Palangka Raya, 9 Kelurahan Masih Zona Merah

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani

+Kelurahan Langkai, Panarung, Pahandut, Palangka, Menteng, Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Kereng Bangkirai dan Sabaru.
PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, dalam periode seminggu, 15-22 Maret 2022, kasus Covid-19 di Palangka Raya mulai melandai. Hal tersebut tampak dalam laporan data harian Tim Satgas ada penurunan jumlah kasus positif, kesembuhan dan pasien yang dirawat.
Pada 15-22 Maret, jelas Emi, ada penambahan 162 kasus positif, 557 jiwa sembuh dan pasien yang dirawat berkurang sebanyak 400 jiwa. Sedangkan periode di pekan sebelumnya 8-15 Maret, ada penambahan 289 kasus positif, 967 jiwa sembuh dan pasien yang dalam perawatan berkurang 678 jiwa.
“Ada pelandaian kasus saat ini. Rata-rata penambahan kasus harian juga sudah ada di bawah 50 jiwa. Saat ini pun dari 816 yang menjalani perawatan, 121 jiwa di antaranya dirawat di rumah sakit dan 695 jiwa melaksanakan isolasi mandiri,” kata Emi, Rabu (23/3).
Dampaknya, tambah Kepala BPBD Kota Palangka Raya ini, zona merah Covid-19 juga turut berkurang. Hal tersebut merujuk pada data 8 Maret lalu ada sebanyak 14 kelurahan dinyatakan zona merah, yakni Kelurahan Langkai, Panarung, Pahandut, Tanjung Pinang, Palangka, Menteng, Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Kereng Bangkirai, Sabaru, Kalampangan, Tangkiling, Banturung dan Sei Gohong.
Namun, berdasarkan data terbaru 22 Maret, hanya ada 9 kelurahan dinyatakan zona merah, yaitu Kelurahan Langkai, Panarung, Pahandut, Palangka, Menteng, Bukit Tunggal, Petuk Katimpun, Kereng Bangkirai dan Sabaru.
“Lima kelurahan yang sebelumnya dinyatakan ada pada zona merah saat ini mengalami penurunan ke zona oranye, kuning dan hijau,” bebernya.
Dijelaskan Emi, turunnya zona ke-5 kelurahan tersebut disebabkan tingginya angka kesembuhan dan cepatnya masyarakat yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri untuk pulih.
Berkurangnya zona tersebut, Emi berharap kepada kelurahan yang mengalami penurunan zona bisa terus menjaga ritme penanganan Covid-19, hingga bisa menuju zona hijau seluruhnya.
“Untuk informasi saat ini ada 12 kelurahan di Kota Palangka Raya yang dinyatakan zona hijau, 6 kelurahan zona kuning dan ada 3 kelurahan yang ada pada zona oranye sebaran Covid – 19,” pungkasnya. rgb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.