Hukrim  

24 Jam, Dua Warga Kasongan Gantung Diri

ISTIMEWA BUNUH DIRI- salah satu korban bunuh diri ketika berada di rumah sakit.

KASONGAN/TABENGAN.COM- Dua warga Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kristianto Billy ditemukan gantung diri di kamar rumah pada Kamis (17/3/2022), sedangkan Leno gantung diri di pohon, Jumat (18/3/2022).
Kejadian tersebut tentu saja membuat geger warga Kasongan. Tak disangka kedua orang itu sampai mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, karena dalam pergaulan sehari-hari kedua korban dikenal sangat baik dan mudah bergaul.
Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo SIK melalui Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono SH MH membenarkan adanya kasus orang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, yakni Kristianto Billy (26) warga Jalan Kenangan Kasongan dan Leno (48) juga warga Jalan Kenangan Kasongan.
“Kristianto Billy ditemukan gantung diri pada Kamis sekitar pukul 19.30 WIB di kamar rumah mereka. Sedangkan Leno ditemukan warga pada Jumat sekitar pukul 05.30 WIB dengan kondisi gantung diri pada sebatang pohon di pinggiran sungai,” jelas Eko Priono, Jumat.
Menurut Eko, aksi nekat Kristianto Billy mengakhiri hidupnya diduga lantaran frustrasi setelah di-PHK dari pekerjaannya di perusahaan sawit daerah Pundu, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dari keterangan Gerlian Bobby, paman korban yang tinggal bersebelahan kamar dengan korban, sebelumnya ada bercerita bahwa dirinya sudah di-PHK dari pekerjaannya lantaran ada pengurangan karyawan oleh pihak perusahaan.
“Korban ditemukan pertama kali oleh kedua bibi korban, Tuweni dan Kori. Saat itu naik ke lantai 2 rumah mereka dan mengetok kamar korban dengan maksud melihat korban karena seharian tidak keluar dari kamarnya. Saat membuka pintu kamar betapa terkejutnya kedua bibi korban karena melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kamarnya dengan menggunakan seutas tali,” ungkap Eko.
Sementara itu, pada Jumat sekitar pukul 05.30 WIB, Leno ditemukan warga di pinggir DAS Katingan Jalan Tewang Rusau RT 03 Kasongan yang tergantung di pohon di pinggir DAS Katingan.
“Sekitar pukul 05.30 pagi saksi Rusiawatie yang tinggal di barak orang tuanya di Jalan Tewang Rusau RT 03 bangun pagi dan langsung ke dapur. Setelah membuka pintu dapur dia melihat ada orang tergantung di pohon yang sudah mati di pinggir kali DAS Katingan,” kata Eko.
Lanjut Eko, melihat kejadian tersebut Rusiawatie langsung memberitahukan kepada suaminya setelah dilihat ternyata mereka mengenal orang yang tergantung tersebut adalah Leno.
Menurut Eko, korban sudah dalam keadaan tergantung dengan sebuah tali nilon biru dengan lidah terjulur. Kemudian suami Rusiawatie langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Katingan Hilir.
“Menurut keterangan Lendie, suami Rusiawatie yang merupakan keluarga korban, korban bersama istrinya sudah tidak tinggal serumah lagi dan korban juga ada mengeluhkan sakit usus buntu yang dideritanya kepada tetangganya, sehingga disarankan untuk berobat,” terang Eko.
Menurut Eko, kedua korban saat itu langsung dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk dilakukan visum et revertum, namun atas permintaan dari keluarga korban mereka menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban dan membuat pernyataan tertulis bermaterai di Polsek Katingan Hilir. c-sus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.