Polresta Akan Tertibkan Cafe Rusuh di Jalan Mahir Mahar

ISTIMEWA VIRAL-Keributan yang terjadi di salah satu Cafe di kawasan lingkar luar Mahir Mahar Kota Palangka Raya ditanggapi serius oleh Kapolres Palangka Raya

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Viral adanya keributan yang terjadi salah satu café di kawasan lingkar luar Mahir Mahar Kota Palangka Raya, mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat. Sebuah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan perkelahian antar pemuda di cafe tersebut. Sejumlah masyarakat menyampaikan keluhannya melalui kolom komentar di media sosial tersebut.
Sementara itu komentar lain juga menyebutkan bahwa mengomentari cafe tersebut sering lewati jam batas malam, hingga banyaknya anak-anak muda yang diduga melakukan pesta minuman keras. Bahkan netizen tersebut menyampaikan agar ada tindakan tegas dari pihak yang berwajib. Pasalnya sebelumnya juga sempat terjadi kejadian serupa, bahkan sampai dibubarkan oleh petugas terkait.
Bahkan dari pantauan di lapangan, cafe yang kerap dipenuhi anak-anak muda tersebut, tampak hingar bingar dengan musik-musik jenis house music, yang disertai berjoget bersama. Bahkan diduga, tampak ramai tanpa memperhatikan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) seperti aturan jangan berkerumun serta jaga jarak.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa dengan tegas mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi bersama Satgas untuk menertibkan cafe rusuh tersebut.
Sementara itu salah seorang tokoh pemuda dari Fordayak Kalteng yang juga warga setempat Rory, menyayangkan keributan yang terjadi di cafe tersebut. Dirinya menilai, yang perlu dikaji adalah apakah cafe itu memenuhi syarat maupun perizinan untuk izin serta tempat untuk minum miras. Contohnya, ujar dia, seperti beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Palangka Raya, yang memang memenuhi syarat sebagai tempat minum dan hiburan malam.
“Selain itu seharusnya ada keamanan yang menjaga agar tidak terjadi keributan. Pertanyaan saya, apakah cafe itu memenuhi syarat sebagai THM atau hanya sebagai cafe biasa saja,” ujarnya kepada Tabengan, Jumat (13/5/2022). Dirinya mencontohkan beberapa THM di Palangka Raya, telah berafiliasi atau bemitra bersama pemerintah setempat, dalam persoalan izin, kepatuhan hingga kerjasama yang baik. Misalnya parkir atau keamanan, menggunakan jasa ormas setempat, yang memang sudah bermitra baik dengan pihak berwenang atau pemerintah setempat.
“Saya menyarankan agar pemerintah setempat menyosialisasikan hal itu pada cafe terkait, apakah sudah dipenuhi persyaratannya atau malah belum. Kalau tetap ngeyel bahkan hal serupa terus terulang, lebih baik tutup saja,” tegas pemuda yang aktif diberbagai organisasi kepemudaan dan massa tersebut..drn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.