Hukrim  

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pesta Pernikahan Tumbang Malahoi

ISTIMEWA DIAMANKAN – Anggota saat mengamankan Joyo, pelaku pembunuhan di Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Gunung Mas.

KUALA KURUN/TABENGAN.COM – Personel Polsek Rungan, Polres Gunung Mas, bergerak cepat merespons peristiwa pembunuhan di acara pesta pernikaan di depan Betang Huma Hai, Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Minggu (20/3). Pelaku bernama Joyo (35), warga Tumbang Kuayan, Kabupaten Gunung Mas, berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam.
Joyo ditangkap di Kelurahan Tumbang Rahuyan, Minggu (20/3) malam sekitar pukul 24.00 WIB. Adapun korban tewas bernama Samuel (30), warga Desa Mengkawuk RT 003/RW 001 Kelurahan Rabambang, Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas.
Kronologi pembunuhan, dikisahkan Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah melalui Kapolsek Rungan Ipda Fedrick Liano, bermula saat pelaku dan korban menghadiri pesta pernikahan di Betang Huma Hai, Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Minggu siang.
Joyo (35) yang datang bersama rekan-rekannya, ternyata membawa senjata tajam jenis badik. Sesampainya di tempat acara pernikahan, pelaku bersama temannya berkumpul santai sambil minum-minuman beralkohol. Setelah minuman habis, pelaku berjalan menuju ke arah tenda, dimana beberapa pengunjung sedang asik joget.
Pelaku pun ikut bergoyang sambil melihat korban Samuel yang sedang joget di atas panggung. Pelaku kemudian naik ke atas panggung mendatangi korban, dan menantang berduel. Tantangan pelaku disambut korban yang menyatakan siap untuk berkelahi. Namun saat itu pelaku Joyo (35) meminta waktu untuk bernyanyi sebentar di atas panggung.
Setelah selesai bernyanyi, korban Samuel turun duluan dari panggung diikuti pelaku. Melihat korban sedang berjalan pelan di antara para pengunjung yang sedang joget, pelaku Joyo (35) yang berjalan dari belakang langsung mengambil badik yang diselipkan di pinggang celana, lalu menusuk korban beberapa kali dari belakang.
Korban yang mendapat serangan mendadak terkejut dan berusaha melarikan diri. Pelaku juga lari meninggalkan TKP setelah tusukannya beberapa kali mengenai korban. “Korban Samuel meninggal dunia saat anggota (polisi) tiba di TKP. Berkat info yang didapat dari TKP, kemudian anggota Polsek Rungan melakukan pencarian dan pengejaran pelaku,” kata Kapolsek.
Sekitar pukul 24.00 WIB, anggota Polsek Rungan menemukan lokasi atau keberadaan pelaku yang sembunyi di rumah keluarganya di Kelurahan Tumbang Rahuyan. Pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Rungan, beserta barang bukti senjata tajam jenis badik yang digunakan saat melakukan tindakan pembunuhan.
Dari keterangan pelaku, diketahui motif pembunuhan karena pelaku sakit hati. Pelaku menduga Handphone keponakannya dicuri oleh korban. “Pelaku terancam di jerat pasal berlapis, Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP. “Ancaman hukuman paling lama seumur hidup, dan paling rendah 20 tahun penjara,” kata Kapolsek Rungan. c-hen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.