Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Laptop

Jangan Cuma Lihat Harga, Ini Alasan ASUS ExpertBook Cocok untuk Pengadaan Laptop Enterprise

38
×

Jangan Cuma Lihat Harga, Ini Alasan ASUS ExpertBook Cocok untuk Pengadaan Laptop Enterprise

Sebarkan artikel ini
Jangan Cuma Lihat Harga, Ini Alasan ASUS ExpertBook Cocok untuk Pengadaan Laptop Enterprise
Example 468x60

Tabengan.com – Dalam pengadaan laptop untuk kebutuhan perusahaan, melihat harga pembelian sebagai satu-satunya pertimbangan bisa menjadi kesalahan yang mahal. Biaya perangkat memang penting, tetapi perusahaan juga perlu memperhitungkan biaya pemeliharaan, perbaikan, downtime, hingga produktivitas karyawan selama perangkat digunakan.

Karena itu, ASUS ExpertBook dapat menjadi salah satu lini yang patut dipertimbangkan untuk kebutuhan laptop enterprise. Selain menawarkan spesifikasi untuk mendukung pekerjaan profesional, lini ini dirancang dengan berbagai fitur keamanan, ketahanan, serta dukungan layanan purna jual melalui ASUS Expert Warranty.

Example 300x600

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan bagi perusahaan yang melakukan pengadaan dalam jumlah besar atau menerapkan penggunaan laptop untuk jangka panjang. Dengan mempertimbangkan Total Cost of Ownership (TCO), perusahaan tidak hanya menghitung berapa dana yang dikeluarkan saat membeli perangkat, tetapi juga bagaimana biaya dan risiko tersebut berkembang selama siklus hidup laptop.

Pengadaan Laptop Tidak Berhenti pada Harga Pembelian

Harga pembelian awal sering menjadi angka utama yang dibandingkan ketika perusahaan melakukan pengadaan perangkat IT. Padahal, laptop akan terus menghasilkan biaya dan risiko setelah keluar dari proses pembelian.

Kerusakan akibat penggunaan sehari-hari, kebutuhan penggantian komponen, biaya pengiriman ke pusat servis, hingga waktu kerja yang hilang ketika perangkat mengalami masalah dapat memberikan dampak terhadap operasional.

Semakin lama laptop tidak dapat digunakan, semakin besar potensi gangguan terhadap pekerjaan. Kondisi ini menjadi lebih penting untuk diperhatikan pada perangkat yang digunakan oleh karyawan dengan pekerjaan kritis, seperti eksekutif, tenaga penjualan, pekerja lapangan, maupun tim yang bergantung pada aplikasi bisnis secara terus-menerus.

Konsep Total Cost of Ownership membantu perusahaan melihat persoalan tersebut secara lebih menyeluruh. Dengan pendekatan ini, harga pembelian hanya menjadi salah satu bagian dari perhitungan investasi perangkat.

ASUS ExpertBook Didukung ASUS Expert Warranty

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ASUS menyediakan ASUS Expert Warranty sebagai bagian dari layanan perlindungan perangkat bisnis. Paket perlindungan ini menawarkan beberapa opsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Empat layanan utama yang dapat dipertimbangkan mencakup Warranty Extension, Local Accidental Damage Protection (ADP), Local On-Site Service, dan Battery Service Package.

Masing-masing memiliki fungsi berbeda sehingga perusahaan dapat menyesuaikannya dengan karakteristik perangkat, mobilitas pengguna, tingkat risiko pekerjaan, dan lokasi operasional.

1. Warranty Extension

Warranty Extension memungkinkan masa perlindungan diperpanjang setelah periode garansi standar berakhir.

Pilihan ini relevan untuk perusahaan yang menggunakan laptop dalam jangka panjang. Dengan masa perlindungan yang lebih panjang, perusahaan dapat mengurangi risiko munculnya biaya perbaikan yang tidak direncanakan setelah garansi standar berakhir.

Bagi tim procurement, skema tersebut juga dapat membantu membuat biaya pemeliharaan perangkat lebih mudah diproyeksikan dalam perencanaan anggaran.

2. Local Accidental Damage Protection

Kerusakan tidak sengaja merupakan salah satu risiko yang sulit dihindari, terutama pada laptop yang digunakan oleh pekerja dengan mobilitas tinggi.

