Tabengan.com – OPPO A6x vs OPPO A60 menjadi perbandingan menarik bagi konsumen yang mencari smartphone entry-level dengan harga terjangkau. Kedua ponsel OPPO tersebut menawarkan sejumlah fitur yang serupa, tetapi memiliki perbedaan pada layar, chipset, kapasitas baterai, pengisian daya, NFC, hingga sertifikasi ketahanan.
OPPO A6x hadir sebagai perangkat yang lebih baru dengan sejumlah peningkatan pada sektor performa dan daya tahan baterai. Sementara itu, OPPO A60 menawarkan beberapa fitur yang tidak tersedia pada A6x, seperti NFC dan pengisian cepat 45W SUPERVOOC.
Dari sisi desain layar, kedua perangkat menggunakan panel penuh dengan bezel relatif tipis dan desain punch hole. Konfigurasi tersebut memberikan area tampilan yang lebih luas untuk menikmati konten maupun menjalankan aplikasi sehari-hari.
Pada OPPO A6x vs OPPO A60, perbedaan layar menjadi salah satu aspek yang cukup mencolok. OPPO A6x menggunakan layar berukuran 6,75 inci dengan resolusi HD+ 1570 x 720 piksel. Layarnya mendukung refresh rate hingga 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.125 nits.
Sementara itu, OPPO A60 membawa layar sedikit lebih kecil, yakni 6,67 inci. Resolusinya mencapai HD+ 1604 x 720 piksel dengan refresh rate 90Hz dan tingkat kecerahan puncak 950 nits.
Dengan refresh rate 120Hz, OPPO A6x menawarkan pergerakan animasi yang lebih tinggi dibandingkan A60. Keunggulan tersebut dapat terasa ketika pengguna menggulir halaman, berpindah menu, atau memainkan game yang mendukung refresh rate tinggi.
Beralih ke sektor performa, OPPO A6x menggunakan Qualcomm Snapdragon 685. Chipset yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 6nm tersebut memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 2,8 GHz.
OPPO A60 mengandalkan Qualcomm Snapdragon 680 yang juga dibuat dengan proses fabrikasi 6nm. Chipset ini memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan hingga 2,4 GHz.
Secara spesifikasi, Snapdragon 685 pada OPPO A6x menawarkan kecepatan CPU lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 680 pada A60. Perbedaan tersebut membuat A6x lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan performa untuk aktivitas harian dan aplikasi yang relatif berat.
Pada sektor daya, OPPO A6x kembali memiliki keunggulan dari kapasitas baterai. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh. OPPO mengklaim baterai tersebut mampu digunakan bermain game MOBA hingga 9,6 jam, memutar video online selama 13,3 jam, melakukan panggilan telepon hingga 38,2 jam, serta bertahan hingga 880 jam dalam kondisi siaga.
Namun, kapasitas baterai besar tersebut belum dilengkapi teknologi pengisian daya cepat. Hal ini menjadi salah satu perbedaan penting dalam perbandingan OPPO A6x vs OPPO A60.
OPPO A60 memiliki baterai 5.000 mAh, lebih kecil dibandingkan A6x. Kendati demikian, perangkat ini sudah mendukung teknologi 45W SUPERVOOC. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengisi ulang baterai dalam waktu lebih singkat.
Untuk pemakaian multimedia, OPPO mengklaim A60 mampu digunakan memutar video hingga 14,75 jam. Perangkat tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon hingga 30 jam.
Perbedaan lainnya terdapat pada fitur NFC. OPPO A60 telah dilengkapi NFC atau Near Field Communication. Fitur tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pembayaran digital, pengecekan maupun pengisian saldo kartu uang elektronik, serta mendukung QRIS Tap.
Sebaliknya, OPPO A6x tidak dibekali NFC. Bagi pengguna yang rutin memanfaatkan smartphone untuk transaksi digital berbasis NFC, fitur ini dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih antara kedua perangkat.
Dari sisi keamanan, keduanya sama-sama menyediakan sensor pemindai sidik jari yang ditempatkan di bagian samping perangkat. OPPO juga menghadirkan fitur Face Unlock yang memungkinkan pengguna membuka kunci layar menggunakan pengenalan wajah.
Untuk konektivitas, OPPO A6x vs OPPO A60 memiliki sejumlah kesamaan. Keduanya mendukung penggunaan dua kartu SIM dengan jaringan 4G-LTE, Wi-Fi, Bluetooth, GPS, port USB Type-C, serta jack audio 3,5 mm.
Perbedaan juga terlihat pada sistem operasi. OPPO A6x menjalankan ColorOS 15 berbasis Android 15, sedangkan OPPO A60 menggunakan ColorOS 14 berbasis Android 14.
Dalam hal ketahanan terhadap debu dan air, OPPO A6x mendapatkan sertifikasi IP64. Sementara itu, OPPO A60 memiliki sertifikasi IP54. Secara rating perlindungan terhadap debu dan cipratan air, A6x menawarkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi.
Menariknya, OPPO A60 memiliki keunggulan tersendiri karena telah lolos sertifikasi MIL-STD-810H. Sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa perangkat telah melewati pengujian berdasarkan standar tertentu terkait ketahanan terhadap kondisi lingkungan dan benturan.
Untuk pilihan kapasitas penyimpanan dan RAM, kedua perangkat tersedia dalam beberapa konfigurasi. OPPO A6x ditawarkan dalam varian 4GB/64GB dengan harga Rp1.599.000, 4GB/128GB seharga Rp1.799.000, 6GB/128GB seharga Rp2.399.000, serta 6GB/256GB seharga Rp2.699.000.
Sementara OPPO A60 tersedia dalam varian 8GB/128GB dengan harga Rp2.499.000 dan 8GB/256GB seharga Rp2.999.000.
Perbandingan harga tersebut menunjukkan OPPO A6x memiliki pilihan dengan harga awal lebih rendah. Konsumen juga mendapatkan opsi kapasitas baterai yang lebih besar serta chipset Snapdragon 685 pada perangkat tersebut.
Di sisi lain, OPPO A60 menawarkan RAM 8GB pada kedua varian, NFC, pengisian cepat 45W SUPERVOOC, serta sertifikasi MIL-STD-810H. Fitur-fitur tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen yang lebih membutuhkan kemudahan pengisian daya dan konektivitas NFC.
Dengan demikian, pilihan antara OPPO A6x vs OPPO A60 bergantung pada kebutuhan pengguna. OPPO A6x lebih menonjol dari sisi kapasitas baterai, refresh rate layar, tingkat kecerahan, serta chipset yang memiliki kecepatan CPU lebih tinggi. Sementara OPPO A60 menawarkan keunggulan pada pengisian cepat, NFC, kapasitas RAM, dan sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H.
Kedua smartphone tersebut sama-sama menyasar pengguna entry-level yang membutuhkan perangkat untuk aktivitas harian. Perbedaan fitur yang ditawarkan membuat konsumen dapat memilih berdasarkan prioritas, baik daya tahan baterai dan performa maupun kebutuhan pengisian cepat, transaksi digital, serta ketahanan perangkat.





