16 Lomba dan 1 Pemilihan Meriahkan FBIM

TABENGAN/YULIANUS FBIM – Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo bersama dengan Ketua Dekranasda Kalteng Yulistra Ivo Sugianto Sabran Lunching Festival Budaya Isen Mulang, E-commerce Tokokaltengberkah.com, dan Film Pendek Pariwisata di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Selasa (25/4)

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo, secara resmi melaunching Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Selasa (26/4) di aula Jayang Tingang Komplek kantor Gubernur Kalteng.
Edy Pratowo mengatakan, peluncuran Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), dan film pendek pariwisata yang berjudul “Menjemput Mimpi di Tanah Berkah”, merupakan salah satu bentuk buah karya putra putri daerah dalam sektor Ekonomi Kreatif (EKRAF) di Kalteng.
“Saya tentunya menyambut baik dan mengapresiasi diluncurkannya Festival Budaya Isen Mulang, dan Film Pendek Pariwisata ini. penyelenggaraan event nasional kebudayaan seperti halnya FBIM. pesertanya yang melibatkan seluruh kabupaten/kota se-Kalteng, diharapkan mampu menjadi media bagi para pelaku seni, dan pelaku ekonomi kreatif untuk terus berinovasi mengembangkan karya-karyanya,” kata Edy Pratowo dalam sambutannya.
Karya yang dihasilkan, lanjut Edy, bisa dikenal dan diterima masyarakat, luas dan juga sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan nusantara bahkan mancanegara. Harapan besar, pelaksanaan FBIM tahun 2022 ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, sportif, dan disiplin, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.Dapat menjadi embrio bagi Ekonomi Kreatif yang ada di Kalimantan Tengah dan menjadi trend kreatifitas baru bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Adiah Chandra Sari, dalam sambutannya menyampaikan, ada sebanyak 16 cabang olah raga yang diperlombakan, dan 1 pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata. Antara lain Lomba Maneweng, Manetek, dan Manyila Kayu, Lomba Habayang, Lomba Jukung Tradisional, Lomba Besei Kambe, Lomba Sepak Sawut, Lomba Mangenta.
Kemudian lanjut Adiah, Lomba Karungut, Lomba Balogo, Lomba Tari, Lomba Malamang, Lomba Lawang Sakepeng, Lomba Lagu Daerah, Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata, Lomba Manyipet, Lomba Mangaruhi, Lomba Vlog, dan terakhir Lomba Karnaval Budaya. Festival Budaya Isen Mulang adalah kegiatan festival budaya yang telah dilaksanakan sejak tahun 1993. Tujuan awal penyelenggaraan Festival ini adalah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah yang diperingati setiap bulan Mei pada setiap tahun.
Acara penutupan, ungkap Adiah, dilaksanakan festival Mangenta yaitu salah satu tradisi khas suku dayak Kalteng dalam mengolah makanan. Kegiatan Mangenta ini akan dicatat oleh Musium Rekor Indonesia, dalam pelaksanaan Mangenta ini tidak hanya diikuti oleh 14 kabupaten dan kota di Kalteng namun juga mengundang seluruh SOPD dilingkup Pemerintah Kalteng, instansi vertikal, perbankan ,organisasi kemasyarakatan, untuk dapat terlibat dalam rangka melestarikan tradisi leluhur dan juga memperkenalkan kepada seluruh masyarakat baik lokal,nasional maupun mancanegara akan tradisi dan makanan khas kalimantan tengah ini.ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.