Local Accidental Damage Protection atau ADP memberikan perlindungan terhadap kerusakan akibat kejadian tidak disengaja, termasuk tumpahan cairan, benturan atau perangkat terjatuh, serta lonjakan listrik.

Berdasarkan skema yang tercantum dalam materi layanan, klaim komponen utama dapat diajukan tanpa batas frekuensi per tahun selama total nilai klaim kumulatif tidak melebihi harga pembelian laptop. Komponen yang diganti juga mendapatkan garansi tambahan selama tiga bulan.

Perlindungan seperti ini dapat dipertimbangkan untuk perangkat yang digunakan oleh sales, pekerja lapangan, maupun karyawan yang sering membawa laptop berpindah lokasi.

3. Local On-Site Service

Waktu menjadi faktor penting ketika laptop mengalami gangguan pada pekerjaan yang bersifat kritis.

Melalui Local On-Site Service, apabila masalah teknis tidak dapat diselesaikan melalui dukungan daring, teknisi resmi ASUS dapat datang langsung ke lokasi kantor pada hari kerja berikutnya atau next business day, sesuai ketentuan layanan.

Perusahaan tidak perlu selalu mengirimkan perangkat ke service center untuk mendapatkan penanganan. Mekanisme ini berpotensi memangkas waktu dan biaya logistik, sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan perangkat.

Layanan tersebut juga relevan bagi perusahaan yang memiliki kantor cabang atau lokasi kerja yang tersebar di berbagai daerah.

4. Battery Service Package

Baterai merupakan komponen yang mengalami perubahan kapasitas seiring penggunaan. Pada perangkat yang digunakan dalam jangka panjang, kondisi baterai menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Battery Service Package memberikan hak penggantian baterai baru sebanyak satu kali per tahun apabila terjadi kegagalan akibat cacat produksi di luar masa garansi standar, sesuai ketentuan layanan.

Bagi perusahaan yang menerapkan deployment laptop untuk periode panjang, perlindungan terhadap komponen tersebut dapat menjadi bagian dari strategi pemeliharaan perangkat.

ASUS ExpertBook untuk Deployment Jangka Panjang

Selain layanan purna jual, pemilihan perangkat juga menjadi bagian penting dalam strategi pengadaan. ASUS ExpertBook menawarkan lini laptop bisnis yang menggabungkan performa, keamanan, portabilitas, dan ketahanan untuk kebutuhan profesional.

Dua model yang dapat dipertimbangkan untuk skenario tersebut adalah ASUS ExpertBook Ultra B9406CAA dan ASUS ExpertBook B5 G2 B5405CAA.

ASUS ExpertBook Ultra B9406CAA

ASUS ExpertBook Ultra merupakan laptop flagship yang menyasar eksekutif dan profesional yang membutuhkan perangkat ringan dengan kemampuan komputasi tinggi.

Bobotnya mulai dari 0,99 kg sehingga relatif mudah dibawa untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Laptop ini juga menawarkan dukungan pemrosesan AI melalui prosesor Intel Core Ultra dengan Intel AI Boost NPU hingga 50 TOPS.

Untuk kebutuhan visual, perangkat tersebut menggunakan layar 14 inci dengan resolusi hingga WQXGA+ 2.880 x 1.800 piksel. Panel Tandem OLED atau OLED yang tersedia menawarkan cakupan warna 100 persen DCI-P3 serta dukungan HDR True Black 1000.

Konfigurasi memorinya mencapai 64GB LPDDR5X, sedangkan kapasitas penyimpanannya dapat mencapai 2TB M.2 NVMe PCIe 5.0 SSD.

Dari sisi konektivitas, tersedia dua Thunderbolt 4, dua USB 3.2 Gen 2 Type-A, HDMI 2.1, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.0.

Untuk kebutuhan enterprise, ASUS ExpertBook Ultra juga dibekali TPM 2.0, Microsoft Pluton, Secured-core PC, kamera IR dengan Windows Hello, sensor sidik jari, serta physical privacy shutter.

Perangkat ini menggunakan baterai 70WHrs dan sasis magnesium-aluminium dengan material daur ulang post-industrial recycled (PIR).

