Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

ByeByeBox Hadir di ITB, XLSmart Dorong Pengelolaan E-Waste dengan Teknologi AI

54
×

ByeByeBox Hadir di ITB, XLSmart Dorong Pengelolaan E-Waste dengan Teknologi AI

Sebarkan artikel ini
ByeByeBox Hadir di ITB, XLSmart Dorong Pengelolaan E-Waste dengan Teknologi AI
Example 468x60

Tabengan.com – ByeByeBox hadir di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, melalui program #ByeByeBox Campus Roadshow yang digelar XLSmart bersama REMIND pada 14 September 2026. Kehadiran mesin pengumpulan sampah elektronik atau e-waste tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan limbah elektronik yang lebih bertanggung jawab dengan memanfaatkan teknologi, edukasi, dan partisipasi generasi muda.

Aktivasi ByeByeBox di lingkungan ITB berlangsung pada 14 hingga 28 September 2026. Program tersebut menjadi titik awal Campus Roadshow yang akan dilanjutkan sebagai bagian dari kampanye tahap pertama XLSmart dan REMIND hingga November 2026.

Example 300x600

Dalam kampanye tahap pertama tersebut, XLSmart dan REMIND menargetkan pengumpulan sebanyak 600 kilogram e-waste. Selain mengukur berat limbah yang berhasil dikumpulkan, kedua pihak juga mencatat jumlah peserta dan tingkat keterlibatan masyarakat untuk mengetahui dampak program secara lebih terukur.

Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart Merza Fachys mengatakan, peningkatan konektivitas serta penggunaan teknologi digital perlu diikuti dengan kesadaran terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Melalui #ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XLSmart dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Merza.

ByeByeBox Manfaatkan Teknologi AI

ByeByeBox dikembangkan sebagai E-Waste Reverse Vending Machine yang memungkinkan masyarakat menyerahkan perangkat elektronik berukuran kecil yang sudah tidak digunakan melalui sebuah mesin pengumpulan.

Proses pengumpulan dirancang menggunakan teknologi digital. Pengguna cukup membawa perangkat elektronik ke mesin ByeByeBox, kemudian mengikuti petunjuk yang tersedia pada layar.

Perangkat elektronik yang diserahkan selanjutnya dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi artificial intelligence (AI). Setelah proses validasi selesai, perangkat akan ditimbang secara otomatis.

Data dari proses pengumpulan tersebut kemudian dicatat ke dalam sistem REMIND. Dengan mekanisme tersebut, proses pengumpulan e-waste tidak hanya berorientasi pada pemindahan limbah secara fisik, tetapi juga menghasilkan data yang dapat digunakan untuk mengukur capaian program.

Teknologi AI pada ByeByeBox menjadi salah satu elemen yang membedakan mekanisme tersebut dari metode pengumpulan limbah elektronik konvensional. Validasi berbasis kamera membantu mengidentifikasi perangkat yang diserahkan sebelum masuk ke tahap penimbangan dan pencatatan.

Founder dan CEO REMIND Muhammad Dzikri Ahira Soefihara mengatakan, teknologi dikembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste lebih mudah diakses sekaligus dapat diukur.

“Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya,” kata Dzikri.

E-waste yang berhasil dikumpulkan melalui program tersebut selanjutnya diproses menggunakan pendekatan pemulihan material. Material yang masih memiliki nilai dapat dipulihkan untuk dimanfaatkan kembali sesuai prinsip ekonomi sirkular.

Pendekatan ekonomi sirkular berupaya mempertahankan nilai suatu produk dan material selama mungkin. Hal tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan kembali, pemulihan, maupun pengolahan material agar tidak seluruhnya berakhir sebagai limbah.

ITB Jadi Lokasi Pertama Campus Roadshow

ITB dipilih sebagai lokasi awal ByeByeBox Campus Roadshow karena lingkungan perguruan tinggi mempertemukan unsur teknologi, pendidikan, keberlanjutan, serta aktivitas mahasiswa.

Peluncuran program dilakukan di Aula Timur ITB pada 14 September 2026. Setelah peluncuran, mesin pengumpulan e-waste tersebut dapat digunakan dalam rangkaian aktivasi di area kampus hingga 28 September 2026.

Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T. mengatakan, kampus memiliki peran penting dalam mendorong munculnya solusi dan kebiasaan baru yang berkaitan dengan isu keberlanjutan.

“Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata,” ujar Syafrizal.

Program ini melibatkan sejumlah pihak, yakni XLSmart, REMIND, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, ITB, GSMA, serta Kementerian PPN/Bappenas.

Kolaborasi tersebut menggabungkan perspektif dari industri telekomunikasi, perusahaan teknologi, akademisi, pengelolaan limbah elektronik, hingga kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi, S.T., M.Si., Ph.D. menilai penerapan ekonomi sirkular membutuhkan kerja sama lintas sektor serta keterlibatan masyarakat.

Menurutnya, program seperti ByeByeBox dapat membantu membawa prinsip ekonomi sirkular lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan tersebut.

Setor E-Waste Bisa Dapat Bonus Kuota

Selain menyediakan fasilitas pengumpulan e-waste, aktivasi ByeByeBox di ITB juga menawarkan insentif berupa bonus kuota bagi pelanggan XLSmart.

Pengguna XL, AXIS, dan Smartfren dapat memperoleh bonus kuota utama berdasarkan berat e-waste yang diserahkan. Bonus tersebut berlaku selama satu hari.

Berikut skema bonus kuota yang diberikan:

Berat E-Waste Bonus Kuota
Di bawah 1 kg 500 MB
1–2 kg 1 GB
Di atas 2 kg 1,5 GB

Bagi masyarakat yang belum menggunakan XL, AXIS, maupun Smartfren, XLSmart juga menyediakan kesempatan memperoleh kartu perdana selama persediaan masih tersedia selama periode aktivasi.

Pemberian insentif tersebut dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyerahkan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan. Dengan demikian, masyarakat memperoleh manfaat langsung sekaligus berkontribusi terhadap pengelolaan e-waste.

Namun, keberhasilan program ByeByeBox tidak hanya diukur berdasarkan jumlah kilogram limbah yang berhasil dikumpulkan.

XLSmart dan REMIND juga akan melihat sejumlah indikator lain, seperti jumlah peserta, tingkat engagement, perubahan perilaku, serta dampak pengelolaan e-waste yang dapat dicatat dan dilaporkan.

Pendekatan tersebut memungkinkan pelaksana program mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai efektivitas kampanye, bukan sekadar melihat volume limbah yang masuk ke mesin pengumpulan.

XLSmart Kelola E-Waste dari Operasional Perusahaan

Pengelolaan sampah elektronik oleh XLSmart juga dilakukan dari sisi internal perusahaan. Limbah elektronik yang berasal dari aktivitas operasional perusahaan turut dikelola melalui mekanisme yang melibatkan pihak ketiga sesuai kompetensi dan ketentuan yang berlaku.

Jenis e-waste yang dikelola antara lain berasal dari kegiatan dismantling tower, perangkat jaringan, perangkat teknologi informasi, baterai, serta berbagai aset elektronik yang telah mencapai akhir masa pakai.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan e-waste XLSmart berjalan melalui dua jalur. Jalur pertama berkaitan dengan penanganan limbah elektronik yang berasal dari kegiatan operasional perusahaan.

Jalur kedua menyasar masyarakat dan komunitas melalui program ByeByeBox. Dalam jalur ini, XLSmart bersama REMIND menyediakan fasilitas agar perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan dapat dikumpulkan dan selanjutnya diproses secara lebih bertanggung jawab.

Campus Roadshow yang dimulai dari ITB menjadi bagian dari upaya memperluas jalur kedua tersebut. Kampus dipilih sebagai ruang edukasi sekaligus lokasi partisipasi langsung bagi mahasiswa dan masyarakat di lingkungan perguruan tinggi.

ByeByeBox Dorong Pengelolaan E-Waste Terukur

Penggunaan ByeByeBox menggabungkan sejumlah pendekatan, mulai dari mesin reverse vending, kamera, teknologi AI, pencatatan digital hingga pemulihan material.

Kombinasi tersebut memungkinkan proses pengumpulan e-waste dilakukan secara lebih terstruktur. Perangkat yang diserahkan tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga melalui proses validasi, penimbangan, dan pencatatan sehingga hasil program dapat dipantau.

Kehadiran mesin tersebut di ITB juga membawa pesan bahwa pengelolaan sampah elektronik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni menyerahkan perangkat yang sudah tidak digunakan melalui saluran pengumpulan yang sesuai.

Hal ini menjadi relevan seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik dan berkembangnya ekosistem digital. Perangkat seperti ponsel, aksesori, baterai, serta berbagai perangkat elektronik kecil pada akhirnya dapat menjadi limbah ketika sudah tidak digunakan.

Jika tidak dikelola dengan tepat, e-waste berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan. Sebaliknya, pengumpulan dan pemulihan material dapat membuka peluang untuk mengembalikan sebagian material ke dalam siklus pemanfaatan.

Melalui ByeByeBox, XLSmart dan REMIND mencoba menghubungkan aspek teknologi dengan kesadaran lingkungan. Penggunaan AI pada proses validasi juga membuat aktivitas pengumpulan e-waste lebih dekat dengan karakter generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Aktivasi ByeByeBox di ITB berlangsung hingga 28 September 2026. Sementara itu, kampanye tahap pertama XLSmart dan REMIND dijadwalkan berjalan hingga November 2026 dengan target pengumpulan 600 kilogram e-waste.

Hasil pengumpulan, jumlah peserta, tingkat keterlibatan, serta indikator dampak lainnya akan menjadi bagian dari evaluasi program. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas pendekatan berbasis teknologi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah elektronik.

Dengan dimulainya Campus Roadshow di ITB, ByeByeBox tidak hanya ditempatkan sebagai mesin pengumpulan e-waste, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan partisipasi untuk memperkenalkan praktik ekonomi sirkular kepada generasi muda.

Example 300250
Example 120x600
Contoh Iklan
Contoh Iklan