Tabengan.com – Laptop dengan prosesor Intel Core Ultra 9 kini tidak lagi identik dengan harga selangit. Memasuki awal tahun 2026, semakin banyak produsen menghadirkan laptop berperforma tinggi berbasis Core Ultra 9 dengan harga yang relatif lebih kompetitif, bahkan beberapa di antaranya berada di bawah Rp20 juta.
Tren ini menandai semakin luasnya adopsi prosesor flagship Intel, sekaligus membuka akses teknologi komputasi dan AI canggih bagi pengguna profesional, kreator, hingga gamer dengan anggaran yang lebih rasional.
Intel Core Ultra 9 sendiri merupakan lini prosesor tertinggi Intel, hadir mulai dari Series 1 (Meteor Lake) hingga Series 2 (Arrow Lake dan Lunar Lake). Keunggulan utamanya terletak pada NPU (Neural Processing Unit) terintegrasi, yang memungkinkan pemrosesan AI lokal tanpa bergantung pada cloud.
Berikut daftar 10 laptop Intel Core Ultra 9 termurah di awal 2026 yang layak dipertimbangkan:
1. Acer Swift Go 14 Touch (SFG14-73T)
Laptop ini menjadi salah satu Core Ultra 9 termurah di pasaran. Menggunakan Intel Core Ultra 9 185H, Acer Swift Go 14 Touch dibanderol di kisaran Rp15 jutaan.
Spesifikasinya mencakup RAM 32 GB LPDDR5X, SSD 1 TB PCIe 4.0, serta layar sentuh 14 inci WUXGA dengan cakupan warna 100% sRGB. Sertifikasi Intel Evo memastikan responsivitas tinggi dan daya tahan baterai yang optimal.
2. Lenovo Yoga Pro 7i Aura Edition (14IAH10)
Ditenagai Intel Core Ultra 9 285H berbasis Arrow Lake (Series 2), laptop ini berada di kisaran Rp21–22 juta. Layar OLED 14,5 inci beresolusi 3K 120Hz menjadi nilai jual utama.
Fitur eksklusif seperti Smart Share memudahkan transfer data lintas perangkat, sementara RAM 32 GB dan SSD 1 TB membuatnya siap untuk beban kerja berat.
3. ASUS Zenbook 14 OLED Touch (UX3405CA)
Mengusung Intel Core Ultra 9 185H dengan Intel AI Boost, laptop ini cocok untuk multitasking dan tugas AI ringan seperti pemrosesan gambar dan video conference berbasis AI.
Konfigurasi RAM 32 GB, SSD 1 TB, serta layar OLED 14 inci WUXGA rasio 16:10 menjadikannya pilihan seimbang antara mobilitas dan performa.
4. HP OmniBook Ultra Flip 14 (FH0334TU)
Masuk kategori Copilot+ PC, HP OmniBook Ultra Flip 14 menggunakan Intel Core Ultra 9 288V berbasis Lunar Lake.
Laptop convertible ini dibanderol sekitar Rp30 juta, menawarkan layar OLED 2.8K yang dapat diputar 360 derajat, SSD 2 TB, kamera 9 MP, serta fitur keamanan HP Wolf Security.
5. ASUS ROG Strix G16 (G615LM)
Bagi gamer, ASUS ROG Strix G16 menawarkan Intel Core Ultra 9 275HX yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5060 di kisaran Rp28 juta.
Layar 16 inci ROG Nebula Display 2.5K dan sistem pendingin ROG Intelligent Cooling tiga kipas membuatnya stabil untuk gaming dan workload berat.
6. Lenovo Yoga Pro 7 (14IMH9)
Laptop ini mengombinasikan Intel Core Ultra 9 185H dengan GPU diskrit NVIDIA GeForce RTX 4060.
Dengan harga sekitar Rp28 juta, Yoga Pro 7 unggul untuk rendering video, desain 3D, dan pekerjaan grafis, didukung layar 3K 120Hz dengan akurasi warna tinggi.
7. MSI Prestige 13 AI+ Evo Ukiyo-E Edition (A2VMG)
MSI Prestige 13 AI+ Evo hadir dengan desain artistik bertema Ukiyo-E Jepang.
Menggunakan Intel Core Ultra 9 288V, laptop ini sangat portabel dengan bobot di bawah 1 kg. Layar OLED 13,3 inci 2.8K dan sertifikasi Intel Evo membuatnya ideal untuk profesional mobile.
8. Lenovo Yoga Book 9i (83KJ0025ID)
Inovatif dan unik, Yoga Book 9i mengusung dua layar OLED 14 inci 2.8K.
Ditenagai Intel Core Ultra 9 285H, laptop ini dirancang untuk multitasking ekstrem. Paket pembelian sudah termasuk keyboard magnetik, stand, dan stylus.
9. ASUS ROG Strix G18 (G815LM)
Laptop gaming kelas berat dengan layar 18 inci 2.5K 240Hz ini mengandalkan Intel Core Ultra 9 275HX dan RTX 5060.
Dengan harga sekitar Rp36 juta, ROG Strix G18 menawarkan sistem pendingin Tri-Fan dan liquid metal, cocok untuk gaming dan produktivitas ekstrem.
10. Axioo Pongo Studio X (2025)
Axioo Pongo Studio X menjadi pilihan price-to-performance menarik di kelasnya.
Mengusung Intel Core Ultra 9 275HX dan NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti 12GB, laptop ini dijual sekitar Rp33 juta, dilengkapi layar QHD+ 300Hz serta garansi resmi 3 tahun.
Kesimpulan
Keberagaman laptop Intel Core Ultra 9 di awal 2026 menunjukkan bahwa prosesor flagship kini semakin inklusif. Mulai dari ultraportable, laptop kreator, hingga gaming powerhouse, konsumen memiliki lebih banyak opsi sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dengan hadirnya arsitektur Arrow Lake dan Lunar Lake, efisiensi daya dan kemampuan AI lokal juga meningkat signifikan. Artinya, laptop Intel Core Ultra 9 tidak hanya unggul untuk komputasi tradisional, tetapi juga siap menyambut era komputasi berbasis AI yang semakin dominan.
Bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus membayar terlalu mahal, daftar ini bisa menjadi titik awal sebelum menentukan pilihan.






