Berita

Snapdragon 6s Gen 4 Usung Peningkatan Kamera Signifikan untuk HP Murah

95
×

Snapdragon 6s Gen 4 Usung Peningkatan Kamera Signifikan untuk HP Murah

Sebarkan artikel ini
Snapdragon 6s Gen 4 Usung Peningkatan Kamera Signifikan untuk HP Murah

Tabengan.com Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 6s Gen 4 pada Oktober 2025. Chipset ini diposisikan sebagai otak baru untuk smartphone kelas menengah ke bawah atau HP terjangkau, dengan fokus peningkatan besar di sektor kamera, performa grafis, serta konektivitas.

Sebagai penerus Snapdragon 6s Gen 3, chipset ini tidak sekadar membawa pembaruan kecil. Qualcomm melakukan upgrade menyeluruh, mulai dari proses manufaktur, arsitektur CPU dan GPU, hingga kemampuan imaging yang kini mendekati kelas flagship.

Proses 4nm Lebih Efisien

Snapdragon 6s Gen 4 diproduksi menggunakan proses manufaktur 4nm Samsung, meningkat signifikan dibandingkan Gen 3 yang masih menggunakan node 6nm dari TSMC.

Peralihan ke 4nm memberikan dua keuntungan utama:
efisiensi daya yang lebih baik dan performa yang lebih stabil pada beban kerja tinggi. Ini menjadi fondasi penting bagi HP murah agar tetap kencang tanpa mengorbankan daya tahan baterai.

CPU dan GPU Lebih Bertenaga

Dari sisi CPU, Snapdragon 6s Gen 4 mengusung konfigurasi 4+4 yang diperbarui, terdiri dari:

  • 4 core performa Cortex-A78
  • 4 core efisiensi Cortex-A55

Frekuensi maksimum kini mencapai 2,4 GHz, naik dari 2,3 GHz pada generasi sebelumnya. Qualcomm mengklaim peningkatan performa CPU hingga 36%.

Sektor grafis juga mendapat lonjakan besar. GPU Adreno terbaru di Snapdragon 6s Gen 4 diklaim 59% lebih cepat, dengan dukungan:

  • HDR Gaming
  • OpenGL ES 3.2
  • OpenCL 2.0 FP
  • Vulkan 1.1

Chipset ini juga membawa fitur Snapdragon Elite Gaming, seperti Variable Rate Shading (VRS) dan Game Quick Touch untuk mengurangi latensi sentuh serta rendering yang lebih efisien. Refresh rate maksimum kini naik ke 144Hz, dari sebelumnya 120Hz.

Kamera Jadi Sorotan Utama

Peningkatan paling mencolok pada Snapdragon 6s Gen 4 ada di sektor kamera. Qualcomm secara agresif meningkatkan kemampuan imaging untuk segmen HP murah.

Chipset ini kini mendukung:

  • Kamera tunggal hingga 200MP (sebelumnya 108MP)
  • Dual kamera 16MP dengan zero shutter lag pada 30fps

Kemampuan videografi juga melonjak:

  • Rekam video 2K HDR 30fps
  • Slow-motion 720p hingga 240fps

Sebagai perbandingan, Snapdragon 6s Gen 3 hanya mendukung video 1080p 60fps dan slow-motion 720p 120fps. Artinya, fitur yang sebelumnya identik dengan flagship kini mulai turun ke kelas menengah ke bawah.

Peningkatan ini sudah mulai dimanfaatkan oleh produsen smartphone, seperti Motorola Moto G57 dan G57 Power, yang mengandalkan Snapdragon 6s Gen 4 sebagai nilai jual utama di sektor kamera.

Konektivitas 5G dan Wi-Fi Lebih Modern

Snapdragon 6s Gen 4 mengadopsi 3GPP Release 16 5G, dengan kecepatan unduh hingga 2,9 Gbps, lebih tinggi dibandingkan 2,5 Gbps pada Gen 3.

Qualcomm juga menyematkan teknologi pendukung seperti:

  • Qualcomm Smart Transmit 2.0
  • Qualcomm 5G PowerSave 2.0
  • Qualcomm AI-Enhanced Signal Boost

Untuk konektivitas nirkabel, chipset ini sudah mendukung Wi-Fi 6E, memungkinkan akses band 6GHz dengan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah. Ini menjadi nilai tambah besar, mengingat Wi-Fi 6E sebelumnya lebih umum di HP flagship.

Memori dan Penyimpanan Lebih Cepat

Dari sisi spesifikasi teknis, Snapdragon 6s Gen 4 mendukung:

  • RAM LPDDR5 hingga 3,2 GHz
  • Penyimpanan UFS 3.1, naik dari UFS 2.2 pada Gen 3

Kombinasi ini membuat loading aplikasi, transfer data, dan performa multitasking terasa lebih responsif di HP kelas menengah ke bawah.

Bukan Sekadar Upgrade Minor

Dengan seluruh peningkatan tersebut, Snapdragon 6s Gen 4 jelas bukan rebranding dengan perubahan kosmetik. Qualcomm menghadirkan upgrade komprehensif yang mencakup:

  • proses manufaktur lebih modern,
  • CPU dan GPU jauh lebih kencang,
  • kemampuan kamera melonjak drastis,
  • serta konektivitas setara perangkat kelas atas.

Kesimpulan

Kehadiran Snapdragon 6s Gen 4 berpotensi mengubah peta persaingan HP murah dan kelas menengah ke bawah. Dengan kamera hingga 200MP, performa grafis lebih kencang, serta konektivitas 5G dan Wi-Fi 6E, konsumen kini mendapat nilai yang jauh lebih tinggi di segmen harga terjangkau.

Jika tren adopsi chipset ini terus meluas, pasar smartphone kelas menengah ke bawah diprediksi akan semakin kompetitif—dan pengguna menjadi pihak yang paling diuntungkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *