Tabengan.com – iPhone Duo resmi diperkenalkan Apple sebagai ponsel lipat pertama yang masuk ke jajaran produk iPhone. Kehadiran perangkat ini sekaligus menandai langkah baru perusahaan asal Cupertino tersebut di pasar smartphone lipat yang selama beberapa tahun terakhir terus berkembang. Dibekali layar utama berukuran 7,6 inci, sistem operasi iOS 27.1, serta chip terbaru A20 Pro, iPhone Duo hadir menyasar segmen premium dengan berbagai teknologi unggulan.
Secara global, Apple membuka masa pemesanan awal atau pre-order iPhone Duo mulai 16 Oktober 2026. Perangkat ini dipasarkan dengan harga mulai sekitar Rp40 juta. Hingga kini, Apple masih belum mengumumkan jadwal maupun ketersediaan resmi iPhone Duo untuk pasar Indonesia.
Dari sisi desain, iPhone Duo mengusung konsep lipat yang berbeda dibandingkan sebagian besar ponsel lipat yang sudah lebih dulu beredar. Apple memilih desain yang lebih pendek namun lebih lebar ketika perangkat dalam kondisi tertutup, sehingga memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman saat digenggam maupun dioperasikan dengan satu tangan.
Saat dibuka sepenuhnya, iPhone Duo menghadirkan layar utama berukuran 7,6 inci yang memberikan ruang kerja lebih luas untuk berbagai aktivitas, mulai dari menikmati konten multimedia hingga produktivitas. Ketika dilipat, pengguna tetap dapat mengakses layar luar berukuran 5,4 inci untuk menjalankan berbagai fungsi utama tanpa perlu membuka perangkat.
Kedua panel layar pada iPhone Duo telah menggunakan teknologi Super Retina XDR yang selama ini menjadi andalan Apple dalam menghadirkan kualitas tampilan dengan tingkat kecerahan tinggi, warna akurat, serta kontras yang tajam. Teknologi tersebut membuat pengalaman menonton video, bermain gim, maupun mengedit dokumen menjadi lebih optimal.
Apple juga menyematkan lapisan kaca nano-texture pada layar iPhone Duo. Lapisan ini dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sehingga layar tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Selain memberikan permukaan dengan tekstur matte yang halus, teknologi tersebut diklaim mampu menyamarkan bekas lipatan pada layar sehingga terlihat lebih rapi dibandingkan generasi awal perangkat lipat.
Untuk mendukung produktivitas, iPhone Duo kompatibel dengan Apple Pencil versi USB-C. Dukungan tersebut memungkinkan pengguna membuat catatan, menggambar sketsa, hingga memberikan anotasi pada dokumen secara lebih presisi. Kehadiran fitur ini memperluas fungsi iPhone Duo, tidak hanya sebagai perangkat komunikasi tetapi juga sebagai alat pendukung pekerjaan kreatif maupun aktivitas belajar.
Pada sektor layar utama, Apple juga mengadopsi kamera yang ditempatkan di bawah panel layar. Pendekatan ini memberikan tampilan layar yang lebih bersih tanpa mengurangi area visual ketika perangkat digunakan dalam mode terbuka.
Beralih ke sektor fotografi, iPhone Duo dibekali kamera utama Fusion beresolusi 48 MP yang juga digunakan pada iPhone 18 Pro. Kamera tersebut dirancang untuk menghasilkan foto dengan tingkat detail tinggi serta reproduksi warna yang lebih akurat. Berbagai skenario pemotretan, baik siang maupun malam, diklaim mampu ditangani dengan kualitas gambar yang tetap optimal.
Sementara itu, kamera depan iPhone Duo telah dilengkapi fitur Center Stage. Teknologi ini memungkinkan kamera secara otomatis mengikuti pergerakan pengguna saat melakukan panggilan video sehingga posisi wajah tetap berada di tengah bingkai. Fitur tersebut dinilai dapat meningkatkan kenyamanan ketika mengikuti rapat virtual maupun berkomunikasi melalui layanan video call.
Dari sisi performa, iPhone Duo ditenagai chip A20 Pro yang merupakan prosesor terbaru Apple. Perusahaan mengklaim chipset ini mampu menghadirkan peningkatan performa hingga 35 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Kinerja tersebut diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas berat, termasuk menjalankan aplikasi profesional, bermain gim, hingga melakukan proses komputasi berbasis kecerdasan buatan.
Selain prosesor utama, Apple juga melengkapi iPhone Duo dengan Dual Neural Engine 16-core. Komponen ini dirancang untuk mempercepat berbagai proses AI secara langsung di perangkat, sehingga sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan dapat berjalan lebih responsif sekaligus tetap menjaga keamanan data pengguna.
Sebagai perangkat generasi terbaru, iPhone Duo langsung menjalankan sistem operasi iOS 27.1. Apple mengoptimalkan sistem operasi tersebut secara khusus untuk perangkat lipat melalui sejumlah fitur baru. Salah satu fitur unggulannya adalah Split View yang memungkinkan pengguna membuka dua aplikasi secara bersamaan dalam satu layar. Kemampuan ini memberikan pengalaman multitasking yang lebih efisien, terutama saat bekerja, belajar, atau mengelola berbagai aplikasi secara simultan.
Daya tahan baterai juga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. Apple mengklaim iPhone Duo mampu memutar video hingga 31 jam menggunakan layar utama. Sementara ketika menggunakan layar luar, daya tahan perangkat disebut dapat mencapai hingga 44 jam. Untuk pengisian daya, perangkat ini telah mendukung teknologi fast charging yang mampu mengisi baterai hingga 50 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Pada aspek ketahanan, iPhone Duo menggunakan material titanium grade 5 yang dikenal memiliki bobot ringan sekaligus daya tahan tinggi. Bagian penutup engsel dibuat dengan desain kontras yang memperkuat karakter premium perangkat.
Apple juga mengembangkan sistem engsel yang terdiri atas lebih dari 100 komponen. Rangkaian tersebut dirancang agar mekanisme buka dan tutup layar berlangsung lebih halus sekaligus meningkatkan durabilitas perangkat dalam penggunaan jangka panjang.
Perlindungan layar turut menjadi perhatian. Bagian depan iPhone Duo telah menggunakan Ceramic Shield 2, sedangkan bagian belakang dilapisi Ceramic Shield untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap benturan maupun goresan dalam penggunaan sehari-hari.
Tidak hanya itu, iPhone Duo juga telah mengantongi sertifikasi IP68 yang menandakan perangkat memiliki ketahanan terhadap debu dan air. Dengan kombinasi desain premium, spesifikasi kelas atas, serta berbagai fitur produktivitas yang dihadirkan, iPhone Duo menjadi langkah baru Apple dalam memasuki persaingan pasar smartphone lipat global.











