Tabengan.com – realme resmi memperluas lini smartphone entry-level mereka di Indonesia melalui peluncuran realme C100 Series. Seri terbaru ini terdiri dari tiga model berbeda, yakni realme C100, realme C100x, dan realme C100i.
Ketiganya hadir dengan fokus utama pada daya tahan baterai besar, layar refresh rate 120Hz, serta desain tangguh untuk penggunaan harian. Meski sekilas terlihat mirip, masing-masing model ternyata memiliki perbedaan cukup signifikan dari sisi performa chipset, kemampuan kamera, fitur ketahanan, hingga teknologi pengisian daya.
Melalui seri ini, realme tampaknya ingin menyasar berbagai segmen pengguna, mulai dari pelajar hingga pengguna aktif yang membutuhkan smartphone dengan baterai tahan lama dan performa stabil.
realme C100 Jadi Varian Paling Tinggi
realme C100 hadir sebagai model tertinggi di lini C100 Series.
Smartphone ini menggunakan chipset MediaTek Helio G92 Max yang menawarkan performa lebih tinggi dibanding dua model lainnya. Chipset tersebut dirancang untuk menangani aktivitas multitasking, gaming ringan hingga menengah, serta konsumsi multimedia dengan lebih lancar.
Untuk mendukung pengalaman visual, realme membekali perangkat ini dengan layar 6,8 inci HD+ yang sudah mendukung refresh rate 120Hz.
Refresh rate tinggi membuat tampilan animasi terasa lebih halus saat scrolling media sosial, berpindah aplikasi, maupun bermain game.
Di sektor fotografi, realme C100 dibekali kamera utama 50MP dengan aperture f/1.8 serta kamera depan 8MP f/2.0.
Kombinasi tersebut diperkirakan mampu menghasilkan foto lebih baik di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk kebutuhan selfie dan video call.
Punya Sertifikasi IP69K
Salah satu daya tarik terbesar realme C100 adalah kehadiran sertifikasi IP69K.
Standar ini tergolong tinggi di kelas smartphone entry-level karena memberikan perlindungan terhadap debu serta semburan air bertekanan tinggi.
Dengan ketahanan tersebut, realme C100 cocok digunakan pengguna dengan mobilitas tinggi seperti pekerja lapangan, driver ojek online, hingga pengguna aktif yang membutuhkan perangkat lebih tangguh.
Untuk urusan daya, smartphone ini membawa baterai 8000mAh dengan dukungan fast charging 45W.
Kapasitas jumbo tersebut memungkinkan penggunaan seharian penuh bahkan lebih tanpa khawatir kehabisan baterai.
realme C100 dipasarkan mulai Rp3,7 jutaan untuk varian 6GB/128GB dan Rp4,3 jutaan untuk model 8GB/256GB.
realme C100x Jadi Opsi Paling Seimbang
Di bawah model utama, realme menghadirkan realme C100x sebagai varian middle-range dalam seri ini.
Perangkat tersebut menggunakan chipset Unisoc T7250 yang performanya berada di bawah Helio G92 Max milik realme C100.
Meski begitu, chipset ini masih cukup memadai untuk kebutuhan harian seperti media sosial, streaming video, komunikasi, hingga game ringan.
Menariknya, realme tetap mempertahankan beberapa fitur unggulan dari model tertinggi.
realme C100x masih menggunakan kamera utama 50MP dan baterai besar 8000mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W.
Artinya, pengguna tetap bisa menikmati daya tahan baterai panjang tanpa harus membeli model paling mahal.
Perbedaan utama terletak pada sektor ketahanan dan kamera depan.
Jika realme C100 menggunakan IP69K, maka realme C100x hanya dibekali sertifikasi IP64 yang tetap memberikan perlindungan dasar terhadap debu dan percikan air.
Kamera depannya juga diturunkan menjadi 5MP.
realme C100x dijual mulai Rp3,1 jutaan saat masa promo.
Dengan kombinasi harga dan fitur yang ditawarkan, model ini diprediksi menjadi salah satu varian paling menarik di seri C100.
realme C100i Jadi Model Termurah
Sementara itu, realme C100i hadir sebagai model entry-level paling terjangkau di seri ini.
Smartphone tersebut masih menggunakan chipset Unisoc T7250 seperti realme C100x, tetapi dengan spesifikasi kamera yang lebih sederhana.
realme C100i dibekali kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP.
Meski sektor fotografi diturunkan, perangkat ini tetap mempertahankan beberapa fitur yang cukup menarik di kelas harga terjangkau.
Salah satunya adalah layar dengan refresh rate 120Hz yang masih jarang ditemukan di segmen entry-level.
Selain itu, realme juga tetap menyematkan fingerprint sensor dan NFC pada perangkat ini.
Di sektor daya, realme C100i menggunakan baterai 7000mAh dengan dukungan fast charging 15W.
Walau kapasitasnya sedikit lebih kecil dibanding dua model lain, daya tahan tersebut tetap tergolong besar untuk kebutuhan penggunaan harian.
realme C100i dipasarkan mulai Rp2,2 jutaan saat promo untuk konfigurasi memori 4GB/128GB.
Perbandingan Singkat realme C100 Series
Jika dibandingkan secara keseluruhan, berikut perbedaan utama ketiga model:
realme C100:
- Chipset Helio G92 Max
- Kamera belakang 50MP
- Kamera depan 8MP
- Baterai 8000mAh
- Fast charging 45W
- Sertifikasi IP69K
realme C100x:
- Chipset Unisoc T7250
- Kamera belakang 50MP
- Kamera depan 5MP
- Baterai 8000mAh
- Fast charging 45W
- Sertifikasi IP64
realme C100i:
- Chipset Unisoc T7250
- Kamera belakang 8MP
- Kamera depan 5MP
- Baterai 7000mAh
- Fast charging 15W
- Tetap mendukung NFC dan layar 120Hz
Mana yang Paling Layak Dibeli?
Pilihan terbaik di realme C100 Series bergantung pada kebutuhan pengguna.
Bagi pengguna yang menginginkan performa paling tinggi, kamera lebih baik, serta ketahanan ekstra, realme C100 menjadi opsi utama.
Sementara realme C100x terlihat paling seimbang karena tetap menawarkan baterai besar dan kamera 50MP dengan harga yang lebih terjangkau.
Sedangkan realme C100i cocok untuk pelajar, pengguna pemula, atau mereka yang membutuhkan smartphone kedua dengan baterai awet dan layar mulus tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Melalui seri ini, realme tampaknya ingin memperkuat dominasi mereka di segmen entry-level dengan menghadirkan kombinasi baterai jumbo, refresh rate tinggi, dan fitur modern yang sebelumnya lebih banyak ditemukan di kelas menengah.







