Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PC

ASUS Ascent QN10 Jadi Mini PC AI dengan NPU 80 TOPS, Ini Spesifikasinya

35
×

ASUS Ascent QN10 Jadi Mini PC AI dengan NPU 80 TOPS, Ini Spesifikasinya

Sebarkan artikel ini
ASUS Ascent QN10 Jadi Mini PC AI dengan NPU 80 TOPS, Ini Spesifikasinya
Example 468x60

Tabengan.com – ASUS Ascent QN10 resmi diperkenalkan sebagai Mini PC AI generasi terbaru yang membawa kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat. Mengandalkan platform Snapdragon X2 Elite dengan CPU 18-core Qualcomm Oryon generasi ketiga dan NPU Qualcomm Hexagon hingga 80 TOPS, perangkat ini dirancang untuk menjalankan berbagai beban kerja AI tanpa harus sepenuhnya bergantung pada layanan cloud.

Kehadiran ASUS Ascent QN10 menjadi salah satu bagian menarik dari perkembangan komputer berukuran ringkas yang semakin mengandalkan pemrosesan AI lokal. ASUS merancang perangkat ini untuk kebutuhan kreator, pengembang perangkat lunak, pekerja profesional, hingga implementasi edge AI di lingkungan perusahaan.

Example 300x600

Dengan volume kurang dari 0,7 liter, ASUS Ascent QN10 memiliki ukuran yang jauh lebih ringkas dibandingkan desktop konvensional berukuran sekitar 5 liter. Dimensinya mencapai 130 x 130 x 39,96 mm dengan bobot hanya sekitar 0,75 kg.

NPU 80 TOPS Jadi Andalan ASUS Ascent QN10

Salah satu daya tarik utama ASUS Ascent QN10 adalah penggunaan Qualcomm Hexagon NPU yang menawarkan kemampuan akselerasi AI hingga 80 TOPS. Kapasitas tersebut memungkinkan sejumlah proses kecerdasan buatan dilakukan langsung di perangkat dengan latensi rendah.

Pemrosesan AI lokal dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk penerjemahan bahasa secara real-time, peningkatan kualitas video, otomatisasi workflow, hingga inferensi Large Language Model atau LLM.

Konsep on-device AI juga memberikan keuntungan dari sisi privasi. Data atau dokumen yang diproses secara lokal tidak selalu harus dikirim ke server cloud, sehingga pendekatan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang menangani informasi sensitif.

ASUS juga memposisikan Ascent QN10 sebagai perangkat Copilot+ PC yang menggabungkan performa komputasi konvensional dengan akselerasi AI khusus melalui NPU.

Snapdragon X2 Elite dengan CPU 18-Core

Untuk dapur pacu, ASUS Ascent QN10 menggunakan Snapdragon X2 Elite Platform. Prosesor tersebut mengandalkan CPU 18-core Qualcomm Oryon generasi ketiga.

Kombinasi CPU dan NPU tersebut memungkinkan perangkat menangani beban kerja yang membutuhkan performa komputasi sekaligus akselerasi AI. ASUS menyasar perangkat ini bukan hanya untuk penggunaan sehari-hari, tetapi juga kebutuhan profesional dan pengembangan aplikasi berbasis AI.

Dukungan memori menggunakan LPDDR5x dengan pilihan kecepatan 8.533 MHz dan 9.600 MHz. Kapasitas RAM yang tersedia mencapai 16 GB atau 32 GB.

Untuk penyimpanan, tersedia SSD M.2 2280 NVMe PCIe 4.0 dengan pilihan kapasitas 512 GB dan 1 TB.

GPU Adreno X2-90 untuk Grafis

Selain NPU, ASUS Ascent QN10 mengandalkan GPU Qualcomm Adreno X2-90 untuk menangani kebutuhan grafis. ASUS menyebut GPU tersebut mampu memberikan peningkatan performa grafis hingga 2,3 kali dibandingkan generasi sebelumnya.

Kehadiran GPU ini membuat ASUS Ascent QN10 tidak hanya difokuskan pada pekerjaan berbasis AI. Mini PC tersebut juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan multimedia dan pekerjaan kreatif yang membutuhkan pemrosesan grafis.

Untuk konektivitas layar, perangkat menyediakan dukungan DisplayPort 2.1 melalui USB4 serta HDMI.

Mendukung Agentic AI Hybrid

ASUS Ascent QN10 juga membawa pendekatan Agentic AI Hybrid yang menggabungkan pemrosesan AI lokal dan cloud. ASUS menyebut perangkat ini mendukung framework seperti OpenClaw dan Hermes Agent.

Melalui pendekatan tersebut, pengguna dapat berinteraksi dengan AI Agent menggunakan aplikasi komunikasi yang sudah umum digunakan, termasuk WhatsApp dan LINE.

Sistem kemudian dapat menentukan pembagian beban kerja antara layanan Large Language Model berbasis cloud dan pemrosesan NPU lokal. Pekerjaan yang sesuai dapat dijalankan secara lokal, sementara kebutuhan lainnya dapat dialihkan ke API LLM cloud.

Pendekatan hybrid tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi pemrosesan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap cloud pada workload tertentu.

Qualcomm AI Hub dan Dukungan Model AI

Bagi pengembang, ASUS Ascent QN10 mendapatkan dukungan Qualcomm AI Hub. Platform tersebut menyediakan akses ke lebih dari 175 model AI yang telah dioptimalkan untuk perangkat berbasis Qualcomm.

Pengembang juga dapat menerapkan konsep Bring Your Own Model atau BYOM serta Bring Your Own Data atau BYOD. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu proses pengembangan, pengujian, hingga implementasi aplikasi AI.

Dengan kemampuan tersebut, ASUS Ascent QN10 dapat digunakan sebagai perangkat pengembangan maupun mesin untuk menjalankan aplikasi AI yang membutuhkan pemrosesan lokal.

Keamanan Chip-to-Cloud

ASUS tidak hanya menonjolkan kemampuan AI. Aspek keamanan juga menjadi bagian penting dari ASUS Ascent QN10, khususnya karena perangkat tersebut ditujukan untuk penggunaan profesional dan perusahaan.

Sistem keamanan perangkat mencakup fTPM 2.0 untuk membantu melindungi kredensial pengguna serta mendukung enkripsi berbasis hardware.

Perangkat ini juga dilengkapi Microsoft Pluton Security Processor. Teknologi tersebut dirancang untuk memperkuat perlindungan identitas, pengelolaan password, serta proses pemulihan perangkat.

Pemrosesan AI secara lokal juga memberikan keuntungan tambahan dari sisi privasi. Data internal perusahaan yang tidak perlu dikirim ke cloud dapat diproses langsung pada perangkat.

Spesifikasi ASUS Ascent QN10

Komponen Spesifikasi
Sistem operasi Windows 11 Pro / Home Copilot+ PC
Prosesor Snapdragon X2 Elite, 18-Core Qualcomm Oryon Gen 3
NPU Qualcomm Hexagon hingga 80 TOPS
GPU Qualcomm Adreno X2-90
RAM LPDDR5x 8.533 / 9.600 MHz, 16 GB / 32 GB
SSD 512 GB / 1 TB M.2 NVMe PCIe 4.0
Wi-Fi Wi-Fi 7
Bluetooth Bluetooth 6.0
LAN 2.5G Ethernet
Dimensi 130 x 130 x 39,96 mm
Volume Kurang dari 0,7 liter
Bobot 0,75 kg
Adaptor 20V DC, 8A, 180W

Port Lengkap dalam Bodi Ringkas

Meskipun memiliki bodi dengan volume kurang dari 0,7 liter, ASUS Ascent QN10 menyediakan konektivitas yang cukup lengkap.

Pada bagian depan dan samping terdapat dua USB4 Gen 2 Type-C dengan kecepatan hingga 40Gbps yang mendukung DisplayPort 2.1 dan Power Delivery. Selain itu tersedia USB 3.0 Gen 2 Type-A 10Gbps, USB 2.0 Type-A, serta audio jack.

Bagian belakang menyediakan satu USB4 Gen 2 Type-C 40Gbps, dua USB 3.2 Gen 2 Type-A 10Gbps, HDMI, RJ45 LAN, dan konektor DC-in.

Untuk koneksi jaringan, perangkat mendukung Ethernet 2.5G serta Wi-Fi 7. Kombinasi tersebut membuat transfer data berkecepatan tinggi dapat dilakukan melalui jaringan kabel maupun nirkabel.

Mini PC AI untuk Kebutuhan Profesional

ASUS Ascent QN10 menunjukkan bagaimana perangkat Mini PC semakin berkembang dari sekadar komputer berukuran kecil menjadi platform komputasi yang dirancang khusus untuk beban kerja AI.

Kombinasi Snapdragon X2 Elite, CPU 18-core Qualcomm Oryon generasi ketiga, NPU 80 TOPS, serta GPU Adreno X2-90 menjadi fondasi utama perangkat ini. ASUS juga menambahkan dukungan Agentic AI Hybrid, Qualcomm AI Hub, konektivitas modern, serta sistem keamanan untuk kebutuhan enterprise.

Dengan ukuran hanya sekitar 0,7 liter dan bobot 0,75 kg, ASUS Ascent QN10 menawarkan konsep komputer AI yang dapat ditempatkan di ruang kerja dengan kebutuhan ruang minimal.

Harga dan jadwal ketersediaan ASUS Ascent QN10 dapat berbeda berdasarkan wilayah. Informasi mengenai harga regional dan waktu pemasaran dapat diperoleh melalui perwakilan resmi ASUS di masing-masing negara.

Example 300250
Contoh Iklan
Contoh Iklan