Laptop

Asus AI PC Resmi Diperluas, Zenbook dan Vivobook Baru Hadir dengan Copilot+

184
×

Asus AI PC Resmi Diperluas, Zenbook dan Vivobook Baru Hadir dengan Copilot+

Sebarkan artikel ini
Asus AI PC Resmi Diperluas, Zenbook dan Vivobook Baru Hadir dengan Copilot+

Tabengan.com – Asus resmi memperluas portofolio Asus AI PC dengan meluncurkan tiga laptop terbaru dari lini Zenbook dan Vivobook di pasar India pada 6 Februari 2026. Langkah ini menegaskan komitmen Asus dalam memperkuat posisinya di segmen PC bertenaga kecerdasan buatan yang kini semakin kompetitif.

Perluasan lini Asus AI PC ini mencakup model premium hingga mainstream yang ditenagai prosesor AMD Ryzen AI serta mendukung standar Copilot+ PC dari Microsoft. Dengan pendekatan tersebut, Asus menargetkan berbagai segmen pengguna, mulai dari profesional yang membutuhkan performa tinggi hingga pengguna umum yang mengutamakan produktivitas harian berbasis AI.

Dalam keterangan resminya, Asus menyebutkan bahwa pre-order perangkat telah dibuka dan sebagian model akan mulai tersedia secara luas pada 12 Februari 2026 melalui jaringan ritel resmi, toko online, serta platform e-commerce. Beberapa varian Vivobook dijadwalkan menyusul pada awal Maret 2026.

Zenbook S16 Jadi Andalan Asus AI PC

Model unggulan dalam perluasan Asus AI PC adalah Asus Zenbook S16, laptop premium yang mengusung prosesor AMD Ryzen AI 9 465. Perangkat ini dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 50 TOPS, satuan yang digunakan untuk mengukur kapasitas pemrosesan AI secara lokal (on-device AI).

Zenbook S16 hadir dengan layar 16 inci Lumina OLED beresolusi 3K dan refresh rate 120 Hz, dipadukan dengan sistem audio Dolby Atmos. Asus juga mengklaim daya tahan baterai hingga 23 jam, menjadikannya salah satu laptop AI premium yang menyasar profesional kreatif dan pekerja mobile dengan kebutuhan komputasi berat.

Zenbook 14, Laptop AI Ringkas untuk Mobilitas

Selain Zenbook S16, Asus turut menghadirkan Asus Zenbook 14 sebagai bagian dari lini Asus AI PC. Model ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 5 430 dengan dukungan NPU serupa, namun dikemas dalam bodi lebih ringkas dengan bobot sekitar 1,28 kilogram.

Zenbook 14 mengusung layar 14 inci FHD+ OLED yang mendukung HDR dan reproduksi warna luas. Asus juga menambahkan tombol khusus Copilot, serta fitur NumberPad 2.0 pada touchpad untuk meningkatkan produktivitas, terutama bagi pengguna yang sering bekerja dengan angka dan multitasking.

Vivobook Perluas AI ke Segmen Mainstream

Tak hanya fokus pada seri premium, Asus juga memperluas Asus AI PC ke lini Vivobook. Beberapa model baru yang diperkenalkan meliputi Asus Vivobook S16, Asus Vivobook 16, Asus Vivobook 15, serta satu varian Vivobook 16 dengan konfigurasi berbeda.

Vivobook S16 dibekali prosesor AMD Ryzen AI 400 Series, sementara Vivobook 16 (M1607GA) menggunakan AMD Ryzen AI 7 445 dan telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H untuk ketahanan perangkat. Rangkaian Vivobook ini dirancang untuk memberikan kinerja harian yang seimbang dengan dukungan AI, cocok bagi pelajar, pekerja kantoran, dan pengguna umum.

Seluruh model Vivobook terbaru mendukung memori DDR5 hingga 16 GB serta penyimpanan SSD PCIe 4.0, memastikan pengalaman multitasking yang lebih responsif dalam berbagai skenario penggunaan.

Harga dan Posisi Pasar

Dari sisi harga, Asus memosisikan lini Asus AI PC ini untuk menjangkau spektrum pasar yang luas. Zenbook S16 dibanderol mulai sekitar Rs 1,69,990, sementara Zenbook 14 ditawarkan mulai Rs 1,15,990.

Di segmen Vivobook, harga dimulai dari Rs 62,990 untuk model entry-level. Vivobook S16 diposisikan di kisaran Rs 1,04,990, sedangkan Vivobook 16 dijual mulai Rs 87,990. Strategi harga ini menunjukkan upaya Asus membawa kemampuan AI tidak hanya ke perangkat premium, tetapi juga ke laptop mainstream.

Strategi Asus di Era AI PC

Perluasan Asus AI PC ini sejalan dengan tren industri PC global yang semakin menitikberatkan pada pemrosesan AI lokal. Fitur-fitur seperti Windows Copilot dan Copilot+ PC mendorong produsen menghadirkan perangkat dengan NPU khusus agar pemrosesan AI dapat dilakukan langsung di perangkat, tanpa selalu bergantung pada cloud.

Microsoft sendiri memperkenalkan Copilot+ PC sebagai standar baru pengalaman komputasi cerdas di Windows, dan Asus menjadi salah satu mitra yang paling agresif mengintegrasikan konsep tersebut ke dalam portofolio produknya.

Dengan menghadirkan Zenbook dan Vivobook bertenaga Ryzen AI, Asus diharapkan mampu menjangkau segmen pengguna yang lebih luas, dari profesional kreatif dan pekerja mobile hingga pelajar dan pengguna rumahan yang mulai memanfaatkan fitur AI dalam aktivitas sehari-hari.

Ke depan, Asus menyatakan akan terus memperluas lini Asus AI PC seiring hadirnya generasi prosesor dan fitur AI baru dari mitra teknologi seperti AMD dan Microsoft, mempertegas posisinya di era komputasi berbasis kecerdasan buatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *