Tabengan.com – Kabel RTX 5090 Meleleh Kabel RTX 5090 meleleh kembali menjadi perhatian komunitas hardware PC setelah kanal YouTube Hardware Unboxed mengalami insiden kerusakan pada sistem pengujian mereka. Kabel daya yang digunakan untuk menghubungkan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5090 dengan catu daya mengalami panas ekstrem hingga suhunya dilaporkan menembus sekitar 175 derajat Celsius ketika GPU berada dalam kondisi beban penuh.
Insiden tersebut terjadi pada konfigurasi yang menggunakan ASUS ROG Astral RTX 5090 dan unit catu daya be quiet! Dark Power 13. Kasus ini kembali menyoroti keandalan konektor daya 12V-2×6 yang digunakan pada kartu grafis berperforma tinggi, khususnya RTX 5090.
Steve dari Hardware Unboxed mengetahui adanya masalah tersebut secara tidak sengaja. Saat menyentuh kabel daya pada sistem pengujian, ia merasakan panas yang sangat tinggi. Kondisi itu kemudian diperiksa lebih lanjut menggunakan kamera termal untuk mengetahui seberapa tinggi temperatur yang terjadi pada kabel.
Hasil pemeriksaan menunjukkan suhu kabel telah melewati 150 derajat Celsius dan terus meningkat hingga berada di kisaran 175 derajat Celsius ketika sistem menjalankan beban kerja penuh. Temperatur setinggi itu menjadi indikasi serius karena panas berlebih pada konektor dan kabel daya dapat menyebabkan kerusakan fisik hingga risiko kegagalan komponen.
Distribusi Arus Menjadi Sorotan
Untuk mengetahui sumber persoalan, Hardware Unboxed menggunakan perangkat pemantau daya Thermal Grizzly WireView Pro. Pengukuran tersebut menunjukkan adanya ketidakseimbangan distribusi arus yang sangat besar di antara pin konektor.
Dalam kondisi normal, beban listrik pada konektor semestinya didistribusikan melalui sejumlah jalur sehingga tidak ada satu kabel yang menanggung beban secara berlebihan. Namun, dalam kasus yang dialami Hardware Unboxed, beberapa pin hampir tidak mengalirkan arus, sementara salah satu kabel justru membawa arus hingga sekitar 22 ampere.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan panas pada titik tertentu. Ketika arus terkonsentrasi pada jalur yang terbatas, resistansi pada koneksi dapat menghasilkan panas lebih tinggi. Jika panas terus meningkat, bagian konektor maupun kabel dapat mengalami perubahan bentuk, kerusakan isolasi, bahkan meleleh.
Kerusakan paling parah dalam insiden ini justru ditemukan pada sisi catu daya. Kabel dilaporkan mengalami pelelehan hingga menyatu dengan soket keluaran pada PSU be quiet! Dark Power 13. Kondisi tersebut membuat kabel sulit dilepaskan dan akhirnya harus dicabut secara paksa menggunakan tang.
Sementara itu, port pada kartu grafis ASUS ROG Astral RTX 5090 dilaporkan tidak menunjukkan bekas terbakar yang terlihat secara kasatmata. Perbedaan tingkat kerusakan antara sisi PSU dan GPU menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian dari kasus tersebut.
Hardware Unboxed Bantah Kesalahan Pemasangan
Hardware Unboxed juga menegaskan bahwa konektor daya telah dipasang dengan benar dan berada dalam kondisi fully seated. Dengan demikian, mereka tidak mengategorikan insiden tersebut sebagai kesalahan pengguna atau user error akibat konektor yang tidak terpasang sempurna.
Persoalan pemasangan konektor sebelumnya memang kerap menjadi perhatian dalam pembahasan mengenai konektor daya GPU berdaya tinggi. Konektor yang tidak terpasang sempurna dapat meningkatkan resistansi kontak dan berpotensi menghasilkan panas berlebih.
Namun, kasus yang dialami Hardware Unboxed kembali memunculkan pertanyaan mengenai faktor lain yang dapat menyebabkan panas ekstrem. Pengukuran menggunakan WireView Pro menunjukkan bahwa distribusi arus antar-pin tidak berlangsung secara merata.
Temuan tersebut membuat persoalan kabel RTX 5090 meleleh tidak semata-mata berkaitan dengan apakah konektor sudah terpasang dengan benar atau belum. Distribusi arus dan karakteristik koneksi pada sistem daya juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Menambah Daftar Kasus 12V-2×6
Insiden Hardware Unboxed menambah perhatian terhadap berbagai laporan terkait konektor 12V-2×6 pada kartu grafis kelas flagship. RTX 5090 memiliki kebutuhan daya tinggi sehingga sistem penyaluran listriknya bekerja dengan beban yang cukup besar.
Dalam sejumlah kasus yang dilaporkan sebelumnya, konektor daya pada kartu grafis atau kabel mengalami panas berlebih hingga meleleh. Kekhawatiran tersebut tetap muncul meskipun pengguna melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk undervolting dan pembatasan konsumsi daya atau power limit.
Undervolting dilakukan dengan menurunkan tegangan operasional GPU untuk mengurangi konsumsi daya dan panas, sedangkan power limit membatasi besarnya daya yang dapat digunakan kartu grafis. Kedua metode tersebut umumnya digunakan untuk menjaga efisiensi dan temperatur komponen.
Namun, keberadaan laporan kerusakan pada sistem yang telah mendapatkan penyesuaian daya menunjukkan bahwa persoalan konektor perlu dilihat secara lebih luas. Faktor seperti distribusi arus, kualitas koneksi, kabel, konektor pada PSU, hingga karakteristik masing-masing sistem dapat memengaruhi temperatur.
Beberapa PSU Memiliki Perlindungan Tambahan
Di tengah munculnya berbagai kasus kabel RTX 5090 meleleh, sejumlah produsen catu daya juga menghadirkan fitur perlindungan tambahan. Salah satunya adalah mekanisme pemutus berdasarkan temperatur yang dirancang untuk menghentikan aliran listrik ketika kondisi konektor mencapai suhu tertentu.
Pada beberapa kasus, fitur thermal cutoff pada PSU disebut dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih parah pada kartu grafis. Mekanisme tersebut bekerja sebagai lapisan perlindungan tambahan ketika sistem mendeteksi kondisi termal yang tidak aman.
Meski demikian, fitur perlindungan tersebut tidak menghilangkan pentingnya memastikan seluruh komponen sistem daya bekerja sesuai spesifikasi. Pengguna kartu grafis dengan konsumsi daya tinggi tetap perlu memperhatikan kompatibilitas PSU, kabel, konektor, serta pemasangan konektor daya.
Kasus ekstrem juga mendorong sejumlah modder mengambil pendekatan berbeda. Beberapa di antaranya bahkan memilih menyolder kabel daya langsung ke papan PCB GPU untuk menghindari penggunaan soket konektor. Langkah tersebut tentu bukan solusi yang ditujukan untuk pengguna umum karena membutuhkan kemampuan teknis tinggi dan dapat membawa risiko kerusakan perangkat.
Kejadian yang dialami Hardware Unboxed kembali memperlihatkan bahwa sistem penyaluran daya pada kartu grafis kelas atas perlu mendapat perhatian serius. Suhu kabel yang mencapai sekitar 175 derajat Celsius ketika RTX 5090 bekerja penuh menunjukkan betapa besar panas yang dapat muncul ketika distribusi arus tidak berlangsung secara ideal.
Bagi pengguna RTX 5090, pemeriksaan konektor dan kabel daya menjadi langkah penting. Konektor perlu dipastikan terpasang sepenuhnya, sementara kondisi kabel dan soket juga sebaiknya diperiksa secara berkala. Tanda seperti perubahan warna, bau terbakar, deformasi plastik, atau panas yang tidak normal dapat menjadi indikasi adanya masalah.
Kasus kabel RTX 5090 meleleh yang kembali terjadi pada sistem pengujian Hardware Unboxed pada akhirnya memperpanjang perdebatan mengenai konektor 12V-2×6. Dengan konsumsi daya GPU flagship yang terus meningkat, keandalan sistem penyaluran daya menjadi aspek yang semakin penting, bukan hanya untuk menjaga performa, tetapi juga untuk mencegah kerusakan perangkat akibat panas berlebih.









