Hukrim  

TIPIKOR JALAN 43 KM DI KATINGAN-Tersangka Abaikan Panggilan, Kejati Persiapkan Upaya Lain

TABENGAN/ANDRE KETERANGAN PERS - Aspidsus Kejati Kalteng (tengah) menyampaikan keterangan kepada pers terkait tersangka korupsi pekerjaan jalan sepanjang 43 kilometer di Kabupaten Katingan.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah menggelar siaran pers terkait status pengusaha asal Kabupaten Katingan berinisial HAT selaku kontraktor pekerjaan jalan sepanjang 43 kilometer, Rabu (16/3/2022) malam. “HAT telah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita telah lakukan tiga kali pemanggilan. Namun yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan kita. Tentunya kita akan melakukan upaya lain untuk menghadirkan tersangka,” ucap Douglas Pamino Nainggolan, Asisten Bidang Pidana Khusus Kejati Kalteng didampingi Asisten Bidang Intelijen dan Kepala Seksi Penerangan Hukum.
Umumnya, setelah tiga kali pemanggilan, pihak penyidik memiliki kewenangan melakukan pemanggilan paksa. Namun Douglas secara samar hanya menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan cara lain bila tersangka tetap tidak memenuhi panggilan. Dia mengakui bahwa HAT telah mengajukan Permohonan Praperadilan terhadap penetapan tersangkanya, serta melapor ke sejumlah lembaga, seperti Komisi Kejaksaan, Kejaksaan Agung, dan sejumlah lembaga serta institusi lainnya.
Menurutnya, praperadilan maupun pelaporan itu adalah hak tersangka. “Kita melakukan tindakan terhadap yang bersangkutan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,” yakin Douglas. Melalui siaran pers itu, Douglas berharap HAT dapat mempertimbangkan untuk bersikap kooperatif kepada tim penyidik demi lancarnya penanganan perkara.
Saat ini, mantan Camat Katingan Hulu, Hernadie, telah mendapat vonis 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Douglas menyebut kerugian negara sebesar Rp.2.107.850.000 akan dibebankan kepada HAT. Saat ini selain HAT, belum ada tersangka lain yang ditetapkan penyidik. Sebanyak 11 kepala desa yang membuat Surat Perintah Kerja pembuatan jalan dengan HAT, masih berstatus saksi. “Tapi untuk ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada (tersangka) lagi,” pungkas Douglas. dre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.