Satgas: Masyarakat Diminta Patuhi Prokes saat Salat Idul Fitri

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, saat ini pemerintah telah mengizinkan pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid atau lapangan terbuka, dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada 1 Syawal 1443 Hijriah.
“Sesuai Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 8 Tahun 2022, pada tahun ini umat Islam dapat melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah di masjid maupun di lapangan terbuka,” katanya saat dikonfirmasi Tabengan, Jumat (29/4/2022).
Untuk jumlah jamaah yang diperkenankan mengikuti Salat Idul Fitri, diakui Emi, telah diperkenankan sebanyak 100 persen dari kapasitas yang ada di rumah ibadah maupun lapangan. Hal itu berdasar pada hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama pihak pemerintah pusat, dimana jika capaian vaksinasi dosis I sudah mencapai minimal 80 persen, dosis II sudah 70 persen dan dosis III (Booster) di atas 30 persen, maka ibadah bisa diikuti dengan jumlah 100 persen peserta ibadah.
Kota Palangka Raya sendiri, kata Emi, capaian vaksinasi per 26 April 2022 untuk dosis I sudah menyentuh angka 116,81 persen, dosis II mencapai 100,22 persen dan dosis III mencapai 27,83 persen.
“Meskipun Kota Palangka Raya capaian vaksinasinya bagus, tetap kami sarankan untuk Salat Idul Fitri diikuti oleh 75 persen jamaah sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23/2022,” bebernya.
Ditambahkan Emi, dalam Inmendagri 23/2022 Kota Palangka Raya sudah memasuki PPKM Level 2, yang berarti pelaksanaan kegiatan ibadah dan kegiatan di area publik dapat dilakukan paling banyak 75 persen dari kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat serta memerhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama dan pemerintah setempat.
“Untuk masyarakat yang nanti mengikuti Salat Idul Fitri, tetap perhatikan prokesnya. Selalu jaga jarak dan memakai masker sebagai suatu kewajiban, guna mencegah terjadinya transmisi Covid-19,” kata Emi mengingatkan.
Tim Satgas Covid-19 Kota, ditegaskannya, akan tetap melaksanakan pemantauan prokes pada tempat ibadah maupun fasilitas umum yang akan menjadi tempat pelaksanaan Salat Idul Fitri, H-1 perayaan Idul Fitri.
“Kami tetap melaksanakan asistensi dan pendampingan bagi masyarakat. Namun kami juga berharap kerjasamanya, agar nanti pelaksanaan Salat Idul Fitri berjamaah tetap memerhatikan prokes,” tutupnya. rgb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.