Berita

Merger Mitratel dan TBIG Kembali Mencuat, Begini Kata Danantara

38
×

Merger Mitratel dan TBIG Kembali Mencuat, Begini Kata Danantara

Sebarkan artikel ini
Merger Mitratel dan TBIG Kembali Mencuat, Begini Kata Danantara

Tabengan.com – Merger Mitratel dan TBIG kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai kemungkinan penggabungan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG). Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan kabar mengenai aksi korporasi tersebut masih perlu diperiksa lebih lanjut. Menurut dia, rencana penggabungan perusahaan merupakan bagian dari aksi korporasi sehingga perlu dilihat terlebih dahulu apakah masuk dalam strategi bisnis perusahaan.

“Nanti saya cek bagaimana, karena itu kan aksi korporasi kan. Bukan aksi pemegang saham, jadi kita mesti cek dalam mereka apakah itu bagian daripada komponen strateginya mereka,” ujar Dony, Senin (31/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan ketika informasi mengenai kemungkinan Merger Mitratel dan TBIG kembali mencuat. Danantara sebagai lembaga yang mengelola investasi strategis pemerintah belum memberikan konfirmasi bahwa transaksi tersebut telah mendapatkan keputusan final.

Dony mengatakan setiap perusahaan memiliki rencana kerja dan strategi bisnis masing-masing. Karena itu, proses mengenai kemungkinan merger tersebut masih berada pada tingkat perusahaan dan perlu mengikuti mekanisme serta hierarki yang berlaku di masing-masing entitas.

“Pada dasarnya kan setiap perusahaan itu punya rencana kerja masing-masing kan. Nah nanti coba ditanyakan ke Telkom ya, nanti bagaimana prosesnya kan mereka punya hierarkinya. Tetapi sampai saat ini kan masih di level mereka gitu,” kata Dony.

Danantara Buka Peluang Merger dengan Swasta

Dony juga menegaskan bahwa perusahaan BUMN pada prinsipnya terbuka terhadap kemungkinan melakukan merger dengan perusahaan swasta apabila langkah tersebut sesuai dengan strategi dan roadmap bisnis.

Pernyataan ini menjadi penting dalam melihat kemungkinan Merger Mitratel dan TBIG, mengingat Mitratel merupakan perusahaan yang berada dalam ekosistem Telkom, sedangkan TBIG merupakan perusahaan swasta yang bergerak di sektor infrastruktur telekomunikasi.

“Mungkin saja kan, nggak ada masalah selama kalau itu bagian dari roadmap. Saya nggak tahu nanti saya mesti cek,” ujar Dony.

Dengan demikian, kemungkinan penggabungan perusahaan BUMN atau anak usaha BUMN dengan perusahaan swasta tidak secara otomatis ditutup. Namun, keputusan tersebut harus didasarkan pada strategi bisnis, penciptaan nilai, serta proses internal yang berlaku.

Danantara masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai posisi Telkom dan Mitratel terhadap rencana tersebut. Dony juga belum menyatakan bahwa merger telah disetujui atau masuk tahap finalisasi.

Mitratel Dikabarkan Akan Merger dengan TBIG

Informasi mengenai Merger Mitratel dan TBIG bukan pertama kalinya muncul. Kabar serupa sebelumnya juga pernah terdengar pada 2015. Namun, rencana tersebut pada akhirnya tidak terealisasi setelah tidak mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

Kini, isu tersebut kembali muncul seiring dengan kabar bahwa Mitratel telah meminta penasihat untuk mengajukan rencana mengenai kemungkinan merger dengan TBIG.

Jika terealisasi, penggabungan dua perusahaan tersebut akan menjadi salah satu aksi korporasi besar di sektor infrastruktur telekomunikasi Indonesia. Mitratel dan TBIG sama-sama memiliki bisnis yang berkaitan dengan penyediaan infrastruktur menara telekomunikasi.

Meski demikian, informasi mengenai kemungkinan transaksi tersebut masih perlu menunggu proses pembahasan dan keputusan resmi dari pihak terkait. Belum terdapat kepastian bahwa kedua perusahaan telah mencapai kesepakatan untuk melakukan penggabungan.

Posisi Danantara juga masih dalam tahap mempelajari informasi yang beredar. Sebagai lembaga yang berkaitan dengan pengelolaan aset dan investasi strategis BUMN, Danantara perlu memastikan setiap aksi korporasi yang melibatkan perusahaan dalam ekosistem BUMN sejalan dengan strategi jangka panjang.

Telkom Sebut Mitratel Evaluasi Opsi Strategis

PT Telkom Indonesia sebelumnya menyatakan bahwa Mitratel secara berkala melakukan evaluasi terhadap berbagai opsi strategis. Evaluasi tersebut dilakukan dalam rangka mengembangkan bisnis sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan.

Namun, Telkom belum memberikan konfirmasi spesifik mengenai kabar Merger Mitratel dan TBIG.

SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, mengatakan perusahaan belum dapat memberikan komentar lebih lanjut mengenai informasi tersebut.

“Terkait informasi spesifik tersebut, saat ini Perseroan belum dapat memberikan komentar lebih lanjut,” kata Ahmad Reza.

Pernyataan Telkom menunjukkan bahwa belum terdapat pengumuman resmi yang mengonfirmasi kesepakatan merger antara Mitratel dan TBIG. Informasi mengenai transaksi tersebut masih berada dalam tahap yang belum dapat dipastikan secara publik.

Potensi Dampak bagi Industri Menara Telekomunikasi

Apabila Merger Mitratel dan TBIG benar-benar terealisasi, transaksi tersebut berpotensi mengubah peta industri menara telekomunikasi nasional. Kedua perusahaan memiliki posisi penting dalam penyediaan infrastruktur yang mendukung jaringan telekomunikasi di Indonesia.

Infrastruktur menara menjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan jaringan seluler. Pertumbuhan kebutuhan data dan perluasan jaringan 4G serta 5G membuat kebutuhan terhadap infrastruktur telekomunikasi terus menjadi perhatian operator maupun perusahaan menara.

Penggabungan perusahaan dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan skala bisnis, efisiensi operasional, serta optimalisasi aset. Namun, manfaat tersebut tetap harus diperhitungkan bersama berbagai aspek lainnya, termasuk struktur transaksi, valuasi, tata kelola, dan persetujuan dari pihak yang berwenang.

Karena itu, kabar merger belum dapat diperlakukan sebagai transaksi yang telah selesai. Masih terdapat berbagai tahapan yang harus dilalui sebelum sebuah aksi korporasi dapat dinyatakan resmi.

Bagi investor, informasi mengenai kemungkinan Merger Mitratel dan TBIG juga menjadi perhatian karena Mitratel merupakan perusahaan terbuka dengan kode saham MTEL, sedangkan TBIG tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham TBIG.

Setiap perkembangan material terkait aksi korporasi pada perusahaan terbuka pada akhirnya perlu disampaikan melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal.

Danantara Tunggu Proses Internal

Danantara menegaskan bahwa proses yang berkaitan dengan rencana bisnis Mitratel masih berada di tingkat perusahaan. Karena itu, pihaknya belum memberikan kesimpulan mengenai kemungkinan penggabungan dengan TBIG.

Dony menyebut pihaknya perlu terlebih dahulu mengecek apakah rencana tersebut memang merupakan bagian dari strategi perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa Danantara tidak ingin memberikan konfirmasi sebelum memperoleh informasi yang lebih lengkap dari pihak terkait.

Sikap tersebut juga sejalan dengan posisi bahwa setiap perusahaan memiliki roadmap dan rencana kerja sendiri. Apabila aksi korporasi dinilai dapat mendukung strategi bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang, peluang untuk melakukan merger dengan perusahaan swasta pada prinsipnya tetap terbuka.

Untuk saat ini, Merger Mitratel dan TBIG masih menjadi kabar yang belum mendapatkan konfirmasi final dari pihak-pihak terkait. Danantara menyatakan akan memeriksa informasi tersebut, sementara Telkom juga belum memberikan komentar spesifik.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada pembahasan internal Mitratel, Telkom, TBIG, serta proses persetujuan yang diperlukan. Jika nantinya terdapat keputusan resmi, informasi mengenai struktur transaksi, nilai aksi korporasi, dan dampaknya terhadap masing-masing perusahaan akan menjadi perhatian investor dan industri telekomunikasi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *