Tabengan.com – Gigabyte kembali menghadirkan motherboard baru untuk platform Intel LGA1700 melalui Gigabyte B760M AORUS Ari. Kehadiran produk ini cukup menarik karena saat ini industri PC sudah bergerak menuju platform Intel LGA1851 dengan chipset seri 800 yang menggunakan DDR5.
Alih-alih mengikuti tren tersebut, Gigabyte B760M AORUS Ari justru mempertahankan penggunaan memori DDR4. Motherboard microATX ini ditujukan untuk pengguna prosesor Intel Core Generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 yang masih ingin memanfaatkan perangkat keras lama, khususnya modul RAM DDR4.
Keputusan tersebut membuat Gigabyte B760M AORUS Ari memiliki posisi yang cukup unik. Di satu sisi, motherboard ini menggunakan platform LGA1700 yang sudah berada di generasi sebelumnya. Namun di sisi lain, keberadaan DDR4 dapat menjadi keuntungan bagi pengguna yang belum ingin mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli RAM DDR5.
Selain mempertahankan dukungan DDR4, Gigabyte juga membekali motherboard ini dengan sejumlah fitur modern. Salah satunya adalah slot PCIe 5.0 x16 yang dapat digunakan untuk kartu grafis generasi terbaru. Dengan demikian, meskipun menggunakan chipset B760, motherboard ini tidak sepenuhnya tertinggal dari sisi konektivitas.
Gigabyte B760M AORUS Ari untuk Intel Core Gen 12 hingga Gen 14
Gigabyte B760M AORUS Ari dirancang untuk prosesor Intel Core Generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 yang menggunakan socket LGA1700. Dukungan tersebut mencakup lini prosesor mulai dari Core i3 hingga Core i9.
Pengguna yang masih memiliki prosesor Intel LGA1700 dapat memanfaatkan motherboard ini sebagai salah satu opsi upgrade tanpa harus berpindah ke platform baru. Begitu pula dengan pengguna yang sudah mempunyai RAM DDR4 berkapasitas besar atau berkecepatan tinggi.
Motherboard ini menyediakan empat slot DDR4 dengan kapasitas maksimum hingga 128 GB. Dukungan kecepatan memorinya mencapai DDR4-5333+ melalui overclocking. Konfigurasi tersebut masih cukup menarik untuk PC gaming, produktivitas, maupun workstation kelas menengah.
Pemilihan DDR4 juga menjadi salah satu aspek yang membuat Gigabyte B760M AORUS Ari berbeda dari motherboard generasi terbaru. Platform Intel yang lebih baru telah beralih ke LGA1851 dan DDR5, sehingga pengguna yang berpindah platform perlu memperhitungkan biaya RAM baru.
Bawa VRM 12+1+1 Phase
Dari sisi sistem daya, Gigabyte membekali B760M AORUS Ari dengan konfigurasi 12+1+1 Phase Hybrid VRM. Sistem tersebut dipadukan dengan VRM Thermal Armor untuk membantu menjaga temperatur area VRM ketika motherboard digunakan dengan prosesor yang membutuhkan daya lebih besar.
Konfigurasi ini membuat motherboard tersebut tidak sekadar mengandalkan desain untuk PC entry-level. Dukungan terhadap prosesor Intel hingga Core i9 juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan performa CPU lebih tinggi.
Untuk sebuah motherboard microATX, konfigurasi tersebut cukup lengkap. Form factor yang lebih ringkas juga memungkinkan motherboard digunakan pada berbagai casing PC yang mendukung ukuran mATX.
PCIe 5.0 dan Dua Slot M.2
Salah satu fitur yang cukup menonjol pada Gigabyte B760M AORUS Ari adalah keberadaan slot PCIe 5.0 x16 utama. Slot ini menggunakan mekanisme EZ-Latch yang dirancang untuk memudahkan proses pemasangan maupun pelepasan kartu grafis.
Selain slot PCIe 5.0 x16, tersedia pula satu slot PCIe 4.0 x4 untuk perangkat ekspansi tambahan. Konfigurasi tersebut memberikan ruang bagi pengguna yang membutuhkan kartu tambahan di luar GPU utama.
Untuk penyimpanan, motherboard ini menyediakan dua slot M.2 dengan antarmuka PCIe 4.0 x4. Gigabyte juga menggunakan mekanisme screwless pada slot M.2 sehingga proses pemasangan SSD dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Kebutuhan penyimpanan tambahan masih dapat dipenuhi melalui empat port SATA. Kombinasi dua slot M.2 dan empat SATA membuat B760M AORUS Ari cukup fleksibel untuk membangun PC dengan beberapa perangkat penyimpanan.
Wi-Fi 6E dan LAN 2.5 GbE
Gigabyte B760M AORUS Ari juga tidak hanya mengandalkan konektivitas kabel standar. Motherboard ini dilengkapi Intel Wi-Fi 6E AX210 yang mendukung konektivitas nirkabel pada generasi Wi-Fi 6E.
Untuk jaringan kabel, tersedia LAN 2.5 GbE. Kecepatan tersebut berada di atas koneksi Gigabit Ethernet yang masih banyak ditemukan pada motherboard kelas terjangkau.
Kombinasi Wi-Fi 6E dan LAN 2.5 GbE membuat motherboard ini tetap menawarkan fitur konektivitas modern meskipun menggunakan chipset B760 dan memori DDR4.
Sektor audio juga mendapatkan perhatian melalui penggunaan Realtek ALC1220. Komponen tersebut menjadi bagian dari sistem audio motherboard dan ditujukan untuk memberikan pengalaman suara yang lebih baik dibanding solusi audio dasar.
Hadir dengan Tema AORUS Ari
Selain spesifikasi, aspek yang paling mudah dikenali dari motherboard ini adalah desainnya. Gigabyte B760M AORUS Ari membawa tema karakter AORUS Ari dengan elemen visual anime pada bagian heatsink dan sejumlah area motherboard.
Pendekatan tersebut membuat produk ini berbeda dari motherboard B760 konvensional yang umumnya menggunakan desain gaming dengan tampilan lebih generik. Bagi pengguna yang membangun PC bertema anime, desain AORUS Ari dapat menjadi salah satu daya tarik tersendiri.
Di balik perubahan desain tersebut, motherboard ini disebut memiliki kemiripan dengan B760M AORUS Elite WIFI6E GEN5 yang sebelumnya telah diperkenalkan Gigabyte. Perbedaan pentingnya terletak pada penggunaan DDR4 serta penyesuaian konfigurasi dan desain produk.
Hal ini juga memperlihatkan bagaimana produsen dapat memperpanjang umur sebuah platform dengan menghadirkan varian baru untuk segmen pengguna tertentu.
Harga Gigabyte B760M AORUS Ari
Gigabyte B760M AORUS Ari WiFi6E DDR4 telah dipasarkan di Jepang dengan harga sekitar 26.800 yen. Dengan kurs sekitar Rp113,95 per yen, nominal tersebut setara dengan kurang lebih Rp3,05 juta.
Harga di Indonesia nantinya dapat berbeda karena dipengaruhi pajak, biaya distribusi, margin penjual, serta ketersediaan produk.
Dengan kisaran harga tersebut, motherboard ini berada pada segmen menengah. Nilai utamanya bukan sekadar pada penggunaan chipset B760, tetapi juga pada kombinasi dukungan prosesor Intel Gen 12 hingga Gen 14, DDR4 berkapasitas hingga 128 GB, PCIe 5.0, Wi-Fi 6E, LAN 2.5 GbE, dan desain AORUS Ari.
Masih Relevan untuk Pengguna DDR4
Kemunculan Gigabyte B760M AORUS Ari menunjukkan bahwa platform LGA1700 masih memiliki ruang bagi pengguna tertentu. Mereka yang sudah memiliki RAM DDR4 tidak harus langsung mengganti seluruh platform hanya untuk mendapatkan peningkatan performa prosesor.
Terlebih, harga komponen PC dapat menjadi pertimbangan penting ketika melakukan upgrade. Mempertahankan RAM DDR4 memungkinkan pengguna mengalokasikan anggaran untuk komponen lain seperti prosesor, kartu grafis, SSD, atau sistem pendingin.
Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. LGA1700 merupakan platform generasi sebelumnya sehingga pilihan upgrade prosesor di masa mendatang lebih terbatas dibandingkan platform Intel terbaru.
Karena itu, Gigabyte B760M AORUS Ari lebih relevan bagi pengguna yang memang sudah berada di ekosistem LGA1700 dan memiliki RAM DDR4. Bagi pengguna yang membangun PC baru dari nol, perbandingan antara biaya platform LGA1700 DDR4 dan platform Intel terbaru DDR5 tetap perlu dilakukan.
Pada akhirnya, Gigabyte B760M AORUS Ari hadir dengan pendekatan yang cukup spesifik. Motherboard ini menggabungkan platform Intel LGA1700, RAM DDR4, konektivitas modern, serta desain anime AORUS Ari dalam format microATX.
Produk tersebut bukan motherboard yang ditujukan untuk menggantikan platform Intel terbaru, tetapi menjadi alternatif bagi pengguna yang masih ingin memaksimalkan komponen DDR4 yang sudah dimiliki. Dengan dukungan PCIe 5.0, Wi-Fi 6E, LAN 2.5 GbE, dua slot M.2, dan VRM 12+1+1 phase, spesifikasinya juga masih tergolong kompetitif untuk kebutuhan PC gaming dan produktivitas.











