Tabengan.com – Samsung Electronics resmi menghadirkan Galaxy A57 5G di Indonesia sebagai penerus Galaxy A55 5G dengan sejumlah peningkatan besar di berbagai sektor. Kehadiran perangkat terbaru Galaxy A series ini langsung menarik perhatian karena membawa desain lebih tipis, performa chipset baru, sistem pendingin lebih optimal, hingga dukungan fitur AI yang lebih lengkap.
Perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G terlihat cukup signifikan, terutama pada aspek desain, layar, performa, dan pengalaman penggunaan harian. Samsung tampaknya ingin mendorong lini Galaxy A series lebih dekat ke pengalaman smartphone premium tanpa harus masuk ke harga flagship.
Galaxy A57 5G mulai dipasarkan di Indonesia pada Mei 2026 dengan fokus pada pengguna yang membutuhkan perangkat modern untuk multitasking, gaming, hiburan, dan aktivitas berbasis AI.
Galaxy A57 5G Hadir dengan Desain Lebih Tipis
Salah satu perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G yang paling langsung terlihat ada pada sektor desain.
Samsung melakukan perubahan cukup besar pada dimensi perangkat. Galaxy A57 5G kini hadir dengan ketebalan hanya 6,9mm dan bobot 179 gram.
Sementara itu, Galaxy A55 5G sebelumnya memiliki ketebalan 8,2mm dengan berat 213 gram.
Perubahan ini membuat Galaxy A57 5G terasa jauh lebih ringan dan nyaman digunakan dalam aktivitas harian.
Pengguna yang sering menggunakan smartphone dalam waktu lama diperkirakan akan merasakan perbedaan signifikan, terutama saat:
- Digunakan sambil commuting
- Bermain game
- Menonton video
- Scrolling media sosial
- Membawa perangkat di saku
Samsung juga memperbarui desain modul kamera belakang dengan tampilan lebih minimalis dan modern.
Pendekatan tersebut mengikuti tren smartphone kelas menengah premium yang kini mengutamakan desain bersih dan ergonomi penggunaan.
Layar Galaxy A57 5G Lebih Cerah dan Imersif
Perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G berikutnya ada di sektor layar.
Galaxy A57 5G menggunakan panel Super AMOLED+ berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz.
Sementara Galaxy A55 5G sebelumnya memakai layar Super AMOLED 6,6 inci.
Meski ukuran layar tidak berubah terlalu besar, Samsung menghadirkan peningkatan penting pada tingkat kecerahan.
Galaxy A57 5G kini memiliki Vision Booster dengan tingkat kecerahan maksimum hingga 1.900 nits.
Sebagai perbandingan, Galaxy A55 5G hanya mencapai sekitar 1.200 nits.
Peningkatan tersebut membuat layar Galaxy A57 5G tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung atau saat berada di luar ruangan.
Selain itu, bezel yang lebih tipis membuat pengalaman visual terasa lebih imersif untuk:
- Streaming video
- Gaming
- Membaca konten
- Browsing
- Aktivitas media sosial
Samsung tampaknya ingin memperkuat posisi Galaxy A57 5G sebagai smartphone mid-range premium dengan kualitas layar mendekati flagship.
Exynos 1680 Jadi Upgrade Penting
Di sektor performa, perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G juga cukup terasa.
Galaxy A57 5G menggunakan chipset Exynos 1680 sebagai penerus Exynos 1480 yang digunakan pada Galaxy A55 5G.
Samsung mengklaim peningkatan terjadi pada:
- CPU
- GPU
- NPU
Peningkatan tersebut bertujuan mendukung performa multitasking dan pemrosesan AI yang lebih cepat.
Galaxy A57 5G kini lebih optimal untuk menjalankan fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
Beberapa fitur AI yang dihadirkan antara lain:
- Circle to Search
- Gemini AI
- Voice Transcription
Voice Transcription menjadi fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan transkripsi suara secara otomatis langsung di perangkat.
Kemampuan AI tersebut menjadi salah satu perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G yang cukup penting karena Samsung mulai serius membawa pengalaman AI ke lini Galaxy A series.
Sistem Pendingin Lebih Besar untuk Gaming
Samsung juga meningkatkan sistem pendingin pada Galaxy A57 5G.
Perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G di sektor thermal terlihat dari ukuran vapor chamber yang kini 13 persen lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Peningkatan ini bertujuan menjaga suhu perangkat tetap stabil ketika digunakan untuk aktivitas berat seperti gaming.
Samsung mengklaim suhu perangkat tetap berada di bawah 40 derajat Celsius saat digunakan bermain game dalam durasi panjang.
Hal tersebut menjadi penting karena pengguna smartphone kelas menengah kini semakin sering menggunakan perangkat untuk game kompetitif seperti:
- Mobile Legends
- PUBG Mobile
- Free Fire
- Honor of Kings
Dengan sistem pendingin yang lebih optimal, Galaxy A57 5G diharapkan mampu memberikan pengalaman gaming yang lebih stabil dengan minim lag dan throttling.
Baterai Tetap 5.000mAh
Meski desain perangkat lebih tipis, Samsung tetap mempertahankan kapasitas baterai 5.000mAh pada Galaxy A57 5G.
Hal ini menjadi salah satu aspek menarik dalam perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G karena Samsung berhasil membuat perangkat lebih ringan tanpa mengurangi kapasitas baterai.
Galaxy A57 5G juga masih mendukung teknologi Super Fast Charging untuk menunjang penggunaan sehari penuh.
Kombinasi chipset baru dan optimalisasi pendingin membuat efisiensi daya perangkat diklaim lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Kamera Dapat Peningkatan ISP dan Low Noise
Samsung turut membawa peningkatan di sektor kamera.
Perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G pada bagian fotografi terlihat dari peningkatan image signal processor (ISP) dan mode low noise terbaru.
Samsung menyebut peningkatan ini membantu menghasilkan:
- Foto malam lebih terang
- Noise lebih minim
- Detail lebih tajam
- Warna lebih stabil
Performa kamera yang lebih baik menjadi penting karena pengguna smartphone kelas menengah kini semakin aktif membuat konten untuk media sosial dan video pendek.
Samsung tampaknya ingin memastikan Galaxy A57 5G tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan smartphone mid-range premium.
Pilihan Warna dan Harga Galaxy A57 5G
Galaxy A57 5G hadir dalam empat pilihan warna:
- Awesome Navy
- Awesome Gray
- Awesome Icy Blue
- Awesome Lilac
Samsung menyediakan tiga konfigurasi memori yaitu:
- 8GB/128GB
- 8GB/256GB
- 12GB/256GB
Harga Galaxy A57 5G di Indonesia mulai Rp7.599.000.
Samsung juga menghadirkan sejumlah promo penjualan hingga 31 Mei 2026 seperti:
- Cashback trade-in
- Cicilan bunga 0 persen
- Program jaminan harga trade-in
Menurut Samsung, pengguna Galaxy A55 5G varian 128GB dapat melakukan upgrade ke Galaxy A57 5G dengan tambahan cicilan sekitar Rp350 ribuan per bulan selama 12 bulan.
Galaxy A57 5G Fokus ke Pengalaman Premium
Melihat seluruh peningkatan yang dibawa Samsung, perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G memang cukup terasa dibanding sekadar refresh minor.
Samsung tidak hanya memperbarui desain, tetapi juga meningkatkan pengalaman penggunaan secara menyeluruh melalui:
- Bobot lebih ringan
- Layar lebih cerah
- Performa AI lebih baik
- Pendingin lebih optimal
- Kamera lebih canggih
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Samsung ingin membawa Galaxy A series lebih dekat ke standar flagship premium.
Strategi tersebut cukup penting karena pasar smartphone kelas menengah kini semakin kompetitif dengan banyak vendor Android yang mulai menghadirkan fitur premium di harga lebih terjangkau.
Worth It Upgrade dari Galaxy A55?
Bagi pengguna Galaxy A55 5G, keputusan upgrade tentu bergantung pada kebutuhan masing-masing.
Namun jika melihat perbedaan Galaxy A57 5G dan Galaxy A55 5G, peningkatan yang diberikan Samsung tergolong cukup signifikan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan:
- Desain ringan
- Pengalaman layar premium
- Gaming
- Multitasking
- Fitur AI
- Fotografi malam
Galaxy A57 5G juga memperlihatkan arah baru Samsung dalam membawa pengalaman AI ke lini smartphone non-flagship.
Dengan kombinasi desain tipis, performa lebih kencang, layar lebih cerah, dan fitur AI yang lebih matang, Galaxy A57 5G berpotensi menjadi salah satu smartphone mid-range premium paling menarik di pasar Indonesia tahun 2026.






