MASA PERALIHAN MUSIM-Waspada Hujan Lebat Petir dan Angin Kencang

ILUSTRASI/NET

+Peringatan Dini Potensi Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang
PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Hujan dengan intensitas lebat/sedang dengan potensi banjir, akhir-akhir ini kerap terjadi di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.
Menurut prediksi dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, dalam 1 minggu ke depan, curah hujan masih berpotensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat di sebagian besar wilayah Kalteng.
Menurut Prakirawan BMKG Palangka Raya Chandra Mukti Wijaya, suhu udara berkisar 23-34 derajat Celcius dengan kelembapan udara berkisar 55-100 persen. Untuk angin umumnya bertiup dari arah barat-barat daya dengan kecepatan berkisar 10-20 km/jam.
“Hampir di sebagian besar wilayah Kalteng diperkirakan hujan sedang/lebat disertai angin kencang serta kilat/petir. Maka kami juga imbau waspada potensi adanya genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang akibat terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang,” ujarnya kepada Tabengan, Kamis (5/5/2022).
Terkait itu, ditambahkan juga, saat ini Kalteng tengah memasuki masa pancaroba atau peralihan (dari musim hujan ke kemarau). Maka diperlukan kewaspadaan potensi hujan sedang atau lebat, di masa peralihan tersebut.
Untuk prediksi musim kemarau 2022, kata dia, awal musimnya di wilayah Kalteng pada Bulan Mei Dasarian II sampai dengan Juli Dasarian III, dengan sifat musim kemarau pada umumnya normal, kecuali di wilayah Barito Utara bagian tengah dan timur dan Barsel bagian timur dalam kategori di bawah normal.
“Secara umum tekanan udara di wilayah Indonesia umumnya berkisar 1008-1012 hPa. Untuk angin di wilayah Indonesia bagian Utara, umumnya bertiup dari arah Barat-Timur, sedangkan Indonesian bagian Selatan bertiup dari arah Tenggara-Barat,” pungkasnya. drn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.