikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan infrastruktur digital daerah. Menara pemancar ini melibatkan empat penyelenggara multipleksing nasional dan dirancang untuk mendukung hingga 30 kanal televisi digital dalam satu ekosistem penyiaran terintegrasi.
Pada tahap awal operasional, sebanyak 10 stasiun televisi telah memanfaatkan pemancar yang terhubung melalui Turyapada Tower. Pemerintah Provinsi Bali menargetkan jumlah tersebut akan meningkat secara bertahap hingga mencapai kapasitas maksimal sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun bersama mitra terkait, termasuk SCALA by Metranet.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan Turyapada Tower merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah dalam mewujudkan Bali sebagai Pulau Digital. Infrastruktur penyiaran digital diposisikan sebagai simpul integrasi layanan publik, peningkatan literasi digital, serta pengembangan ekosistem inovasi berbasis daerah.
“Keberadaan Turyapada Tower merupakan bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan Bali sebagai Pulau Digital, yang berfungsi sebagai simpul integrasi teknologi untuk mendukung layanan publik, peningkatan literasi digital, serta pengembangan ekosistem inovasi daerah,” kata Wayan Koster.
Dari sisi pelayanan publik, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bali, Gede Pramana, menilai penerapan penyiaran digital memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sistem siaran yang lebih stabil dinilai mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan kualitas konten yang diterima publik.
“Turyapada Tower tidak hanya memperluas jangkauan siaran televisi digital, tetapi juga mendukung pemerataan informasi, peningkatan literasi digital, serta penguatan ekosistem digital di Bali,” ujar Gede Pramana.
Melalui infrastruktur yang diperkuat bersama SCALA by Metranet, masyarakat Bali dapat menikmati layanan televisi digital dengan kualitas gambar dan suara yang lebih baik menggunakan perangkat televisi digital atau set top box. Layanan ini dapat diakses tanpa biaya berlangganan, sejalan dengan kebijakan nasional migrasi siaran analog ke digital yang bertujuan memperluas manfaat teknologi penyiaran bagi publik.
Bagi TelkomGroup, keterlibatan SCALA by Metranet dalam proyek ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung digitalisasi sektor publik. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian dari strategi menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya berorientasi komersial, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.
Beroperasinya Turyapada Tower memperkuat posisi Provinsi Bali sebagai salah satu daerah pelopor dalam adopsi infrastruktur penyiaran digital terintegrasi di Indonesia. Model kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra teknologi seperti SCALA by Metranet dinilai dapat menjadi referensi bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan geografis serupa.
Ke depan, SCALA by Metranet menyatakan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif digitalisasi pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia. Fokus utama tetap pada penyediaan solusi televisi digital yang andal, guna mendorong pemerataan akses informasi, memperkuat konektivitas, serta mendukung agenda transformasi digital nasional secara berkelanjutan.





