Tabengan.com – Cara reset iPhone penting diketahui ketika perangkat mulai mengalami masalah, ingin dikembalikan ke kondisi seperti baru, atau hendak diberikan kepada orang lain. Proses ini akan menghapus berbagai data, aplikasi, pengaturan, dan informasi yang tersimpan di dalam perangkat.
Reset juga dapat menjadi salah satu langkah ketika pengguna ingin membersihkan iPhone sebelum menjualnya. Dengan menghapus seluruh data, informasi pribadi yang sebelumnya tersimpan di perangkat tidak lagi berada di dalam iPhone setelah proses selesai.
Apple menyediakan fitur khusus untuk melakukan reset langsung melalui menu Settings. Pengguna tidak memerlukan aplikasi tambahan selama masih dapat mengakses iPhone dan mengetahui kode sandi perangkat maupun informasi akun yang diperlukan.
Namun, apabila pengguna lupa passcode atau tidak dapat masuk ke menu Settings, proses reset harus dilakukan melalui komputer dengan menggunakan mode pemulihan atau recovery mode.
Cadangkan Data Sebelum Reset iPhone
Sebelum mengetahui cara reset iPhone, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan data penting sudah dicadangkan.
Reset akan menghapus berbagai data yang tersimpan di perangkat. Karena itu, pindahkan atau cadangkan foto, video, dokumen, kontak, dan data lain yang masih diperlukan.
Jika data sudah tersimpan dengan aman, pengguna dapat melanjutkan proses reset tanpa khawatir kehilangan informasi yang masih dibutuhkan.
Cara Reset iPhone dari Settings
Jika iPhone masih dapat digunakan secara normal, cara paling mudah untuk mengembalikannya ke pengaturan pabrik adalah melalui menu Settings.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Settings.
- Pilih menu General.
- Gulir layar ke bawah.
- Ketuk Transfer or Reset iPhone.
- Pilih Erase All Content and Settings.
- Ketuk Continue untuk melanjutkan.
- Jika menggunakan eSIM, pilih Keep eSIM and Erase Data jika ingin mempertahankan pengaturan layanan eSIM.
- Pilih Delete eSIM and Erase Data jika ingin menghapus eSIM bersama data lainnya.
- Masukkan passcode iPhone jika diminta.
- Masukkan kata sandi akun Apple jika sistem memintanya.
- Ikuti instruksi yang muncul di layar.
- Tunggu hingga proses penghapusan dan pengaturan ulang selesai.
Setelah proses selesai, iPhone akan kembali ke kondisi awal seperti perangkat yang baru selesai dikembalikan ke pengaturan pabrik.
Apa yang Terjadi Setelah iPhone Direset?
Reset melalui pilihan Erase All Content and Settings akan menghapus berbagai informasi yang tersimpan secara lokal pada iPhone.
Data yang dapat terhapus antara lain aplikasi, foto, video, pengaturan, akun yang tersimpan di perangkat, serta berbagai informasi pengguna lainnya.
Karena itu, jangan melakukan reset sebelum memastikan data penting sudah dicadangkan.
Setelah proses selesai, iPhone akan menampilkan layar konfigurasi awal. Pengguna dapat melakukan pengaturan kembali seperti ketika pertama kali menggunakan perangkat.
Cara Reset iPhone Jika Lupa Passcode
Situasinya berbeda apabila pengguna tidak dapat masuk ke iPhone karena lupa passcode.
Dalam kondisi tersebut, reset dapat dilakukan menggunakan komputer dengan memasukkan iPhone ke recovery mode. Metode ini memungkinkan perangkat dipulihkan meskipun pengguna tidak dapat membuka menu Settings.
Recovery mode dapat digunakan bersama Mac maupun komputer Windows.
Cara masuk ke mode tersebut berbeda berdasarkan model iPhone. Tombol yang digunakan dapat berupa Side button, Volume down, atau Home button.
Ketika recovery mode berhasil diaktifkan, layar iPhone akan menampilkan indikator yang menunjukkan perangkat sedang terhubung untuk proses pemulihan.
Cara Reset iPhone Menggunakan Mac
Jika memiliki Mac atau MacBook, pengguna dapat menggunakan aplikasi Finder untuk memulihkan iPhone.
Langkahnya sebagai berikut:
- Matikan iPhone.
- Hubungkan iPhone ke Mac menggunakan kabel.
- Sambil menghubungkan perangkat, tekan tombol yang sesuai untuk memasuki recovery mode.
- Terus tekan tombol hingga layar recovery mode muncul.
- Setelah ikon komputer dan kabel data muncul, lepaskan tombol.
- Buka Finder pada Mac.
- Pilih iPhone dari menu samping.
- Jika muncul permintaan Allow accessory to connect?, pilih Allow.
- Jika muncul pilihan untuk memperbarui atau memulihkan perangkat, pilih Restore.
- Ikuti instruksi yang muncul di layar.
- Tunggu hingga proses pemulihan selesai.
Setelah pemulihan selesai, iPhone akan kembali ke kondisi pengaturan awal.
Tombol Recovery Mode Berbeda pada Setiap iPhone
Pengguna perlu memperhatikan kombinasi tombol yang digunakan untuk masuk recovery mode karena setiap generasi iPhone dapat memiliki metode berbeda.
Pada iPhone generasi baru, tombol Side button dapat digunakan untuk memasuki recovery mode ketika perangkat dihubungkan ke komputer.
Sementara itu, pada iPhone 7, pengguna dapat menggunakan Volume down.
Untuk sejumlah iPhone generasi lebih lama yang masih memiliki tombol Home, tombol tersebut digunakan untuk memasuki recovery mode.
Karena metode dapat berbeda berdasarkan model, pastikan menggunakan kombinasi tombol yang sesuai dengan iPhone yang dimiliki.
Cara Reset iPhone Menggunakan Komputer Windows
Reset iPhone juga dapat dilakukan menggunakan komputer atau laptop berbasis Windows.
Pengguna perlu memasang aplikasi Apple Devices terlebih dahulu. Aplikasi tersebut menjadi penghubung antara iPhone dan komputer Windows untuk melakukan proses pengelolaan maupun pemulihan perangkat.
Setelah aplikasi terpasang, ikuti langkah berikut:
- Instal aplikasi Apple Devices pada komputer Windows.
- Hubungkan iPhone ke komputer menggunakan kabel.
- Masukkan iPhone ke recovery mode.
- Buka aplikasi Apple Devices.
- Pilih iPhone dari menu yang tersedia.
- Jika diminta, pilih Trust iPhone.
- Buka tab General.
- Pilih Restore iPhone.
- Ikuti instruksi yang muncul pada layar.
- Tunggu hingga proses pemulihan selesai.
Setelah proses restore selesai, iPhone akan kembali ke kondisi awal dan dapat dikonfigurasi ulang.
Kapan Sebaiknya iPhone Direset?
Reset iPhone dapat dilakukan dalam beberapa kondisi. Salah satunya ketika pengguna ingin menjual atau memberikan perangkat kepada orang lain.
Dengan menghapus seluruh isi perangkat terlebih dahulu, data pribadi seperti foto, dokumen, aplikasi, dan informasi akun tidak lagi tersimpan di dalam iPhone yang diserahkan.
Reset juga dapat dilakukan ketika pengguna ingin memulai kembali konfigurasi perangkat dari awal atau melakukan pemulihan setelah mengalami masalah tertentu.
Namun, reset bukan langkah yang perlu dilakukan setiap kali iPhone mengalami masalah ringan. Sebaiknya gunakan langkah pemecahan masalah yang sesuai terlebih dahulu dan lakukan pencadangan sebelum menghapus seluruh isi perangkat.
Perhatikan eSIM Sebelum Melakukan Reset
Pengguna iPhone yang menggunakan eSIM perlu memperhatikan pilihan yang muncul ketika melakukan reset.
Pada proses Erase All Content and Settings, pengguna dapat diberikan pilihan untuk mempertahankan atau menghapus eSIM.
Jika ingin tetap menggunakan pengaturan layanan eSIM pada perangkat, pilih opsi untuk mempertahankannya apabila tersedia. Sebaliknya, jika iPhone akan dijual atau diberikan kepada orang lain, pertimbangkan untuk menghapus eSIM sesuai kebutuhan.
Hal ini penting agar pengguna tidak keliru menghapus atau mempertahankan konfigurasi layanan seluler ketika melakukan reset.
Reset iPhone Bisa Menghapus Seluruh Data
Cara reset iPhone memang mudah karena Apple sudah menyediakan fitur langsung dari Settings. Namun, proses tersebut harus dilakukan dengan hati-hati karena seluruh data dan pengaturan pada perangkat dapat terhapus.
Jika iPhone masih bisa dibuka, gunakan Settings > General > Transfer or Reset iPhone > Erase All Content and Settings.
Sementara jika lupa passcode atau tidak dapat mengakses Settings, gunakan recovery mode dan lakukan proses restore melalui Mac dengan Finder atau komputer Windows menggunakan Apple Devices.
Sebelum memulai, pastikan data penting sudah dicadangkan dan perhatikan pilihan eSIM agar proses reset sesuai dengan kebutuhan.



















