Diduga OD, Reto Membusuk di Kamar

117
meninggal dikamar
Mayat Reto ditemukan sudah mulai membusuk di atas ranjang kamar tidur rumahnya, Selasa (16/4) pagi.

TAMIANG LAYANG/tabengan.com – Warga Desa Jaweten Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, digegerkan dengan adanya warga yang meninggal dunia dalam kondisi sudah mulai membusuk di tempat tidurnya, Selasa (17/4) pagi.

Diketahui korban bernama Reto Lison (42), diduga meninggal dunia akibat overdosis (OD) obat yang diminumnya. Dia sehari-hari bekerja di PT GAL.

Marinus, tetangga korban mengatakan, penemuan mayat itu berawal ketika tetangganya curiga karena Reto tidak pernah terlihat keluar rumah. Salah seorang tetangga mengetuk pintu rumah namun tak ada sahutan. Begitu juga ketika ditelepon ternyata tidak aktif.

“Saat diintip lampu rumah hidup, kendaraan ada di dalam. Namun semua pintu terkunci dari dalam,” kata Marinus.

Ahhirnya warga berinisiatif untuk mendobrak pintu belakang rumah. “Saat didobrak pintu terbuka sudah tercium bau tak sedap dari dalam rumah, ternyata Reto sudah tak bernyawa dengan kondisi badan mulai membusuk,” tuturnya.

Mengetahui kejadian itu warga langsung menghubungi Polres Bartim, dan sekitar pukul 08.00 WIB, polisi datang untuk melakukan olah TKP.

Sementara itu Kapolres Barito Timur AKBP Wahid Kurniawan, melalui Kasat Reskrim AKP Andhika Rama menjelaskan tidak ada unsur kekerasan di tubuh korban.

“Hasil identifikasi anggota tidak ada unsur kekerasan,” tegas Andhika.

Untuk sementara meninggalnya korban diduga murni akibat overdosis obat sehingga tidak diketahui oleh masyarakat setempat. Hal itu diperkuat dari hasil visum dr Desi di RSUD Tamiang Layang.

Menurut dr Desi, korban meninggal akibat overdosis obat-obatan. Selain itu di dekat tubuh korban juga ditemukan sekeping obat jenis bodrex yang sebagian sudah digunakan.

“Untuk dilakukan otopsi lebih lanjut dibawa ke RSUD Tamiang Layang namun pihak keluarga menolak, sehingga kita tidak dapat memaksa, kita hanya melakukan identifikasi di TKP, dan langsung kita serahkan ke pihak keluarga,” ucapnya.

Meski demikian, lanjut Andhika, pihaknya tetap memeriksa beberapa saksi dari warga yang pertama menemukan korban serta keluarga terdekat Reto. c-yus

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here