Tabengan.com – HUAWEI kembali menggoda pasar flagship Indonesia lewat Mate80 Pro, perangkat premium yang membawa DNA khas seri Mate: kuat di fotografi, desain elegan, dan daya tahan baterai. Setelah sempat “menghilang” dari radar pasar lokal, kehadiran model ini terasa seperti comeback yang cukup serius.
Namun seperti banyak flagship lainnya, Mate80 Pro bukan tanpa kompromi. Di harga sekitar Rp16.999.000, pengguna jelas menuntut kesempurnaan—dan di sinilah menariknya, karena perangkat ini justru menunjukkan kombinasi keunggulan solid dan beberapa kekurangan yang cukup krusial.
Berikut analisis lengkapnya.
Kelebihan HUAWEI Mate80 Pro
1. Kamera Flagship dengan Teknologi RYYB yang Makin Matang
Sektor kamera masih jadi “senjata utama” Huawei, dan Mate80 Pro tidak mengecewakan.
Konfigurasinya mencakup:
- 50 MP Ultra Lighting (aperture variabel f/1.4 – f/4.0)
- 40 MP ultrawide
- 48 MP telefoto makro (optical zoom 4x)
Teknologi RYYB sensor memungkinkan penyerapan cahaya jauh lebih tinggi—diklaim hingga 96% lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Implikasinya jelas:
- Foto low-light lebih terang
- Noise lebih minim
- Warna lebih hidup
Ditambah sistem True-to-Colour 2.0, hasil foto cenderung lebih natural, bukan sekadar “eye-catching”.
2. Baterai Besar 5.750mAh
Di tengah tren flagship yang masih berkutat di 5.000mAh, Mate80 Pro melangkah lebih jauh dengan 5.750mAh.
Kapasitas ini memberikan:
- Daya tahan seharian penuh (bahkan lebih untuk penggunaan ringan)
- Cocok untuk heavy user
- Lebih minim “battery anxiety”
Menariknya, ini dicapai tanpa membuat bodi terlalu tebal.
3. Fast Charging Kabel dan Nirkabel Super Cepat
Huawei tetap agresif di teknologi charging:
- 100W wired SuperCharge
- 80W wireless SuperCharge
Kombinasi ini termasuk yang tercepat di kelasnya. Pengisian tidak lagi jadi bottleneck—bahkan wireless pun hampir setara kabel.
4. Layar OLED 2.8K yang Sangat Terang
Layar menjadi salah satu aspek paling premium:
- 6,75 inci OLED (X-True Display)
- Resolusi 2.8K (2832 x 1280)
- Kecerahan hingga 3000 nits
- LTPO 1–120Hz adaptive refresh rate
Hasilnya:
- Sangat tajam
- Tetap terlihat jelas di bawah matahari
- Hemat daya berkat refresh rate adaptif
Ini tipe layar yang enak untuk konsumsi konten sekaligus produktivitas.
5. Ketahanan Kelas Ekstrem (IP68 + IP69)
Mate80 Pro bukan cuma tahan air biasa:
- IP68 (hingga 6 meter, 30 menit)
- IP69 (semprotan air bertekanan tinggi & suhu tinggi)
Ini level proteksi yang jarang ditemui bahkan di flagship lain.
6. Desain Premium dan Tipis
Dengan ketebalan sekitar 7,95 mm, perangkat ini tetap terlihat elegan meski membawa baterai besar. Ciri khas seri Mate—clean dan profesional—masih sangat terasa.
Kekurangan HUAWEI Mate80 Pro
1. Perekaman Video “Hanya” Sampai 4K
Di kelas flagship, absennya perekaman 8K terasa janggal.
Padahal:
- Kompetitor sudah menawarkan 8K
- Bahkan di harga lebih rendah
Bagi videografer, ini bisa jadi deal-breaker.
2. Fingerprint Sensor Kurang Premium
Huawei masih menggunakan side-mounted fingerprint.
Di kelas Rp16 jutaan, ekspektasi pasar sudah bergeser ke:
- In-display fingerprint
- Bahkan ultrasonik
Memang ada 3D ToF Face Unlock yang canggih, tapi tetap saja ini terasa seperti kompromi.
3. Tidak Ada Google Mobile Services (GMS)
Ini masih jadi isu klasik Huawei.
Tanpa GMS:
- Tidak ada Google Play Store native
- Aplikasi Google perlu solusi alternatif
- Potensi kompatibilitas terbatas
Untuk pengguna yang sangat bergantung pada ekosistem Google, ini bukan sekadar kekurangan—ini hambatan serius.
4. Bobot Cukup Berat
Dengan bobot di atas 219 gram, penggunaan satu tangan dalam waktu lama bisa terasa melelahkan.
Kombinasi layar besar + baterai jumbo memang punya konsekuensi ergonomi.
Kesimpulan: Kuat di Hardware, Masih Tertahan di Ekosistem
HUAWEI Mate80 Pro adalah contoh klasik flagship dengan hardware nyaris sempurna:
- Kamera sangat kuat
- Baterai besar + charging super cepat
- Layar premium
- Ketahanan fisik luar biasa
Namun di sisi lain, ada beberapa faktor yang membuatnya belum benar-benar “sempurna”:
- Tidak ada GMS
- Video belum 8K
- Sensor sidik jari kurang modern
Pada akhirnya, perangkat ini sangat cocok untuk:
- Pengguna yang fokus ke fotografi
- Pengguna yang butuh daya tahan tinggi
- Mereka yang tidak bergantung penuh pada layanan Google
Namun untuk pengguna mainstream yang deeply embedded di ekosistem Google, Mate80 Pro masih membutuhkan kompromi.
Singkatnya: powerful, premium, tapi belum sepenuhnya universal.






