Tabengan.com – Harga HP RAM besar naik menjadi sorotan di pasar smartphone Indonesia sejak awal Mei 2026. Kenaikan ini disebut terjadi pada berbagai segmen, terutama perangkat dengan RAM 8GB hingga 12GB yang mengalami penyesuaian harga sekitar Rp200 ribuan di sejumlah toko ritel.
Kondisi ini langsung terasa di pusat penjualan ponsel seperti ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat. Para pedagang menyebut perubahan harga membuat perilaku konsumen ikut bergeser. Harga HP RAM besar naik dinilai cukup memengaruhi keputusan pembelian, terutama bagi konsumen kelas entry-level dan menengah yang sensitif terhadap harga.
Shanti, pedagang Sabang Cell di ITC Roxy Mas, mengatakan bahwa konsumen kini lebih banyak mencari smartphone dengan RAM lebih kecil namun tetap fungsional untuk kebutuhan harian. Menurutnya, harga HP RAM besar naik membuat sebagian pembeli mengalihkan pilihan ke perangkat yang lebih terjangkau.
“Sekarang banyak yang cari RAM 4GB karena harga HP RAM besar naik sekitar Rp200 ribuan. Yang dicari sekarang Poco C71 sama Samsung A07,” ujar Shanti.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Rudi, Manager Mahkota Cell ITC Roxy Mas. Ia melihat adanya perubahan pola konsumsi dalam beberapa pekan terakhir, di mana permintaan smartphone RAM besar mulai menurun.
Harga HP RAM besar naik membuat segmen entry-level kembali menjadi fokus utama konsumen. Perangkat dengan RAM 4GB dan penyimpanan besar dianggap masih cukup untuk kebutuhan seperti media sosial, komunikasi, streaming video, hingga game ringan.
Di tengah kondisi harga HP RAM besar naik, dua perangkat yang paling banyak diburu adalah Poco C71 dan Samsung Galaxy A07. Keduanya dianggap menawarkan kombinasi harga terjangkau dengan spesifikasi yang masih kompetitif.
Poco C71 dipasarkan di kisaran Rp1,1 juta hingga Rp1,3 juta tergantung varian. Smartphone ini hadir dengan layar 6,88 inci HD+ dan refresh rate 120Hz. Meski berada di kelas entry-level, Poco C71 tetap mengusung chipset Unisoc T7250 yang dipadukan RAM 4GB serta penyimpanan 128GB.
Untuk sektor kamera, Poco C71 dibekali kamera utama 32MP dan kamera depan 8MP. Baterainya berkapasitas 5.200mAh dengan dukungan pengisian cepat 18W. Perangkat ini juga menjalankan Android 15 Go Edition yang dioptimalkan untuk perangkat dengan spesifikasi terbatas.
Di sisi lain, Samsung Galaxy A07 juga ikut terdorong permintaannya seiring harga HP RAM besar naik di pasar. Smartphone ini dijual sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta di pasar ritel.
Samsung Galaxy A07 menggunakan layar PLS LCD 6,7 inci HD+ dengan desain Infinity-V. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Helio G85 yang dipadukan RAM 4GB serta penyimpanan 128GB.
Sektor kamera menjadi salah satu keunggulan Galaxy A07 dengan kamera utama 50MP dan kamera depth 2MP, serta kamera depan 8MP. Samsung juga membekali perangkat ini dengan baterai 5.000mAh dan fast charging 25W.
Harga HP RAM besar naik tidak hanya memengaruhi pilihan konsumen, tetapi juga mengubah arah persaingan di segmen entry-level. Produsen kini lebih fokus menghadirkan perangkat dengan RAM 4GB yang dipadukan penyimpanan besar sebagai solusi di tengah tekanan harga komponen.
Kenaikan ini diduga dipicu oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya biaya komponen memori, fluktuasi nilai tukar, serta penyesuaian distribusi produk di pasar global. Dampaknya, harga HP RAM besar naik terasa lebih signifikan di kelas menengah ke bawah.
Meski demikian, permintaan smartphone tetap stabil karena kebutuhan digital masyarakat terus meningkat. Aktivitas seperti belajar online, bekerja jarak jauh, hingga hiburan digital membuat perangkat entry-level masih menjadi pilihan utama.
Harga HP RAM besar naik juga mendorong konsumen untuk lebih selektif dalam memilih perangkat. Banyak pembeli kini mempertimbangkan keseimbangan antara harga, performa, dan daya tahan baterai dibanding sekadar kapasitas RAM besar.
Dalam kondisi pasar seperti ini, Poco C71 dan Samsung Galaxy A07 menjadi dua model yang paling banyak dicari. Keduanya dianggap mampu memberikan pengalaman penggunaan yang cukup memadai tanpa harus mengeluarkan biaya besar di tengah harga HP RAM besar naik.
Perubahan tren ini menunjukkan bahwa pasar smartphone Indonesia masih sangat dinamis. Harga HP RAM besar naik memang memengaruhi pola belanja, namun kebutuhan akan perangkat terjangkau tetap menjadi faktor utama yang menjaga permintaan di segmen entry-level tetap kuat.











