Hukrim  

Ditangkap Gegara Narkoba, Adit Gagal Nikah

TABENGAN/ANDRE DISIDANG-Aditya Rahman aliaa Adit terpaksa menjadi terdakwa pidana karena diduga menjadi kurir narkotika jenis sabu seberat 270,67 gram pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (11/5/2022).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Aditya Rahman aliaa Adit terpaksa menjadi terdakwa pidana karena diduga menjadi kurir narkotika jenis sabu seberat 270,67 gram pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (11/5/2022).
Adit awalnya sempat menolak ajakan mengantar sabu dengan alasan hari itu hendak menikah. Namun dia luluh saat ada tawaran uang Rp500.000,- untuk upah mengantar sabu.
Dalam dakwaan, perkara berawal ketika Suwanto menghubungi Adit untuk meminta tolong mengambilkan sabu, Senin (17/1/2022) pagi.
“Apa, aku ni haur (sibuk), menukari (membeli) minyak gasan (untuk) bejualan orang tua ku, trus habis ni gin ada acara banikahan aku lawan calon ku,” balas Adit. Suwanto kemudian membujuk akan memberi uang Rp500.000,- setelah Adit mengambil sabu dan menyerahkan ke sepupunya. “Ayuja, sekali ini ajalah,” ucap Adit.
Suwanto lalu memberikan nomor telepon Muslim yang disimpan Adit dengan nama Walswanto. Ketika menelpon, Muslim kemudian menyuruh anak buahnya menjemput Adit dengan sepeda motor. Keduanya lalu mengambil sabu yang diletakan di dalam plastik kresek di bawah plang nama kebun sawi. Setelah menyimpan sabu di rumah sepupunya, Adit menghubungi Suwanto.
Kemudian Suwanto menyuruh Adit menelpon sepupunya dengan nama alias Kakawan. Adit menyuruh Kakawan untuk mengambil sabu tersebut di rumah sepupunya Jalan Usman Harun 4 Komplek Pasar Keramat Kabupaten Kotawaringin Timur.
Ternyata yang datang adalah sejumlah aparat kepolisian dari Tim Ditresnarkoba Polda Kalteng yang kemudian menangkap Adit. Saat ditimbang, sabu dengan berat kotor 273,82 gram atau berat bersih 270,67 gram. Akibatnya, Adit tidak saja gagal menikah tapi terancam pidana penjara selama beberapa tahun sebagaimana dalam Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. dre
Area lampiran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.