Tabengan.com – Vivo terus memperkuat posisinya di pasar smartphone entry-level hingga mid-low di Indonesia melalui lini Y Series. Hingga April 2026, sejumlah model terbaru seperti Vivo Y05s dan Vivo Y21D menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari perangkat dengan harga terjangkau namun tetap fungsional untuk kebutuhan harian.
Di segmen harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan, Vivo mengusung pendekatan yang relatif konsisten: layar besar, baterai tahan lama, serta performa yang cukup stabil untuk penggunaan dasar. Strategi ini sejalan dengan karakter pasar Indonesia yang masih didominasi oleh pengguna entry-level dan kelas menengah bawah.
Vivo Y05s: Opsi Terjangkau untuk Kebutuhan Dasar
Vivo Y05s hadir sebagai salah satu model paling ekonomis di lini Y Series terbaru. Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas ringan seperti komunikasi, media sosial, dan konsumsi konten.
Dari sisi harga, Vivo Y05s dipasarkan di kisaran:
- 4GB/64GB: Rp1.800.000
- 4GB/128GB: Rp1.900.000
Smartphone ini mengusung layar IPS LCD berukuran 6,56 inci dengan resolusi HD+. Ukuran layar yang luas memberikan kenyamanan saat menonton video maupun menjelajah media sosial, meskipun belum mengadopsi resolusi tinggi atau refresh rate premium.
Secara desain, Vivo Y05s tampil dengan bodi ramping dan bobot di kisaran 180–190 gram. Ketebalan sekitar 8 mm membuatnya masih nyaman digunakan dengan satu tangan, sebuah aspek yang cukup penting di segmen entry-level.
Pada sektor performa, Vivo Y05s mengandalkan chipset kelas entry-level yang difokuskan pada efisiensi daya. Kombinasi RAM 4GB dan sistem operasi Android dengan antarmuka Funtouch OS telah dioptimalkan untuk menjaga performa tetap stabil saat menjalankan aplikasi ringan.
Untuk penyimpanan, tersedia kapasitas hingga 128GB yang cukup untuk menyimpan aplikasi, foto, dan video dalam jumlah moderat.
Di sektor fotografi, perangkat ini dibekali kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP. Konfigurasi ini memang ditujukan untuk kebutuhan dasar seperti dokumentasi sederhana, selfie, dan video call. Fitur berbasis AI turut disematkan untuk membantu menyesuaikan hasil foto secara otomatis.
Sementara itu, baterai berkapasitas 5.000 mAh menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan penggunaan normal, perangkat ini mampu bertahan seharian tanpa perlu pengisian ulang yang terlalu sering.
Vivo Y21D: Performa Lebih Stabil di Kelas Rp2 Jutaan
Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, Vivo Y21D hadir sebagai opsi yang lebih mumpuni di kelas Rp2 jutaan. Perangkat ini menawarkan peningkatan pada sektor memori, performa, dan fitur dibandingkan model di bawahnya.
Vivo Y21D tersedia dalam beberapa varian:
- 4GB/128GB: Rp2.200.000
- 6GB/128GB: Rp2.600.000
- 8GB/256GB: Rp2.800.000
- 6GB/256GB: Rp2.900.000
Dari sisi tampilan, Vivo Y21D menggunakan layar 6,5 inci HD+ dengan panel IPS LCD. Ukuran ini cukup ideal untuk multitasking ringan dan konsumsi konten, meskipun masih berada di level resolusi standar.
Desainnya mengusung gaya minimalis dengan modul kamera berbentuk persegi di bagian belakang. Finishing matte memberikan kesan lebih premium sekaligus membantu mengurangi bekas sidik jari.
Pada sektor dapur pacu, Vivo Y21D dibekali prosesor kelas entry hingga mid-level yang memberikan performa lebih stabil dibandingkan Vivo Y05s. Dukungan RAM hingga 8GB serta penyimpanan internal hingga 256GB memungkinkan perangkat menjalankan lebih banyak aplikasi secara bersamaan.
Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki aktivitas lebih intens, seperti multitasking antar aplikasi atau penyimpanan file dalam jumlah besar.
Untuk fotografi, Vivo Y21D dilengkapi kamera utama 13MP yang dipadukan dengan sensor tambahan untuk efek depth. Kamera depan 8MP mendukung kebutuhan selfie serta video call dengan kualitas yang lebih baik dibanding model entry-level.
Optimalisasi perangkat lunak tetap menjadi andalan Vivo dalam meningkatkan hasil foto, terutama melalui fitur AI yang menyesuaikan kondisi pencahayaan dan objek secara otomatis.
Di sektor daya, Vivo Y21D juga mengusung baterai 5.000 mAh. Kapasitas ini menjadi standar penting di kelas Rp2 jutaan, mengingat pengguna mengandalkan smartphone untuk berbagai aktivitas sepanjang hari.
Segmen Rp1–2 Jutaan Masih Jadi Primadona
Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan bahwa segmen harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan masih menjadi salah satu kontributor terbesar dalam hal volume penjualan. Faktor harga yang terjangkau, dikombinasikan dengan spesifikasi yang cukup untuk kebutuhan harian, membuat kategori ini terus diminati.
Vendor seperti Vivo memanfaatkan peluang ini dengan menghadirkan perangkat yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mengikuti tren desain dan kebutuhan pengguna modern.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Jika ditarik secara praktis, Vivo Y05s lebih cocok untuk pengguna dengan kebutuhan dasar dan anggaran terbatas. Sementara itu, Vivo Y21D menjadi pilihan yang lebih relevan bagi pengguna yang menginginkan performa lebih stabil dan kapasitas memori lebih besar.
Keduanya tetap mengedepankan aspek utama di kelasnya: layar luas, baterai besar, dan pengalaman penggunaan yang cukup untuk aktivitas sehari-hari.
Dengan semakin ketatnya persaingan di segmen entry-level dan mid-low, kehadiran dua model ini memberikan alternatif yang cukup kompetitif bagi konsumen di Indonesia yang mencari smartphone terjangkau dengan fitur esensial.






