Tabengan.com – Xiaomi resmi menampilkan Black Shark Gaming Tablet versi global melalui situs resminya pada 5 Februari 2026. Kehadiran perangkat ini menandai kembalinya sub-merek Black Shark ke segmen tablet gaming, dengan pendekatan desain ringkas namun mengusung spesifikasi kelas atas untuk kebutuhan bermain gim intensif.
Perangkat ini ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3, yang berada di kelas flagship. Prosesor octa-core tersebut memiliki clock speed hingga 3,0 GHz dan didukung unit pemrosesan neuron (NPU) dengan kemampuan komputasi AI mencapai 40 TOPS. Kombinasi ini dirancang untuk menangani beban kerja berat, mulai dari gim kompetitif hingga pemrosesan grafis real-time.
Dari sisi tampilan, Black Shark menyematkan layar 8,8 inci beresolusi 2.5K (2560 × 1600 piksel) dengan refresh rate 144 Hz. Panel ini mendukung gamut warna DCI-P3 serta tingkat kecerahan puncak hingga 600 nits. Pabrikan mengklaim layar telah dikalibrasi pabrik dengan tingkat akurasi warna ΔE < 1, sehingga visual yang dihasilkan lebih presisi, baik untuk gaming maupun konsumsi konten multimedia.
Untuk performa mentah, Black Shark mengungkapkan skor AnTuTu perangkat ini menembus angka 1,9 juta poin dalam konfigurasi standar. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu tablet paling bertenaga di kelasnya, khususnya untuk skenario gim berat dengan frame rate tinggi dan stabil.
Tablet ini menjalankan sistem operasi Android 16 dan hadir dengan RAM 12 GB LPDDR5X serta penyimpanan internal 256 GB UFS 4.0. Kapasitas penyimpanan masih dapat diperluas hingga 2 TB melalui kartu TF, memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang menyimpan banyak gim berukuran besar.
Secara desain, Black Shark Gaming Tablet mengusung bodi aluminium alloy dengan finishing laser. Material ini diklaim ringan namun kokoh, dengan bobot sekitar 332 gram dan ketebalan hanya 7,7 mm. Perangkat tersedia dalam dua pilihan warna, yakni hitam dan perak, dengan estetika minimalis khas perangkat gaming modern.
Aspek pendinginan menjadi fokus penting. Tablet ini menggunakan sistem termal berlapis yang mencakup ruang uap berukuran besar, lembaran grafena ganda, serta struktur pendingin berbasis logam. Total area material termal mencapai 25.176 mm². Black Shark juga menyediakan aksesori pendingin magnetik opsional untuk membantu menjaga suhu tetap stabil saat sesi bermain panjang.
Untuk konektivitas, perangkat mendukung Wi-Fi 6 dual-band dengan konfigurasi 2×2 MIMO, Bluetooth 5.4, serta keluaran DisplayPort yang kompatibel dengan tampilan eksternal hingga resolusi 4K. Dukungan ini memperluas skenario penggunaan, termasuk bermain gim di layar besar atau kebutuhan produktivitas ringan.
Pengalaman audio ditopang speaker stereo simetris dengan amplifier pintar K9, yang dirancang untuk menghadirkan suara lebih lantang dan seimbang saat bermain gim atau menonton video tanpa headset.
Dari sisi daya, tablet ini dibekali baterai berkapasitas 7.300 mAh. Berdasarkan klaim spesifikasi resmi, baterai tersebut mampu bertahan hingga sekitar 5,6 jam untuk bermain gim, 10,3 jam untuk menjelajah web, 7 jam pemutaran video, serta hingga 76 jam untuk pemutaran musik.
Konfigurasi kamera tergolong standar untuk tablet gaming, dengan kamera belakang 13 MP dan kamera depan 5 MP, yang lebih difokuskan untuk kebutuhan panggilan video dan dokumentasi sederhana.
Peluncuran global Black Shark Gaming Tablet ini mengikuti rangkaian bocoran dan teaser sejak akhir 2025, ketika Black Shark menyinggung konsep perangkat gaming mini berlayar 8,8 inci. Dalam materi promosinya, Black Shark menekankan filosofi “compact gaming”, yaitu menggabungkan ukuran ringkas dengan performa tinggi, tanpa mengorbankan sistem pendinginan dan kualitas layar.
Langkah ini juga mencerminkan strategi Xiaomi dalam memperluas ekosistem perangkat gaming portabel. Setelah sebelumnya menghadirkan model seperti Black Shark Pad 6 dan Pad 7 Pro, kehadiran tablet terbaru ini membawa fokus lebih tajam pada segmen premium dengan performa tinggi dan mobilitas maksimal.
Hingga saat ini, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal penjualan untuk pasar global maupun Indonesia. Namun, munculnya daftar spesifikasi lengkap di situs resmi mengindikasikan bahwa peluncuran konsumen kemungkinan akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.
Dengan spesifikasi flagship, desain ringkas, dan pendekatan serius pada pendinginan serta layar, Black Shark Gaming Tablet berpotensi menjadi salah satu referensi utama di kategori tablet gaming premium global pada 2026.




