Berita

Galaxy AI Samsung Dipakai 86,9% Pengguna Flagship, Produktivitas dan Kreativitas Melonjak

121
×

Galaxy AI Samsung Dipakai 86,9% Pengguna Flagship, Produktivitas dan Kreativitas Melonjak

Sebarkan artikel ini
Galaxy AI Samsung Dipakai 86,9% Pengguna Flagship, Produktivitas dan Kreativitas Melonjak

Tabengan.com – Samsung mencatat lonjakan signifikan dalam pemanfaatan Galaxy AI Samsung di lini ponsel flagship. Sepanjang 2025, tingkat adopsi Galaxy AI mencapai 86,9%, yang berarti hampir sembilan dari sepuluh pengguna Samsung Galaxy flagship aktif memanfaatkan fitur AI dalam aktivitas digital sehari-hari.

Angka ini menandai pergeseran besar dalam cara pengguna memandang AI di smartphone. Jika sebelumnya AI sering dianggap sekadar fitur tambahan, kini AI di smartphone Samsung telah menjadi alat utama untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyebut bahwa Galaxy AI tidak lagi hanya digunakan secara sporadis. Pengguna kini mengandalkan AI untuk pencarian informasi, pengolahan konten visual, hingga membantu pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan efisien.

“Galaxy AI sudah menjadi bagian dari rutinitas digital pengguna, bukan sekadar fitur yang dicoba sesekali,” ujar Ilham.

Galaxy AI Dorong Produktivitas Pengguna Flagship

Peningkatan adopsi Galaxy AI Samsung paling terasa pada aspek produktivitas. Samsung merancang fitur AI yang aplikatif dan kontekstual, sehingga dapat digunakan langsung dalam berbagai skenario kerja dan mobilitas tinggi.

Salah satu fitur paling populer adalah Circle to Search Samsung, yang digunakan oleh sekitar 76% pengguna. Fitur ini memungkinkan pencarian informasi langsung dari konten yang tampil di layar tanpa harus berpindah aplikasi, membuat proses riset dan pencarian data menjadi jauh lebih cepat.

Selain itu, Galaxy AI produktivitas juga didukung oleh fitur Live Translate dan Interpreter. Keduanya memfasilitasi komunikasi lintas bahasa secara real-time, baik dalam panggilan kerja maupun percakapan langsung. Terjemahan muncul instan di layar, menjaga alur komunikasi tetap lancar.

Fitur Transcript Assist turut menjadi andalan pengguna profesional. Galaxy AI secara otomatis merekam percakapan rapat, mengubahnya menjadi teks, membedakan suara pembicara, hingga menyusun ringkasan poin penting. Dengan demikian, tindak lanjut rapat bisa dilakukan lebih cepat dan terstruktur.

Now Brief dan Manajemen Aktivitas Harian

Samsung juga menghadirkan Now Brief sebagai asisten proaktif berbasis AI mobile Samsung. Fitur ini menyajikan ringkasan jadwal, pengingat utama, dan informasi penting dalam satu tampilan ringkas.

Dengan Now Brief, pengguna pengguna flagship Samsung dapat memulai hari dengan lebih terencana tanpa harus membuka banyak aplikasi. Pendekatan ini menegaskan bagaimana Galaxy AI Samsung dirancang untuk mengurangi beban kognitif dan meningkatkan efisiensi aktivitas harian.

Galaxy AI dan Lompatan Kreativitas Pengguna

Selain produktivitas, Galaxy AI kreativitas menjadi pendorong utama tingginya adopsi AI di perangkat flagship Samsung. Pengguna memanfaatkan AI untuk menciptakan konten visual dan audio dengan hasil yang lebih profesional, tanpa perlu keterampilan teknis yang rumit.

Fitur Photo Assist menjadi salah satu yang paling sering digunakan. Galaxy AI secara otomatis menyempurnakan kualitas foto, menyesuaikan komposisi, serta meningkatkan detail visual agar hasil foto siap dibagikan ke platform digital.

Sementara itu, Generative Edit memungkinkan pengguna memodifikasi foto dengan lebih bebas, seperti memindahkan objek atau menyempurnakan latar belakang secara natural. Fitur ini membantu pengguna mengekspresikan ide visual dengan cepat dan intuitif.

Di sisi audio, Audio Eraser menjadi solusi praktis bagi content creator. Galaxy AI memisahkan suara utama dari kebisingan latar dalam rekaman video, menghasilkan audio yang lebih jernih tanpa perlu perangkat tambahan.

Data Samsung menunjukkan permintaan tinggi pada fitur kreatif, dengan Photo Assist digunakan oleh 20,5% pengguna dan Generative Edit oleh 19%. Angka ini mencerminkan bagaimana fitur Galaxy AI mendorong lahirnya konten yang lebih berkualitas dari perangkat mobile.

AI Jadi Bagian Rutinitas Digital

Tingginya tingkat adopsi Galaxy AI Samsung menunjukkan bahwa AI telah bertransformasi menjadi bagian integral dari aktivitas digital modern. Pengguna tidak lagi melihat AI sebagai gimmick, melainkan sebagai alat bantu nyata untuk menyelesaikan pekerjaan dan menyalurkan kreativitas.

Dominasi Circle to Search menegaskan tren penggunaan AI untuk pencarian instan berbasis konteks. AI kini hadir langsung di layar, mengikuti alur kerja pengguna, bukan memaksa pengguna menyesuaikan diri dengan teknologi.

Perubahan ini juga memberi gambaran arah perkembangan AI di smartphone Samsung ke depan, yakni semakin personal, kontekstual, dan terintegrasi.

Masa Depan Galaxy AI di Smartphone Flagship

Melihat tren adopsi yang terus meningkat, Samsung menegaskan komitmennya untuk mengembangkan Galaxy AI agar semakin memahami kebiasaan dan kebutuhan pengguna. AI diposisikan bukan sebagai fitur pelengkap, melainkan sebagai fondasi pengalaman mobile di masa depan.

Ke depan, Galaxy AI Samsung diperkirakan akan semakin berperan dalam membantu pengguna fokus pada ide dan kreativitas, sementara tugas-tugas rutin ditangani oleh AI secara cerdas.

Dengan hampir 90% pengguna flagship aktif memanfaatkan Galaxy AI, Samsung menegaskan bahwa era smartphone berbasis AI telah benar-benar dimulai—di mana produktivitas dan kreativitas tidak lagi dibatasi oleh perangkat, melainkan didorong oleh kecerdasan buatan yang bekerja di belakang layar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *