Smartphone

TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G, Perbandingan Lengkap Sebelum Beli

127
×

TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G, Perbandingan Lengkap Sebelum Beli

Sebarkan artikel ini
TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G, Perbandingan Lengkap Sebelum Beli

Tabengan.com – TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G menjadi perbandingan menarik bagi pengguna yang sedang mencari smartphone kelas menengah dengan konektivitas 5G, performa bertenaga, serta baterai berkapasitas besar. Keduanya telah resmi hadir di Indonesia dengan sejumlah kemiripan, tetapi membawa perbedaan pada layar, chipset, kamera, ketahanan bodi, hingga kapasitas baterai.

Secara tampilan, kedua smartphone mengusung konsep futuristik khas lini POVA. Bagian depan menggunakan layar dengan bezel relatif tipis dan punch hole untuk kamera selfie. Desain tersebut membuat area layar terlihat luas sehingga cocok digunakan untuk bermain game, menonton video, maupun mengakses media sosial.

TECNO juga membekali kedua perangkat dengan fitur NFC. Kehadiran fitur ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai kebutuhan, seperti transaksi digital yang kompatibel, mengisi saldo kartu uang elektronik, hingga memanfaatkan QRIS Tap pada layanan yang mendukungnya.

Meski memiliki sejumlah kesamaan, perbedaan spesifikasi antara TECNO POVA 8 Pro 5G dan TECNO POVA 8 5G cukup signifikan. Berikut perbandingan keduanya.

Perbedaan layar TECNO POVA 8 Pro 5G dan POVA 8 5G

Perbedaan pertama terlihat pada sektor layar. TECNO POVA 8 Pro 5G membawa spesifikasi panel yang lebih tinggi dibandingkan versi reguler.

POVA 8 Pro 5G menggunakan layar HyperLux AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K atau 2.644 x 1.208 piksel. Layarnya memiliki tingkat kecerahan HBM hingga 1.600 nits dan kecerahan puncak mencapai 4.500 nits.

Panel tersebut juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i sehingga memberikan perlindungan tambahan terhadap goresan dan benturan ringan dalam penggunaan sehari-hari.

Sementara itu, TECNO POVA 8 5G membawa layar berukuran 6,76 inci dengan resolusi Full HD+ 2.344 x 1.080 piksel. Tingkat kecerahan HBM-nya mencapai 950 nits.

Meskipun berada di bawah versi Pro dalam hal teknologi panel dan resolusi, layar POVA 8 5G tetap menawarkan refresh rate hingga 144Hz. Spesifikasi ini dapat membuat animasi antarmuka dan pergerakan objek ketika bermain game terlihat lebih mulus.

Dengan demikian, POVA 8 Pro 5G lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan kualitas panel dan tingkat kecerahan, sedangkan POVA 8 5G tetap menawarkan layar ber-refresh rate tinggi untuk kebutuhan multimedia dan gaming.

Sama-sama membawa desain futuristik

Dari sisi desain, kedua smartphone menggunakan konsep Interstellar Spaceship pada bagian belakang. Ornamen tersebut memberikan kesan futuristik yang menjadi salah satu identitas lini POVA.

Keduanya juga menggunakan housing kamera berbentuk segitiga. Perbedaan terlihat pada penerapan Alive Matrix Display.

Pada TECNO POVA 8 Pro 5G, Alive Matrix Display mempunyai area yang lebih luas dan berada di luar lingkaran kamera. Sementara pada POVA 8 5G, area Alive Matrix Display lebih kecil karena ditempatkan di dalam lingkaran.

Alive Matrix Display merupakan sistem lampu LED pada bagian belakang perangkat yang dapat menampilkan berbagai animasi. Fungsinya dapat digunakan untuk menampilkan indikator panggilan, jam, notifikasi, pemutaran musik, aktivitas gaming, dan sejumlah skenario lainnya.

Fitur ini membuat tampilan belakang kedua ponsel terlihat berbeda dibandingkan smartphone konvensional.

POVA 8 Pro 5G unggul dalam performa

Perbedaan penting berikutnya terdapat pada dapur pacu. TECNO POVA 8 Pro 5G menggunakan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate yang dibuat dengan proses fabrikasi 4nm.

Chipset tersebut memiliki prosesor Octa-Core dengan kecepatan hingga 2,6 GHz. Konfigurasi ini membuat POVA 8 Pro 5G diposisikan sebagai perangkat yang lebih bertenaga dibandingkan model reguler.

Sementara TECNO POVA 8 5G menggunakan MediaTek Dimensity 7100 dengan proses fabrikasi 6nm. Chipset tersebut memiliki prosesor Octa-Core berkecepatan hingga 2,4 GHz.

Perbedaan chipset ini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G, khususnya bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi untuk gaming atau menjalankan aplikasi yang lebih berat.

Kamera POVA 8 Pro 5G lebih lengkap

Pada sektor fotografi, kedua perangkat sama-sama membawa kamera utama beresolusi 50 MP. Namun, sensor yang digunakan berbeda.

TECNO POVA 8 Pro 5G menggunakan sensor Sony LYTIA 700C. Sementara POVA 8 5G menggunakan sensor Sony LYTIA 600.

Perbedaan lainnya terdapat pada kamera kedua di bagian belakang. POVA 8 Pro 5G memiliki kamera ultrawide 8 MP sehingga pengguna dapat mengambil gambar dengan bidang pandang lebih luas.

POVA 8 5G hanya memiliki kamera depth sebagai kamera pendamping kamera utamanya. Konfigurasi tersebut lebih sederhana dibandingkan versi Pro.

Untuk kebutuhan selfie dan video call, keduanya sama-sama membawa kamera depan 13 MP. Kamera tersebut juga dapat digunakan untuk mengambil foto grup, membuat vlog, maupun mendukung fitur Face Unlock.

POVA 8 5G unggul dalam kapasitas baterai

Menariknya, versi reguler justru mempunyai kapasitas baterai yang lebih besar. TECNO POVA 8 Pro 5G dibekali baterai 6.500mAh, sedangkan POVA 8 5G membawa baterai 8.000mAh.

TECNO mengklaim baterai POVA 8 Pro 5G mampu digunakan hingga 11,7 jam untuk bermain game FPS, 13,7 jam untuk game MOBA, 21,4 jam untuk media sosial, 22,6 jam untuk navigasi, 27,8 jam untuk menonton video, 32,8 jam untuk penggunaan harian, atau 86,9 jam untuk memutar musik.

Sementara POVA 8 5G dengan baterai 8.000mAh diklaim mampu bertahan hingga 14,56 jam untuk bermain game FPS, 17,35 jam untuk game MOBA, dan 29,5 jam untuk menonton video. Daya tahan untuk navigasi diklaim mencapai 30,5 jam, sedangkan penggunaan normal dapat mencapai sekitar dua hari.

Keduanya mendukung teknologi 45W Super Charge untuk mempercepat pengisian baterai.

Selain itu, tersedia fitur Bypass Charging. Fitur tersebut memungkinkan perangkat menggunakan energi langsung dari sumber listrik ketika terhubung dengan adaptor dalam kondisi tertentu, tanpa terlebih dahulu mengandalkan daya yang tersimpan di baterai.

Fitur ini dapat menjadi keuntungan bagi pengguna yang sering bermain game sambil mengisi daya karena membantu mengurangi ketergantungan terhadap baterai ketika perangkat terhubung ke sumber listrik.

Perbedaan sertifikasi ketahanan

TECNO POVA 8 Pro 5G juga memiliki keunggulan dalam hal perlindungan terhadap air dan debu.

Perangkat tersebut telah mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Sertifikasi tersebut memberikan tingkat perlindungan lebih tinggi terhadap debu, air, serta semburan air bertekanan dan bersuhu tinggi.

POVA 8 Pro 5G juga disebut mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit berdasarkan klaim perlindungan yang disertakan.

Sementara TECNO POVA 8 5G memiliki sertifikasi IP64. Perlindungan tersebut membuat perangkat lebih terlindungi dari debu dan cipratan air, tetapi tingkat ketahanannya tidak setinggi model Pro.

Fitur dan konektivitas

Dari sisi konektivitas, kedua perangkat sama-sama mendukung jaringan 5G melalui dual SIM. Selain itu, tersedia WiFi, Bluetooth, GPS, USB Type-C, NFC, serta berbagai fitur berbasis AI.

Keduanya juga menjalankan HiOS 16 berbasis Android 16.

Perbedaan lainnya terdapat pada sistem biometrik. TECNO POVA 8 Pro 5G menggunakan sensor sidik jari yang terintegrasi di bawah layar. Sementara POVA 8 5G menempatkan sensor fingerprint di bagian samping bodi.

Keduanya juga memiliki fitur keamanan seperti Face Unlock untuk membuka perangkat menggunakan pengenalan wajah.

Harga TECNO POVA 8 Pro 5G dan POVA 8 5G

Di Indonesia, TECNO menawarkan beberapa pilihan konfigurasi memori untuk kedua smartphone tersebut.

TECNO POVA 8 Pro 5G dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp5.999.000. Selain versi reguler, tersedia pula TECNO POVA 8 Pro 5G Tonino Lamborghini Limited Edition dengan konfigurasi 8 GB + 256 GB seharga Rp6.299.000.

Edisi khusus tersebut membawa desain bernuansa supercar Lamborghini yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan tampilan berbeda.

Sementara TECNO POVA 8 5G tersedia dalam tiga konfigurasi. Varian RAM 6 GB + 128 GB dibanderol Rp4.299.000, RAM 8 GB + 128 GB seharga Rp4.999.000, dan RAM 8 GB + 256 GB mencapai Rp5.599.000.

Tabel perbandingan TECNO POVA 8 Pro 5G vs TECNO POVA 8 5G

Spesifikasi TECNO POVA 8 Pro 5G TECNO POVA 8 5G
Layar 6,78 inci AMOLED HyperLux 6,76 inci
Resolusi 1,5K, 2.644 x 1.208 piksel Full HD+, 2.344 x 1.080 piksel
Kecerahan HBM 1.600 nits 950 nits
Kecerahan puncak 4.500 nits
Refresh rate 144Hz
Pelindung layar Gorilla Glass 7i
Chipset Dimensity 7400 Ultimate, 4nm Dimensity 7100, 6nm
Kecepatan CPU Hingga 2,6 GHz Hingga 2,4 GHz
Kamera utama 50 MP, Sony LYTIA 700C 50 MP, Sony LYTIA 600
Kamera kedua Ultrawide 8 MP Depth
Kamera depan 13 MP 13 MP
Baterai 6.500mAh 8.000mAh
Pengisian 45W Super Charge 45W Super Charge
Bypass Charging Ya Ya
Ketahanan IP66/IP68/IP69/IP69K IP64
Fingerprint Dalam layar Samping
Jaringan 5G 5G
NFC Ya Ya
Sistem operasi HiOS 16, Android 16 HiOS 16, Android 16
Harga mulai Rp5.999.000 Rp4.299.000

TECNO POVA 8 Pro 5G vs POVA 8 5G, pilih mana?

Dari perbandingan tersebut, TECNO POVA 8 Pro 5G menawarkan spesifikasi yang lebih tinggi pada sejumlah sektor. Ponsel ini mempunyai layar AMOLED beresolusi 1,5K dengan tingkat kecerahan lebih tinggi, chipset Dimensity 7400 Ultimate, kamera ultrawide, sensor kamera utama Sony LYTIA 700C, serta perlindungan bodi yang lebih lengkap.

POVA 8 Pro 5G juga tersedia dalam varian Tonino Lamborghini Limited Edition yang menawarkan desain khusus.

Namun, TECNO POVA 8 5G memiliki keunggulan pada kapasitas baterai. Dengan baterai 8.000mAh, perangkat ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan panjang. Harganya juga lebih terjangkau dengan banderol mulai Rp4.299.000.

Dengan demikian, pilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan. Jika performa, kualitas layar, kamera, dan ketahanan bodi menjadi prioritas, POVA 8 Pro 5G lebih unggul. Sementara bagi pengguna yang lebih mengutamakan baterai jumbo dan harga lebih rendah, POVA 8 5G dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.