Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

AI Jadi Ancaman Baru Keamanan Data Perusahaan di Indonesia

0
×

AI Jadi Ancaman Baru Keamanan Data Perusahaan di Indonesia

Sebarkan artikel ini
AI Jadi Ancaman Baru Keamanan Data Perusahaan di Indonesia
Example 468x60

Tabengan.com – AI jadi ancaman baru keamanan data perusahaan di Indonesia seiring semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan di lingkungan kerja. Teknologi AI memang menawarkan efisiensi dan produktivitas, tetapi pemanfaatannya juga menghadirkan risiko baru terkait pengelolaan data sensitif, kebocoran informasi, penyalahgunaan akses, serta keamanan internal organisasi.

Penyedia solusi keamanan informasi internasional, SearchInform, melihat perkembangan ekonomi digital Indonesia turut meningkatkan nilai strategis data yang dimiliki perusahaan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap sistem perlindungan data dan keamanan siber semakin penting, terutama ketika organisasi mulai mengintegrasikan berbagai perangkat dan layanan berbasis AI dalam aktivitas operasional.

Example 300x600

SearchInform memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan membuka kantor baru di Jakarta pada Kamis, 18 September 2026. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis keamanan informasi sekaligus memberikan dukungan secara langsung kepada pelanggan dan mitra di pasar Indonesia.

Founder SearchInform Lev Matveev mengatakan keberadaan kantor permanen di Jakarta memungkinkan perusahaan memberikan pendampingan kepada konsumen secara berkelanjutan, mulai dari konsultasi hingga implementasi teknologi keamanan.

“Kehadiran kami di Jakarta memungkinkan SearchInform tidak hanya menyediakan perangkat lunak, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan kepada mitra dan pelanggan di setiap tahap, mulai dari konsultasi dan pengujian hingga implementasi serta penggunaan sehari-hari,” ujar Lev Matveev.

Menurut SearchInform, ekspansi lokal juga akan diikuti dengan berbagai aktivitas untuk membangun ekosistem keamanan siber di Indonesia. Perusahaan berencana menggelar forum industri, memfasilitasi komunikasi dengan mitra, serta menyelenggarakan pelatihan bagi praktisi keamanan siber.

AI Membawa Risiko Baru bagi Data Perusahaan

Penggunaan AI di tempat kerja menjadi salah satu faktor yang memperluas tantangan keamanan data perusahaan. Karyawan dapat menggunakan berbagai layanan AI untuk mengolah dokumen, merangkum informasi, membuat konten, menganalisis data, maupun mendukung pekerjaan administratif.

Di sisi lain, penggunaan layanan tersebut dapat menimbulkan risiko apabila data perusahaan yang bersifat sensitif dimasukkan ke dalam sistem AI tanpa pengawasan dan kebijakan keamanan yang memadai.

Risiko keamanan juga tidak hanya berasal dari serangan pihak eksternal. Penyalahgunaan hak akses oleh pengguna internal, kesalahan dalam menangani data, serta aktivitas karyawan yang tidak sesuai kebijakan perusahaan dapat menjadi bagian dari ancaman terhadap informasi korporasi.

Lev Matveev menilai kondisi tersebut membuat perusahaan perlu memperhatikan keamanan informasi secara lebih menyeluruh. Pengamanan tidak cukup hanya berfokus pada serangan dari luar, tetapi juga perlu mencakup bagaimana data digunakan dan diakses dari dalam organisasi.

Perubahan pola kerja akibat perkembangan teknologi juga membuat perusahaan perlu memiliki visibilitas terhadap pergerakan data. Dengan pemantauan yang tepat, organisasi dapat mengetahui bagaimana informasi sensitif diakses, digunakan, dipindahkan, dan dibagikan.

SearchInform Bawa Solusi Perlindungan Data

Country Director SearchInform Indonesia Mairi Herman menjelaskan bahwa perusahaan membawa sejumlah solusi untuk membantu organisasi menghadapi risiko keamanan informasi, khususnya yang berkaitan dengan ancaman internal.

Portofolio SearchInform mencakup Data Loss Prevention (DLP), Data-Centric Audit and Protection (DCAP), Security Information and Event Management (SIEM), serta solusi Next-Gen DLP yang dilengkapi asisten AI terintegrasi.

Teknologi DLP dirancang untuk membantu organisasi mencegah keluarnya informasi sensitif dari lingkungan perusahaan. Sementara DCAP berfokus pada pengawasan dan perlindungan data berdasarkan karakteristik serta konteks penggunaannya.

Adapun SIEM digunakan untuk membantu pengelolaan dan analisis informasi keamanan dari berbagai sumber. SearchInform juga mengembangkan Next-Gen DLP dengan kemampuan AI sebagai bagian dari pendekatan terhadap kebutuhan keamanan data modern.

Mairi mengatakan ancaman terhadap keamanan data perusahaan kini memiliki cakupan yang lebih luas karena tidak hanya berasal dari serangan siber eksternal.

“Ancaman keamanan data saat ini tidak lagi sebatas serangan siber dari peretas luar, melainkan mencakup potensi penyalahgunaan hak akses data sensitif oleh pihak internal,” ungkap Mairi.

Menurut perusahaan, solusi tersebut dapat membantu mitra mengidentifikasi celah keamanan, mengontrol arus data sensitif, serta memantau aktivitas yang berpotensi meningkatkan risiko kebocoran informasi.

UU PDP Mendorong Kebutuhan Perlindungan Data

Kebutuhan terhadap keamanan data perusahaan di Indonesia juga berkaitan dengan penerapan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Regulasi tersebut membuat organisasi perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap tata kelola data pribadi, termasuk aspek legalitas, pengelolaan, akses, dan perlindungannya.

Business Development Manager PT Nalela Karya Persada Christian Perdana mengatakan organisasi membutuhkan kemampuan untuk mengetahui bagaimana data sensitif dan data pribadi dikelola dalam lingkungan perusahaan.

“Organisasi kini membutuhkan visibilitas dan kontrol yang lebih baik atas bagaimana data sensitif dan data pribadi diakses, digunakan, dibagikan, dan dilindungi. Di sinilah kami melihat relevansi yang kuat bagi SearchInform, khususnya dalam hal pencegahan kebocoran data, pengelolaan risiko internal, dan pemantauan aktivitas karyawan,” tutur Christian.

Penerapan kebijakan perlindungan data juga membuat perusahaan perlu mengembangkan mekanisme pengawasan yang dapat membantu memastikan penggunaan informasi tetap sesuai dengan aturan internal dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam konteks tersebut, teknologi keamanan data dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu organisasi meningkatkan visibilitas terhadap penggunaan informasi di lingkungan kerja.

Lebih dari 50 Perusahaan Tertarik

Minat pasar terhadap solusi keamanan data perusahaan disebut terlihat dalam rangkaian kegiatan peresmian kantor SearchInform di Jakarta. Perusahaan menggelar diskusi bisnis secara individual dengan sejumlah calon pelanggan dan mitra.

SearchInform menyebut lebih dari 50 perusahaan menyatakan kesiapan untuk mengeksplorasi integrasi portofolio perangkat lunaknya ke dalam layanan keamanan siber yang mereka gunakan atau tawarkan.

Sejumlah calon pelanggan juga mengagendakan implementasi proyek percontohan atau pilot project bersama SearchInform. Proyek tersebut menjadi tahap awal untuk menguji penerapan teknologi keamanan dalam kebutuhan operasional perusahaan di Indonesia.

Minat tersebut menunjukkan bahwa perusahaan di Indonesia mulai memberikan perhatian terhadap aspek keamanan informasi yang lebih luas, termasuk risiko kebocoran data akibat aktivitas internal dan penggunaan teknologi baru.

Namun, kebutuhan keamanan setiap organisasi dapat berbeda tergantung jenis data, skala operasional, infrastruktur teknologi, serta regulasi yang berlaku pada sektor masing-masing.

SearchInform Perluas Ekspansi Asia Tenggara

Pembukaan kantor Jakarta merupakan bagian dari strategi jangka panjang SearchInform untuk memperluas kehadiran di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, perusahaan telah membuka kantor operasional di Ho Chi Minh City, Vietnam, dan Kuala Lumpur, Malaysia, pada musim panas 2026.

Indonesia menjadi salah satu pasar yang dipandang penting karena pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap pengelolaan informasi yang aman.

Dengan kantor lokal di Jakarta, SearchInform dapat mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan mitra secara lebih dekat. Perusahaan juga berencana memperluas kegiatan edukasi serta pelatihan untuk meningkatkan pemahaman mengenai keamanan siber dan perlindungan data.

Di tengah semakin luasnya penggunaan AI, tantangan keamanan data perusahaan akan mencakup lebih banyak aspek. Organisasi tidak hanya perlu melindungi sistem dari serangan eksternal, tetapi juga memastikan data sensitif dikelola secara tepat oleh pengguna internal dan teknologi yang digunakan dalam aktivitas bisnis.

Kehadiran SearchInform di Indonesia menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menyediakan solusi terkait pencegahan kebocoran data, pemantauan aktivitas, pengelolaan risiko internal, serta kepatuhan terhadap kebutuhan perlindungan data di lingkungan korporasi.

Example 300250
Contoh Iklan
Contoh Iklan