ASUS ExpertBook B5 G2 B5405CAA

Berbeda dengan ExpertBook Ultra yang mengutamakan portabilitas premium, ASUS ExpertBook B5 G2 lebih berorientasi pada fleksibilitas untuk kebutuhan kerja perusahaan dan deployment dalam jumlah besar.

Laptop 14 inci ini menggunakan layar berasio 16:10 dengan resolusi WQXGA 2.560 x 1.600 piksel, tingkat kecerahan 400 nits, lapisan anti-glare, dan cakupan warna 100 persen sRGB.

Pada sektor performa, tersedia pilihan prosesor Intel Core Ultra 7 355 atau Core Ultra 5 325 dengan Intel AI Boost NPU hingga 49 TOPS.

Salah satu aspek yang menarik untuk kebutuhan enterprise adalah fleksibilitas memorinya. Perangkat ini menggunakan RAM DDR5 dengan dua slot SO-DIMM yang dapat ditingkatkan hingga 96GB. Penyimpanannya menggunakan SSD M.2 PCIe 4.0 dan tersedia dua slot M.2 NVMe.

Dari sisi konektivitas, laptop ini memiliki dua Thunderbolt 4, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, RJ45 Gigabit Ethernet, HDMI 2.1, serta Smart Card Reader sebagai opsi.

Fitur keamanan mencakup TPM 2.0, dukungan NIST SP 800-193/155 Compliance, Kensington Nano Security Slot, dan sensor sidik jari yang terintegrasi pada tombol power.

ASUS ExpertBook B5 G2 juga memiliki keyboard spill-resistant dan baterai 50WHrs dengan dukungan pengisian USB-C 65W. Bobotnya mulai dari 1,38 kg.

Menentukan Paket Perlindungan Berdasarkan Kebutuhan

Tidak semua laptop perusahaan membutuhkan kombinasi layanan purna jual yang sama. Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan pola penggunaan perangkat.

Untuk pekerja lapangan atau tim sales yang sering membawa laptop ke berbagai lokasi, Local Accidental Damage Protection dapat menjadi salah satu pertimbangan karena risiko benturan, terjatuh, atau terkena cairan lebih tinggi.

Sementara itu, laptop yang digunakan sebagai desktop replacement di lingkungan kantor dapat lebih diarahkan pada Warranty Extension dan Local On-Site Service untuk mendukung penggunaan jangka panjang sekaligus mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan.

Kritikalitas pekerjaan juga perlu diperhitungkan. Perangkat yang digunakan oleh eksekutif atau karyawan dengan pekerjaan yang tidak dapat ditunda memiliki konsekuensi downtime yang berbeda dibandingkan perangkat untuk pekerjaan administratif biasa.

Distribusi lokasi menjadi faktor lainnya. Perusahaan dengan banyak kantor cabang dapat mempertimbangkan layanan on-site untuk mengurangi kebutuhan pengiriman perangkat dari lokasi cabang ke pusat servis.

Pengadaan Laptop Enterprise Perlu Melihat Siklus Hidup

Pada akhirnya, pengadaan laptop enterprise tidak hanya berkaitan dengan mendapatkan perangkat dengan harga pembelian tertentu. Perusahaan perlu melihat bagaimana perangkat tersebut akan digunakan, dirawat, diperbaiki, dan dipertahankan performanya selama beberapa tahun.

ASUS ExpertBook menawarkan kombinasi perangkat bisnis dengan fitur keamanan dan ketahanan, sementara ASUS Expert Warranty menyediakan sejumlah pilihan perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

Kombinasi keduanya dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengelola Total Cost of Ownership, mengurangi risiko biaya tidak terencana, serta membantu meminimalkan dampak downtime terhadap produktivitas.

Sebelum memasukkan spesifikasi perangkat maupun paket layanan ke dalam dokumen tender atau proposal pengadaan, perusahaan tetap perlu memverifikasi konfigurasi produk, cakupan garansi, wilayah layanan, ketentuan klaim, dan ketersediaan model kepada ASUS Indonesia. Hal tersebut penting karena spesifikasi maupun ketentuan layanan dapat berbeda berdasarkan model dan wilayah pengadaan.

Jika diperlukan, artikel ini juga dapat disesuaikan menjadi versi yang lebih SEO-heavy dengan keyword pendukung dan struktur H2 yang lebih kuat untuk Google Discover.

Example 300250
Contoh Iklan
Contoh Iklan