Berita

Masuk Program GALPANA, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Seluruh BTS di Aceh Pascabencana

141
×

Masuk Program GALPANA, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Seluruh BTS di Aceh Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Masuk Program GALPANA, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Seluruh BTS di Aceh Pascabencana

Tabengan.com – Telkomsel memastikan seluruh infrastruktur jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh telah kembali beroperasi pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Upaya ini merupakan bagian dari kolaborasi Satuan Tugas DPR RI bersama kementerian terkait dalam program GALPANA.

Hingga siang hari ini, Telkomsel mencatat 99,9 persen Base Transceiver Station (BTS) di Aceh telah berhasil dipulihkan. Sementara itu, tingkat kestabilan layanan jaringan mencapai mendekati 90 persen, dengan catatan masih bergantung pada kondisi pasokan listrik di masing-masing wilayah terdampak.

Pemulihan ini menjadi langkah krusial dalam memastikan komunikasi masyarakat tetap berjalan, sekaligus mendukung koordinasi lintas instansi dalam proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Tiga Fokus Utama Pemulihan Terintegrasi

Keterlibatan Telkomsel dalam penanganan bencana berskala besar ini dijalankan melalui tiga fokus utama. Pertama, pemulihan konektivitas dan jaringan telekomunikasi agar layanan komunikasi publik kembali normal. Kedua, dukungan digitalisasi data terpadu guna memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi antar pemangku kepentingan. Ketiga, dukungan logistik serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat terdampak.

Ketiga aspek tersebut dijalankan secara terintegrasi bersama SATGAS DPR RI dan kementerian terkait, dengan tujuan meningkatkan efektivitas penanganan bencana serta mempercepat proses pemulihan di lapangan.

Pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap dan terukur sejak awal bencana, dengan tetap mengedepankan keselamatan personel serta menyesuaikan kondisi akses wilayah dan kesiapan infrastruktur pendukung. Tantangan utama yang masih dihadapi hingga kini adalah fluktuasi pasokan listrik di sejumlah daerah, yang berdampak langsung pada optimalisasi kualitas layanan.

Telkomsel: Konektivitas Jadi Prioritas Pemulihan

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A Wibowo, menegaskan bahwa pemulihan jaringan menjadi prioritas utama perusahaan dalam mendukung aktivitas masyarakat dan koordinasi penanganan bencana.

“Siang hari ini seluruh BTS Telkomsel di Aceh telah berhasil kami pulihkan,” ujar Nugroho.

Ia menambahkan, fokus Telkomsel saat ini adalah menjaga dan meningkatkan kestabilan layanan seiring membaiknya pasokan listrik di wilayah terdampak. Langkah tersebut dinilai penting agar konektivitas tetap optimal untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus proses pemulihan pascabencana.

Dukungan Perangkat dan Infrastruktur Lapangan

Untuk mempercepat pemulihan dan menjaga keandalan jaringan, Telkomsel mengerahkan berbagai perangkat pendukung. Di antaranya adalah lima unit Compact Mobile BTS (Combat) yang berfungsi memperkuat cakupan jaringan di lokasi terdampak serta kawasan hunian sementara (Huntara).

Selain itu, Telkomsel juga mengoperasikan 316 unit genset sebagai sumber listrik cadangan guna memastikan BTS tetap berfungsi meski pasokan listrik utama belum sepenuhnya stabil.

Melalui sinergi dalam program GALPANA, Telkomsel menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan optimalisasi jaringan secara berkelanjutan. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan layanan komunikasi tetap andal selama masa pemulihan.

Langkah ini menegaskan peran strategis sektor telekomunikasi dalam situasi darurat, tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai penopang utama koordinasi, distribusi informasi, dan pemulihan sosial-ekonomi masyarakat pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *