POCO tampaknya ingin menghadirkan perangkat yang mampu menunjang berbagai aktivitas pengguna tanpa harus terlalu sering mengisi ulang baterai. Kapasitas baterai besar tersebut bahkan diklaim mampu mendukung pemutaran video hingga 28 jam dan panggilan telepon selama 46 jam.
Di Indonesia, POCO C95 Pro hadir dalam dua pilihan konfigurasi memori. Varian RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB dibanderol Rp3.299.000, sedangkan varian RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB dijual seharga Rp3.999.000.
Menariknya, perangkat ini juga sudah membawa NFC untuk mendukung transaksi digital, pengecekan saldo kartu uang elektronik, hingga QRIS Tap untuk pembayaran transportasi umum.
Meski terlihat cukup menjanjikan, bukan berarti POCO C95 Pro sempurna. Ada beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya.
Spesifikasi Utama POCO C95 Pro
| Spesifikasi | POCO C95 Pro |
|---|---|
| Chipset | MediaTek Helio G91-Ultra |
| Prosesor | Octa-Core hingga 2 GHz |
| GPU | Mali-G52 MC2 |
| Teknologi fabrikasi | 12nm |
| RAM | 6GB / 8GB |
| Penyimpanan | 128GB / 256GB |
| Layar | 6,9 inci |
| Resolusi | HD+ (1600 x 720 piksel) |
| Refresh rate | Hingga 120Hz |
| Touch sampling rate | Hingga 240Hz |
| Perlindungan layar | Corning Gorilla Glass 7i |
| Kecerahan | HBM 825 nits |
| Kamera utama | 50MP |
| Kamera depan | 8MP |
| Baterai | 7.500mAh |
| Pengisian daya | 45W Turbo Charging |
| Reverse charging | 22,5W |
| Ketahanan | IP64 |
| Sistem operasi | Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16 |
| Konektivitas | NFC |
| Warna | Black, Blue, Green |
| Harga | Mulai Rp3.299.000 |
Kelebihan POCO C95 Pro
1. Desain Tidak Terlihat Murahan
Meskipun berada di segmen yang relatif terjangkau, POCO C95 Pro mempunyai desain yang cukup menarik. Ponsel ini mengusung pendekatan minimalis dengan beberapa sentuhan modern sehingga tidak terlihat seperti perangkat kelas bawah.
Bagian belakangnya menggunakan housing kamera berbentuk kotak dengan sudut membulat. Di dalamnya terdapat dua lingkaran besar yang menjadi tempat kamera dan elemen pendukung fotografi.
POCO juga menyediakan tiga pilihan warna, yakni Black, Blue, dan Green. Pengguna dapat memilih warna sesuai selera masing-masing.
Sementara itu, bagian sampingnya menggunakan desain frame datar yang memberikan kesan modern sekaligus membuat perangkat lebih nyaman digenggam.
Secara keseluruhan, desain POCO C95 Pro menjadi salah satu daya tarik bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan tampilan sederhana tetapi tetap terlihat menarik.
2. Layar 6,9 Inci dengan Refresh Rate 120Hz
Kelebihan berikutnya terdapat pada sektor layar. POCO C95 Pro menggunakan panel berukuran 6,9 inci dengan resolusi HD+ sebesar 1600 x 720 piksel.
Ukuran layar yang luas membuat perangkat ini cukup nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas multimedia. Pengguna dapat menikmati video, membaca artikel, menjelajahi media sosial, hingga bermain gim dengan area tampilan yang lega.
Menariknya, layar tersebut sudah mendukung refresh rate hingga 120Hz. Fitur ini membuat animasi dan perpindahan menu terlihat lebih mulus dibandingkan layar dengan refresh rate standar.
POCO juga membekalinya dengan touch sampling rate hingga 240Hz. Dukungan tersebut memungkinkan layar merespons sentuhan jari dengan lebih cepat, terutama ketika pengguna melakukan navigasi atau memainkan gim yang membutuhkan respons sentuhan.
Untuk menunjang visibilitas, layar POCO C95 Pro mempunyai tingkat kecerahan HBM hingga 825 nits. Permukaannya juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i untuk membantu mengurangi risiko kerusakan akibat benturan atau goresan tertentu.
Namun, resolusi HD+ pada layar sebesar 6,9 inci tetap menjadi kompromi. Pengguna yang terbiasa menikmati konten dengan resolusi Full HD+ mungkin akan merasakan perbedaan ketajaman gambar.
3. Performa Cukup untuk Aktivitas Harian
Pada sektor dapur pacu, POCO C95 Pro mengandalkan chipset MediaTek Helio G91-Ultra yang dipadukan dengan prosesor Octa-Core berkecepatan hingga 2 GHz.
Chipset tersebut menggunakan teknologi fabrikasi 12nm dan didukung GPU Mali-G52 MC2 untuk menangani pemrosesan grafis.
Untuk menunjang multitasking, POCO menyediakan dua pilihan RAM, yakni 6GB dan 8GB. Sementara penyimpanan internalnya tersedia dalam kapasitas 128GB dan 256GB.
Kombinasi tersebut cukup menarik untuk mendukung berbagai kebutuhan harian, mulai dari membuka aplikasi komunikasi, menjelajahi internet, menonton video, hingga menggunakan aplikasi produktivitas ringan.
Pengguna juga mempunyai pilihan kapasitas memori yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Meski demikian, kemampuan chipset Helio G91-Ultra tetap perlu ditempatkan sesuai kelasnya. POCO C95 Pro lebih cocok untuk aktivitas harian dan permainan ringan hingga menengah daripada gim berat dengan pengaturan grafis tinggi.
4. Baterai Jumbo 7.500mAh dengan 45W Turbo Charging
Inilah salah satu keunggulan paling menonjol dari POCO C95 Pro. Perangkat ini membawa baterai berkapasitas 7.500mAh yang tergolong besar untuk sebuah smartphone.
Dengan kapasitas tersebut, POCO mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 12 jam untuk merekam video, 28 jam untuk memutar video, 46 jam untuk melakukan panggilan telepon, atau 91 jam untuk memutar musik.
Angka tersebut tentu menjadi daya tarik bagi pengguna yang mempunyai mobilitas tinggi dan tidak ingin terlalu sering mencari sumber listrik.
Selain kapasitas baterai yang besar, POCO C95 Pro juga mendukung teknologi 45W Turbo Charging. Berdasarkan klaim yang diberikan, pengisian daya dari 1 persen hingga 100 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 96 menit.
Tidak berhenti sampai di situ, tersedia pula fitur 22,5W Reverse Charging. Fitur ini memungkinkan POCO C95 Pro digunakan untuk mengisi daya perangkat lain sehingga dapat berfungsi layaknya power bank.
Kombinasi baterai jumbo, pengisian cepat, dan reverse charging menjadi nilai tambah yang cukup menarik, terutama bagi pengguna yang sering bepergian.
5. Kamera Utama 50MP
Dari sektor fotografi, POCO C95 Pro dibekali kamera utama beresolusi 50MP yang didampingi lensa tambahan.
Kamera tersebut dirancang untuk menghasilkan foto dengan tingkat detail yang baik dalam kondisi pencahayaan memadai. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengabadikan berbagai momen sehari-hari, mulai dari aktivitas keluarga hingga perjalanan.
POCO juga menyediakan fitur Night Mode untuk membantu menghasilkan foto malam hari dengan pencahayaan yang lebih baik.
Untuk kebutuhan video, kamera belakangnya mendukung perekaman hingga resolusi Full HD 1080p dengan kecepatan 30fps.
Sementara itu, bagian depan menggunakan kamera 8MP yang dapat dimanfaatkan untuk selfie, wefie, maupun melakukan panggilan video.
Meskipun resolusi kamera utamanya cukup besar, kualitas fotografi tetap tidak hanya ditentukan oleh jumlah megapiksel. Kemampuan sensor, pemrosesan gambar, serta kondisi pencahayaan turut memengaruhi hasil akhirnya.
Kekurangan POCO C95 Pro
1. Tidak Dilengkapi Kamera Ultrawide
Kekurangan pertama POCO C95 Pro terdapat pada konfigurasi kameranya. Meskipun sudah membawa kamera utama 50MP, perangkat ini tidak dilengkapi kamera ultrawide.
Padahal, kamera ultrawide mempunyai fungsi yang cukup penting bagi pengguna yang gemar fotografi. Lensa tersebut memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan sudut pandang lebih luas tanpa harus berpindah terlalu jauh dari objek.
Ketiadaan kamera ultrawide membuat POCO C95 Pro kurang fleksibel ketika digunakan untuk memotret pemandangan, bangunan, foto kelompok, maupun objek dengan area yang luas.
Pengguna memang masih dapat memanfaatkan kamera utama untuk mengambil foto dengan sudut pandang standar. Namun, hasilnya tentu tidak bisa sepenuhnya menggantikan karakteristik kamera ultrawide.
Dengan harga yang mencapai Rp3 jutaan, absennya kamera ultrawide menjadi salah satu hal yang patut dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan fleksibilitas fotografi.
2. Resolusi Layar Masih HD+
Meskipun mempunyai ukuran layar 6,9 inci dan refresh rate 120Hz, POCO C95 Pro masih menggunakan resolusi HD+ sebesar 1600 x 720 piksel.
Resolusi tersebut memang masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti membuka media sosial, membaca pesan, atau menonton video.
Namun, ukuran layar yang besar membuat ketajaman gambar menjadi aspek penting. Dibandingkan panel Full HD+, tampilan pada layar HD+ berpotensi terlihat kurang tajam, terutama ketika pengguna membaca teks berukuran kecil atau menikmati konten dengan detail tinggi.
Keterbatasan ini juga perlu diperhatikan oleh pengguna yang sering menonton film atau menikmati konten multimedia dalam kualitas tinggi.
Dengan demikian, refresh rate 120Hz memang menjadi keunggulan, tetapi tidak otomatis membuat kualitas visual POCO C95 Pro lebih unggul dalam seluruh aspek.
3. Performa Chipset Kurang Ideal untuk Gim Berat
POCO C95 Pro menggunakan MediaTek Helio G91-Ultra dengan GPU Mali-G52 MC2. Kombinasi ini cukup untuk menangani aktivitas harian, tetapi mempunyai keterbatasan ketika digunakan untuk kebutuhan yang lebih berat.
Pengguna masih dapat menjalankan berbagai aplikasi populer dan permainan ringan. Namun, untuk gim dengan grafis kompleks, perangkat mungkin membutuhkan pengaturan grafis lebih rendah agar pengalaman bermain tetap nyaman.
Hal ini juga perlu diperhatikan oleh pengguna yang sering bermain gim dalam waktu lama.
Kapasitas RAM hingga 8GB memang membantu mendukung multitasking, tetapi RAM besar tidak otomatis membuat kemampuan pemrosesan chipset meningkat secara signifikan.
Karena itu, POCO C95 Pro lebih tepat dipilih untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas ringan daripada gaming intensif.
4. Ukuran dan Bobot Berpotensi Mengurangi Kenyamanan
Kapasitas baterai 7.500mAh memang menjadi salah satu keunggulan utama POCO C95 Pro. Namun, baterai berkapasitas besar juga berpotensi memberikan konsekuensi terhadap dimensi dan bobot perangkat.
Pengguna yang terbiasa memakai smartphone berukuran ringkas mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perangkat ini.
Ketika digunakan dengan satu tangan, ukuran layar 6,9 inci juga dapat menyulitkan sebagian pengguna untuk menjangkau area atas maupun sudut layar.
Kondisi tersebut terutama terasa ketika mengetik pesan, melakukan navigasi, atau menggunakan ponsel dalam waktu lama tanpa bantuan tangan kedua.
Dengan demikian, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan kenyamanan genggaman sebelum memilih POCO C95 Pro. Baterai besar memang menguntungkan untuk mobilitas, tetapi ukuran fisik perangkat juga harus sesuai dengan kebiasaan penggunaan.
5. Resolusi Kamera Depan Hanya 8MP
Kekurangan berikutnya terdapat pada kamera depan. POCO C95 Pro hanya mengandalkan kamera selfie beresolusi 8MP.
Resolusi tersebut masih cukup untuk kebutuhan dasar seperti panggilan video, rapat daring, atau mengambil foto selfie dalam kondisi pencahayaan memadai.
Namun, pengguna yang gemar membuat konten video pendek, melakukan swafoto, atau mengunggah foto ke media sosial mungkin menginginkan kamera depan dengan kemampuan lebih tinggi.
Keterbatasan ini juga perlu diperhatikan oleh pengguna yang sering melakukan panggilan video dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Walaupun tersedia fitur pemrosesan gambar, kamera depan 8MP tetap menjadi salah satu aspek yang membuat kemampuan fotografi POCO C95 Pro belum sepenuhnya seimbang dengan beberapa fitur unggulannya.
POCO C95 Pro Cocok untuk Siapa?
Melihat lima kelebihan dan lima kekurangannya, POCO C95 Pro lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan kebutuhan smartphone sehari-hari.
Kapasitas baterai 7.500mAh menjadi daya tarik utama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Dukungan 45W Turbo Charging juga membantu mempercepat pengisian daya, sedangkan fitur reverse charging memungkinkan perangkat digunakan untuk mengisi baterai gadget lain.
Layar 120Hz, NFC, pilihan RAM hingga 8GB, dan penyimpanan internal hingga 256GB turut memberikan nilai tambah.
Namun, ada beberapa kompromi yang perlu diterima. Resolusi layar masih HD+, kamera ultrawide tidak tersedia, dan kemampuan chipset Helio G91-Ultra lebih sesuai untuk aktivitas ringan hingga menengah.
Dengan harga mulai Rp3.299.000, calon pembeli juga perlu membandingkan perangkat ini dengan smartphone lain di kelas harga yang sama.
Pada akhirnya, POCO C95 Pro terlihat cukup menjanjikan bagi pengguna yang lebih mengutamakan baterai besar, pengisian cepat, dan fitur praktis. Sebaliknya, pengguna yang menginginkan layar lebih tajam, kamera lebih lengkap, serta performa gaming lebih tinggi sebaiknya mempertimbangkan alternatif lain sebelum membeli.








