Tabengan.com – Google resmi mengumumkan kebijakan baru: Google Chrome hentikan dukungan di Mac lawas yang masih menjalankan sistem operasi macOS versi lama. Mulai rilis Chrome 151 sekitar Juli 2026, browser ini hanya akan mendukung macOS 13 Ventura atau versi yang lebih baru.
Keputusan tersebut berarti pengguna Mac yang bertahan di macOS Monterey (12) atau lebih lama tidak lagi menerima pembaruan keamanan, fitur baru, maupun perbaikan bug. Meski Chrome masih dapat dibuka, statusnya berubah menjadi tidak didukung secara resmi. Google juga akan menampilkan notifikasi di dalam browser sebagai pengingat.
Mengapa Google Chrome Hentikan Dukungan di Mac Lawas
Langkah Google Chrome hentikan dukungan di Mac lawas mengikuti pola industri perangkat lunak modern. Standar keamanan web dan teknologi enkripsi terus meningkat, sehingga dukungan untuk OS lama makin sulit dipertahankan.
Beberapa alasan utama yang disampaikan Google:
- Keamanan modern: Patch terbaru membutuhkan fondasi OS yang masih aktif menerima pembaruan dari Apple.
- Sinkronisasi dengan Apple: Setelah Apple menghentikan dukungan utama untuk OS tertentu, vendor aplikasi biasanya menyusul.
- Efisiensi pengembangan: Memelihara kompatibilitas OS lama memperlambat inovasi dan meningkatkan kompleksitas kode.
Tak mengherankan jika kini muncul frasa Chrome tidak mendukung macOS lama dalam dokumentasi resmi Google.
Versi macOS yang Terdampak
Di bawah kebijakan baru ini, status dukungan macOS menjadi lebih ketat:
- macOS Big Sur (11): Dukungan Chrome telah berakhir lebih awal sejak Chrome 139 (2025).
- macOS Monterey (12): Chrome 150 adalah versi terakhir yang kompatibel. Mulai Chrome 151, instalasi hanya tersedia untuk macOS Ventura (13) ke atas.
Konsekuensinya, banyak Mac lawas tidak bisa update Chrome karena perangkat kerasnya tidak memenuhi syarat untuk naik ke Ventura. Ini mencakup sejumlah iMac pra-2017, MacBook Air sebelum 2018, dan MacBook Pro Intel generasi lama.
Dampak Nyata bagi Pengguna
Bagi pengguna yang terdampak kebijakan Google Chrome hentikan dukungan di Mac lawas, ada tiga risiko utama:
- Keamanan melemah: Tanpa patch, kerentanan web baru tidak tertangani.
- Fitur tertinggal: Optimalisasi performa dan standar web modern tidak lagi hadir.
- Kompatibilitas turun: Seiring waktu, situs tertentu bisa gagal dimuat di versi lama—fenomena umum saat Chrome 151 macOS Ventura menjadi standar minimum.
Pilihan untuk Pengguna macOS Lama
Jika Anda masih menggunakan macOS lama, berikut opsi yang bisa dipertimbangkan:
- Upgrade macOS: Jika perangkat mendukung Ventura atau lebih baru, ini solusi paling aman.
- Pindah browser alternatif: Beberapa pengguna memilih alternatif Chrome untuk Mac lama seperti Firefox, yang biasanya mempertahankan dukungan OS lama sedikit lebih panjang. Namun, ini bersifat sementara.
- Pertimbangkan perangkat baru: Jika upgrade OS tak memungkinkan, perangkat generasi lebih baru menjamin keamanan dan kompatibilitas web jangka panjang.
Implikasi bagi Ekosistem Mac
Sebagai browser paling banyak digunakan di dunia, kebijakan Google Chrome hentikan dukungan di Mac lawas berdampak luas. Pengguna profesional yang masih mengandalkan perangkat lama perlu meninjau ulang strategi keamanan dan produktivitasnya.
Di sisi lain, langkah ini mempercepat adopsi standar keamanan digital yang lebih tinggi. Industri bergerak ke arah platform mutakhir—meski konsekuensinya menuntut pengguna untuk lebih cepat beradaptasi.
Kesimpulannya, bagi pengguna macOS lama, keputusan ini adalah sinyal jelas untuk bersiap: entah dengan memperbarui sistem, beralih browser sementara, atau mempertimbangkan perangkat baru. Di era web modern, keamanan dan kompatibilitas kini sangat ditentukan oleh usia sistem operasi yang digunakan.






