Stok Beras Aman Jelang Ramadan

30
beras dan telur di palangkaraya
Tampak penjual beras dan telur di Pasar Malam Jalan Soekarno Kota Palangka Raya. Di lapaknya menjual beberapa jenis beras lokal dan dari daerah lain, saat diambil gambarnya Kamis (5/4) malam. TABENGAN / YOHANES

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Guna menghadapi bulan Suci Ramadan, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Kalteng telah mendatangkan beragam kebutuhan pokok.

Kabid Komersial Bulog Divre Kalteng, Mariam, melalui pesan singkatnya, kepada Tabengan, Kamis (6/4), mengatakan, dalam rangka menghadapi bulan suci ramadan tahun 2018, perum Bulog Divre Kalteng telah mendatangkan beragam kebutuhan pokok bagi masyarakat Kalteng.

Dikatakan dia, Bulog Kalteng telah mendatangkan beras premium 1.000 ton dan medium 300 ton. Selain beras Bulog juga telah mendatangkan barang kebutuhan pokok lainnya seperti gula curah 336 ton, gula kemasan 168 ton, minyak goreng kemasan 1 liter 72 ton, dan curah kemasan 18 liter sebanyak 21 ton, daging 15 ton.

“Bulan ramadan sudah semakin dekat, maka kami mendatangkan beras, gula curah, gula kemasan, minyak goreng kemasan 1 liter, minyak goreng curah kemasan, dan daging”, tambahnya.

Melihat kesigapan Bulog tersebut, kondisi logistik di Kalimantan Tengah cukup untuk kebutuhan selama beberapa bulan ke depan. Terlebih ketika bulan ramadan yang akan tiba beberapa bulan lagi, menjadi tugas pemerintah untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan menekan harga kebutuhan pokok di pasar.

“Saat ini hingga beberapa bulan ke depan logistik di Kalteng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kami telah sigap dan mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh- jauh hari,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Asri, ibu rumah tangga warga Jl Tjilik Riwut Palangka Raya, mengatakan, ia menyambut baik akan kesigapan Bulog tersebut. Ketika bulan ramadan tiba, akan sangat merepotkan jika harga kebutuhan pokok merangkak naik, terlebih bagi masyarakat biasa sepertinya.

“Saya bersyukur karena Bulog telah mempersiapkan dari jauh-jauh hari berbagai kebutuhan pokok untuk masyarakat. Apalagi masyarakat biasa seperti kami kalau terjadi kenaikan harga bahan pokok pasti menjerit,” ungkapnya. m-ybs

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here