Contoh Iklan
Berita

Telkom Akan Lepas 60 Anak Usaha, Sejumlah Entitas Masuk Opsi Dijual dan Divestasi

140
×

Telkom Akan Lepas 60 Anak Usaha, Sejumlah Entitas Masuk Opsi Dijual dan Divestasi

Sebarkan artikel ini
Telkom Akan Lepas 60 Anak Usaha, Sejumlah Entitas Masuk Opsi Dijual dan Divestasi
Contoh Iklan

Tabengan.com – Telkom akan lepas 60 anak usaha sebagai bagian dari langkah transformasi besar yang tengah dijalankan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Kebijakan ini menandai arah baru perseroan dalam merapikan struktur grup perusahaan agar lebih fokus pada bisnis inti telekomunikasi dan infrastruktur digital.

Langkah Telkom akan lepas 60 anak usaha ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang menuju visi “Telkom 30”, yang menargetkan penguatan fundamental bisnis sekaligus peningkatan nilai bagi pemegang saham. Perampingan dilakukan menyeluruh terhadap anak usaha yang dinilai tidak relevan, tidak efisien, atau tidak memberikan nilai tambah signifikan bagi grup.

Evaluasi Menyeluruh Anak Usaha Telkom

Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa saat ini manajemen tengah melakukan penilaian komprehensif terhadap seluruh portofolio anak usaha. Evaluasi tersebut menjadi dasar penentuan entitas mana saja yang akan dipertahankan, dikembangkan, atau justru dilepas.

Menurut Dian, kebijakan Telkom akan lepas 60 anak usaha difokuskan pada entitas yang berada di luar koridor telekomunikasi dan infrastruktur digital. Anak usaha di sektor non-inti dinilai berpotensi menghambat efisiensi alokasi modal dan fokus bisnis perseroan.

“Formulasi yang nantinya menentukan apakah akan di-divest, jual, apakah akan ditutup, apakah akan digabungkan di antara beberapa anak perusahaan di dalam Telkom, ataupun bahkan digabungkan dengan anak perusahaan lain di dalam Danantara,” ujar Dian dalam program The Fundamentals IDX Channel, dikutip Selasa (13/1/2026).

Divestasi, Penjualan, hingga Penutupan

Dalam implementasinya, strategi Telkom akan lepas 60 anak usaha tidak hanya terbatas pada penjualan. Telkom membuka berbagai opsi penataan, mulai dari divestasi, penggabungan antar-entitas, penyederhanaan struktur, hingga penutupan total bagi anak usaha yang dinilai tidak lagi prospektif.

Dian menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pengurangan jumlah perusahaan, melainkan upaya menata ulang bisnis agar lebih ramping dan adaptif terhadap perubahan industri digital.

“Jadi memang ada yang di-divest, ada yang akan dijual, ada yang akan ditutup, ada yang akan digabungkan, akan ada yang di-simplify, ada juga yang akan diperbesar dan di-expand,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa di tengah kebijakan Telkom akan lepas 60 anak usaha, perseroan tetap membuka ruang ekspansi bagi entitas yang dinilai strategis dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Peluang Penggabungan ke Danantara

Salah satu opsi yang disiapkan dalam rencana Telkom akan lepas 60 anak usaha adalah penggabungan ke induk BUMN baru, Danantara. Opsi ini dinilai relevan mengingat sejumlah anak usaha Telkom memiliki kesamaan lini bisnis dengan BUMN lain di sektor non-telekomunikasi.

Beberapa bidang yang disebut memiliki irisan usaha antara lain perhotelan, layanan kesehatan, dan asuransi. Dengan penggabungan ke Danantara, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih bisnis dan efisiensi dapat ditingkatkan di level holding.

Langkah ini sekaligus mencerminkan sinergi antarbadan usaha milik negara yang lebih terstruktur dan terarah, sejalan dengan agenda besar konsolidasi BUMN.

Target Telkom 2030 dan Nilai Pemegang Saham

Kebijakan Telkom akan lepas 60 anak usaha diarahkan untuk mendukung target utama Telkom hingga 2030, yakni peningkatan Total Shareholder Return (TSR) dan pertumbuhan kapitalisasi pasar. Dian menargetkan nilai pasar Telkom dapat berlipat ganda pada akhir dekade ini melalui efisiensi dan fokus bisnis.

Dengan struktur grup yang lebih ramping, Telkom diharapkan mampu mengalokasikan modal secara lebih optimal ke sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan tinggi, seperti jaringan digital, data center, cloud, dan layanan berbasis teknologi.

“Akan dilakukan perampingan supaya memang anak perusahaan yang dimiliki itu bergerak di dalam koridor telekomunikasi dan infrastruktur digital. Kami mengeliminasi hal-hal yang tidak ada hubungannya, yang tidak perlu, atau yang tidak menciptakan nilai bagi grup,” tegas Dian.

Sinyal Konsolidasi Besar di Tubuh Telkom

Langkah Telkom akan lepas 60 anak usaha menjadi sinyal kuat bahwa Telkom serius melakukan konsolidasi internal. Di tengah tekanan industri dan tuntutan efisiensi, perusahaan memilih untuk fokus pada kekuatan utamanya sebagai tulang punggung infrastruktur digital nasional.

Bagi investor dan pelaku pasar, kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kinerja jangka panjang. Jika dijalankan secara konsisten dan terukur, perampingan anak usaha ini berpotensi menjadi fondasi penting bagi transformasi Telkom menuju perusahaan digital kelas dunia.

Contoh Iklan
Contoh Iklan
Contoh Iklan