Berita

Telkom Paparkan Strategi Digital Indonesia di WEF Davos 2026, Tegaskan Peran sebagai Tulang Punggung Ekonomi Digital

137
×

Telkom Paparkan Strategi Digital Indonesia di WEF Davos 2026, Tegaskan Peran sebagai Tulang Punggung Ekonomi Digital

Sebarkan artikel ini
Telkom Paparkan Strategi Digital Indonesia di WEF Davos 2026, Tegaskan Peran sebagai Tulang Punggung Ekonomi Digital

Tabengan.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan posisi strategisnya dalam transformasi digital nasional pada ajang World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss, pada 19–23 Januari 2026. Kehadiran Telkom di forum ekonomi global tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia semakin serius menempatkan digitalisasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, tampil sebagai pembicara dalam sesi panel bertajuk “Indonesia’s Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative, and Competitive Economy”. Dalam forum tersebut, Dian memaparkan strategi penguatan infrastruktur digital, konektivitas nasional, serta inovasi teknologi yang dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing ekonomi digital Indonesia di tingkat global.

Partisipasi Telkom juga sejalan dengan kembali dibukanya Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026 yang mengusung tema “Endless Horizons with Indonesia”. Paviliun ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, pelaku industri, investor global, dan akademisi untuk membahas peluang kolaborasi serta pengembangan kapabilitas digital berkelanjutan.

Fondasi Digital sebagai Kunci Daya Saing Global

Dalam paparannya, Dian menekankan bahwa transformasi digital tidak bisa berdiri di atas fondasi yang rapuh. Menurutnya, ekosistem digital nasional harus dibangun di atas infrastruktur yang kuat, terintegrasi, dan tepercaya.

“Transformasi digital yang berkelanjutan membutuhkan fondasi industri yang kuat dan terintegrasi. Telkom menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur digital strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di tingkat global,” ujar Dian di hadapan peserta WEF Davos 2026.

TelkomGroup, lanjutnya, memiliki peran sentral sebagai tulang punggung konektivitas nasional. Hingga saat ini, Telkom telah membangun lebih dari 180.000 kilometer jaringan backbone dan kabel bawah laut, serta berpartisipasi dalam 27 sistem kabel laut internasional. Infrastruktur ini menjadi penopang utama konektivitas Indonesia dengan ekosistem digital global.

Jangkauan Nasional hingga Wilayah 3T

Dari sisi layanan, Telkomsel kini melayani sekitar 157,6 juta pelanggan mobile broadband, sementara IndiHome menjangkau 10,3 juta pelanggan fixed broadband. Secara keseluruhan, layanan TelkomGroup telah mencakup hampir 97 persen populasi Indonesia, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Capaian tersebut memperkuat posisi Telkom sebagai enabler utama pemerataan akses digital, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mempersempit kesenjangan digital antarwilayah.

Fokus Penguatan Infrastruktur dan Kedaulatan Data

Dalam forum WEF Davos 2026, Telkom juga memaparkan sejumlah inisiatif strategis yang tengah dijalankan untuk memperkuat keandalan infrastruktur digital nasional. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Ekspansi jaringan serat optik hingga menjangkau 90 persen kecamatan dan mobile broadband bagi 98 persen populasi
  • Diversifikasi jalur kabel laut untuk meminimalkan risiko single point of failure
  • Pengembangan data center bersertifikasi internasional guna menjamin keamanan, keandalan, dan kedaulatan data nasional

TelkomGroup saat ini mengoperasikan fasilitas Hyperscale Data Center (HDC) Cikarang serta HDC NeutraDC Nxera Batam yang telah dirancang AI-ready. Fasilitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hyperscaler dan perusahaan global, dengan dukungan konektivitas internasional serta standar operasional kelas dunia.

Dorong Ekosistem Cloud dan Kolaborasi Global

Selain infrastruktur fisik, TelkomGroup juga mengembangkan kapabilitas cloud lokal untuk mendukung digitalisasi sektor pemerintah, korporasi, hingga UMKM. Strategi ini dinilai penting untuk memastikan data strategis nasional dikelola secara aman dan sejalan dengan regulasi serta standar tata kelola data global.

“Indonesia siap tumbuh secara digital dan terbuka untuk berkolaborasi dengan mitra global. TelkomGroup berkomitmen menjadi penghubung antara pemerintah, industri, dan partner internasional untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dian.

Dalam konteks global, TelkomGroup memposisikan diri sebagai anchor enabler infrastruktur digital nasional, yang tidak hanya menghubungkan agenda transformasi ekonomi digital Indonesia, tetapi juga membuka peluang investasi strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Arah Masa Depan Digital Indonesia

Keikutsertaan Telkom di WEF Davos 2026 mempertegas arah strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi digital nasional, memperluas pemerataan akses, serta menjaga kedaulatan data di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Langkah ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis di panggung global, mendukung visi Indonesia Emas 2045, serta mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi digital yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *