Tabengan.com – Timnas Esports Asian Games 2026 membawa target besar dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung di Jepang. Kontingen Indonesia membidik total delapan medali dari delapan nomor pertandingan, dengan rincian satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Cabang olahraga esports menjadi salah satu bagian dari upaya Indonesia menambah perolehan medali pada Asian Games 2026. Dari sejumlah nomor yang diikuti, eFootball menjadi salah satu tumpuan utama untuk merealisasikan target medali emas.
Optimisme terhadap peluang tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Muhammad Herindra, dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (15/9/2026).
Herindra menilai persiapan para atlet esports Indonesia telah berjalan maksimal. Ia berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat diterjemahkan menjadi prestasi ketika para atlet bertanding di Jepang.
“Saya lihat persiapan sudah sangat bagus. Kita harapkan target yang kita canangkan, kita di esports ini bisa medali emas, dapat tercapai,” ujar Herindra.
Timnas Esports Bidik Delapan Medali
Target yang dicanangkan untuk Timnas Esports Asian Games 2026 cukup besar. Indonesia mengincar satu emas, tiga perak, dan empat perunggu dari delapan nomor pertandingan yang akan diikuti.
Dengan target tersebut, setiap nomor pertandingan memiliki peluang untuk memberikan kontribusi terhadap perolehan medali Indonesia. PB ESI juga telah melakukan pemantauan terhadap kesiapan atlet serta potensi persaingan yang akan dihadapi di Jepang.
Herindra menilai esports menjadi salah satu cabang olahraga yang menjanjikan bagi Indonesia. Selain berorientasi pada pencapaian prestasi internasional, esports dinilai memiliki peran dalam membuka ruang pengembangan kemampuan bagi generasi muda.
Menurutnya, atlet esports tidak hanya membawa kepentingan olahraga ketika bertanding di tingkat internasional, tetapi juga membawa nama Indonesia di hadapan negara-negara peserta Asian Games.
“Sudah sangat maksimal. Tadi saya sudah bertanya dengan atlet, semua sudah maksimal,” kata Herindra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan tim. Herindra berharap dukungan tersebut dapat membantu para atlet mencapai target yang telah ditetapkan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak. Semua sangat bagus. Sekarang kita berdoa agar semua target bisa tercapai,” lanjutnya.
eFootball Jadi Salah Satu Andalan
Salah satu nomor yang menjadi perhatian dalam persiapan Timnas Esports Asian Games 2026 adalah eFootball. Nomor tersebut menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk mengejar medali emas.
eFootball memiliki basis kompetisi yang kuat di Indonesia dan menjadi salah satu nomor esports yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap target prestasi kontingen.
Namun, target emas bukan satu-satunya sasaran yang dibawa Indonesia. Dari total delapan nomor yang diikuti, PB ESI menargetkan kombinasi satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa peluang medali tidak hanya diharapkan berasal dari satu nomor. Timnas esports dipersiapkan untuk bersaing di seluruh nomor yang diikuti sehingga peluang Indonesia menambah koleksi medali dapat lebih terbuka.
Persiapan Berlangsung Selama Dua Bulan
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, turut memberikan dukungan terhadap cabang olahraga esports. Menurutnya, seluruh cabang olahraga yang memiliki peluang menyumbangkan medali akan mendapatkan dukungan untuk memastikan persiapannya berjalan optimal.
Todotua mengatakan persiapan esports telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Dalam periode tersebut, tim melakukan rangkaian pelatihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di Asian Games.
Tim CdM juga telah menerima paparan mengenai nomor pertandingan yang memiliki peluang menghasilkan medali bagi Indonesia. Selain itu, pemetaan terhadap negara-negara yang berpotensi menjadi lawan terberat juga telah dilakukan.
“Secara prinsip, ini merupakan rangkaian pelatihan yang sudah berjalan sekitar dua bulan,” jelas Todotua.
Ia menilai persiapan yang telah dilakukan memberikan gambaran positif terhadap peluang esports Indonesia. Dari delapan nomor yang diikuti, terdapat sejumlah peluang untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih.
“Setelah kita mengecek, kita punya level confidence dari esports. Dari delapan pertandingan, ada sumbangan medali yang terbaik untuk Indonesia,” sambungnya.
Fokus pada Dukungan Saat Pertandingan
Selain persiapan teknis, koordinasi terkait keberangkatan dan kebutuhan kontingen esports selama berada di Jepang juga telah dilakukan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan atlet dapat menjalani pertandingan dengan dukungan yang memadai.
Setelah rangkaian persiapan dan koordinasi dilakukan, fokus berikutnya adalah memberikan dukungan maksimal ketika pertandingan berlangsung.
Todotua menilai kondisi Timnas Esports Asian Games 2026 sudah berada pada tahap yang baik. Karena itu, dukungan pada hari pertandingan menjadi salah satu faktor yang perlu dijaga agar atlet dapat tampil sesuai dengan persiapan yang telah dijalani.
“Kita melihat bahwa esports sudah sangat baik sekali. Kita tinggal support di hari H-nya,” tandas Todotua.
Tantangan Merealisasikan Target Medali
Target satu emas, tiga perak, dan empat perunggu tentu harus diwujudkan melalui persaingan yang ketat. Para atlet Indonesia akan menghadapi kontingen dari negara-negara lain yang juga memiliki kekuatan besar di cabang esports.
Karena itu, kesiapan mental, strategi pertandingan, konsistensi performa, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting selain latihan teknis. Setiap kesalahan dalam pertandingan dapat memengaruhi peluang untuk melaju ke tahap berikutnya.
PB ESI telah melihat potensi dari masing-masing nomor dan melakukan pemetaan terhadap persaingan yang akan dihadapi. Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan target perolehan medali Indonesia.
Dengan persiapan sekitar dua bulan dan dukungan dari tim kontingen Indonesia, Timnas Esports Asian Games 2026 diharapkan mampu mempertahankan performa terbaik hingga pertandingan berlangsung.
Target satu medali emas menjadi sasaran utama, sementara tiga perak dan empat perunggu menjadi target tambahan yang diharapkan dapat memperkuat posisi esports dalam kontribusi medali Indonesia.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pun menjadi momentum bagi para atlet esports Indonesia untuk membuktikan kemampuan di level Asia. Jika target tersebut berhasil dicapai, esports berpeluang memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan medali Indonesia sekaligus memperkuat posisi cabang olahraga tersebut di kancah internasional.













