Hukrim  

Ini Syarat dan Biaya Bikin SIM

ISTIMEWA UJIAN – Salah satu peserta saat mengikuti ujian untuk pengurusan SIM di Polda Kalteng, Senin (9/5/2022).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Dalam rangka membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Ditlantas Polda Kalteng menyelenggarakan Proses Penerbitan SIM dan Memberikan Pelayanan kepengurusan Surat keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) bagi masyarakat yang akan meningkatkan golongan SIM A ke B, di gedung Pelayanan Ditlantas Polda Kalteng, Senin (9/5/2022) pagi.
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Heru Sutopo melalui Kasubditregident AKBP Ampi Mesias Von Bulow mengatakan, kewajiban mengenai kepemilikan SIM diatur dalam Peraturan Kapolri No 5 tahun 2021 tentang penerbitan SIM (Surat Izin Mengemudi) dan Peraturan Pemerintah No 76 tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Polri.
“Surat Izin Mengemudi (SIM) jadi syarat wajib buat para pengendara motor dan mobil di jalan raya. Termasuk juga para pengemudi kendaraan niaga seperti truk, bus, dan mobil komersial lainnya. Berbeda dengan pemohon SIM A, C, dan D, yang minimal harus berusia 17 tahun pada hari pembuatan. Pemohon SIM B1 minimal sudah berusia 20 tahun, sedangkan SIM B2 yakni 21 tahun,” ucap Ampi.
Sementara itu, proses pembuatan SIM dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) masing-masing daerah. Untuk mempermudah masyarakat dalam pengisian data yang diperlukan dalam proses pembuatan SIM, masyarakat bisa melakukan secara melalui aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi) di aplikasi resmi Digital Korlantas POLRI. Dengan syarat pemohon harus lolos terlebih dahulu dalam pendaftaran dan registrasi yang tersedia di aplikasi tersebut.
Pemohon tetap harus datang ke Satpas terdekat untuk melakukan ujian praktik karena tahapan tersebut wajib dilalui. “Info yang kami sampaikan ini semoga berguna bagi masyarakat dan apabila masyarakat memerlukan Informasi tentang proses pembuatan SIM maka silahkan menghubungi langsung Call Center atau Media Sosial yang kami miliki dan semua ini sebagai bentuk kami dalam pelayanan kami kepada Masyarakat,” tutup Ampi. ist
Syarat SIM Peningkatan Golongan A Umum, BI, BI Umum, BII dan BII Umum:
1. E KTP
2. SIM Lama
3. Surat keterangan Kesehatan dari dokter
4. Surat Keterangan hasil pemeriksaan psikologi dari psikolog.
5. Membayar biaya Rp120.000
Syarat Penerbitan SIM Baru A dan C yaitu :
1. E-KTP
2. Surat keterangan Kesehatan dari dokter
3. Surat Keterangan hasil pemeriksaan psikologi dari psikolog
PNBP Biaya Penerbitan SIM Baru A dan C :
1. SIM A = Rp.120.000,-
2. SIM C = Rp. 100.000,-
Syarat Penerbitan SKUKP:
1. KTP
2. SIM Lama
3. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter
4. Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Psikologi dari Psikolog
5. Membayar biaya Rp50.000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.