Tabengan.com – Realme akhirnya mengonfirmasi jadwal peluncuran Realme Neo 8 di pasar China. Smartphone terbaru ini akan resmi diperkenalkan pada 22 Januari, setelah sebelumnya hanya muncul melalui serangkaian bocoran dan teaser dalam beberapa hari terakhir.
Kehadiran Realme Neo 8 meluncur 22 Januari diposisikan untuk bersaing langsung dengan iQoo Z11 Turbo dan OnePlus Ace 6T. Ketiga perangkat tersebut sama-sama mengandalkan chipset flagship Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5, menjadikannya pertarungan ketat di segmen performa tinggi dengan harga agresif.
Berdasarkan laporan yang beredar, Realme Neo 8 akan mengusung layar AMOLED M14 berukuran 6,78 inci yang telah dikustomisasi. Panel ini menawarkan resolusi 1,5K, refresh rate hingga 165Hz, serta tingkat kecerahan puncak yang diklaim mencapai 6.500 nits. Spesifikasi tersebut menempatkan Realme Neo 8 sebagai salah satu ponsel dengan layar paling terang di kelasnya.
Untuk perangkat lunak, Realme Neo 8 dipastikan menjalankan Realme UI 7 berbasis Android 16 sejak awal. Kombinasi sistem operasi terbaru dan chipset flagship diharapkan mampu menghadirkan performa stabil untuk gaming, multitasking, hingga penggunaan jangka panjang.
Sertifikasi TENAA mengungkap konfigurasi memori yang cukup ekstrem. Realme Neo 8 disebut akan hadir dengan opsi RAM hingga 24GB serta penyimpanan internal mencapai 1TB. Spesifikasi ini memperkuat posisinya sebagai smartphone yang menyasar pengguna berat dan penggemar performa maksimal.
Dari sisi daya, Realme Neo 8 meluncur 22 Januari dengan membawa baterai jumbo berkapasitas 8.000 mAh. Untuk pengisian daya, Realme menyematkan dukungan fast charging 80 watt, yang diklaim mampu mengisi daya secara efisien meski kapasitas baterainya tergolong besar.
Pada sektor kamera, Realme Neo 8 akan dibekali konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utamanya beresolusi 50 megapiksel dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS), dipadukan dengan lensa ultra-wide 8 megapiksel, serta kamera telefoto periskop 50 megapiksel dengan kemampuan zoom optik 3x.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, perangkat ini diperkirakan menggunakan kamera depan 16 megapiksel. Menariknya, bagian belakang ponsel juga akan menampilkan fitur pencahayaan RGB Halo Awakening, yang mengingatkan pada desain Realme GT Neo 5 generasi sebelumnya.
Fitur pendukung lainnya mencakup sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, IR blaster, rangka berbahan logam, panel belakang kaca, serta ketahanan terhadap debu dan air dengan sertifikasi IP68/IP69. Kelengkapan fitur ini memperkuat citra Realme Neo 8 sebagai flagship killer di kelasnya.
Hingga saat ini, Realme belum mengumumkan harga resmi perangkat tersebut. Namun, jika mengikuti tren harga generasi sebelumnya, Realme Neo 8 meluncur 22 Januari diperkirakan akan dibanderol di kisaran 2.500 yuan atau sekitar 360 dolar AS, setara kurang lebih Rp5,9 jutaan.
Dengan spesifikasi layar kelas atas, performa flagship, baterai besar, dan fitur premium, Realme Neo 8 berpotensi menjadi salah satu smartphone paling kompetitif di segmennya pada awal 2026.







