Aksi Damai 7322 Tuntut Kejelasan Kasus Jalan Katingan

Ilustrasi demo

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sejumlah warga Tumbang Sanamang, Kabupaten Katingan, bersiap menggelar aksi damai terkait perkara dugaan korupsi pekerjaan jalan yang telah menjerat mantan Camat Katingan Hulu dan pelaksana pekerjaan.
“Kami Koordinator Lapangan Aksi Damai 7322 berencana melaksanakan aksi damai menuntut keadilan dalam penanganan kasus pembuatan jalan desa sepanjang 43 kilometer dari Desa Tumbang Sanamang menuju Desa Kiham Batang,” ucap Edy Supian, Kamis (3/3).
Peserta aksi telah menyampaikan rencana pelaksanaan aksi pada 7 Maret 2022 kepada pihak Polsek Katingan Hulu. Selain Edy, Koordinator Lapangan Aksi Damai tersebut yakni Zainal Abidin, Hatmansyah, Hadi Ismanto dan Kamunang.
Menurut Edy, warga Tumbang Sanamang mempertanyakan proses penanganan perkara yang telah menjerat mantan camat dan pelaksana pekerjaan tersebut.
Bila dalam pembuatan jalan desa tersebut dianggap bermasalah, mengapa pihak pelaksana yang bekerja dengan Surat Perintah Kerja dari 11 kepala desa malah dijadikan tersangka. Padahal, pekerjaan tersebut sudah selesai dan sisa pembayaran pekerjaan pun belum dibayar oleh 11 Kades.
“Kami menduga ini ada upaya kriminalisasi atau memutarbalikkan fakta sebenarnya,” ujar Edy.
Mantan Camat Katingan Hulu Hernadie kini jadi terdakwa perkara korupsi karena tudingan memaksa 11 Kades menganggarkan jalan desa. Sedangkan Asang yang memperjuangkan haknya dan menggugat perdata 11 Kades untuk melunasi pembayaran, kini telah menyandang status tersangka. “Padahal dalam perkara beliau menang di PN Kasongan dan dikuatkan di Pengadilan Tinggi Palangka Raya. Sementara 11 Kades yang memiliki wewenang pengelolaan keuangan sampai sekarang aman saja,” kata Edy.
Karena dugaan ada beberapa kejanggalan tersebut, sejumlah warga mempertanyakan penanganan perkara kasus tersebut dalam bentuk penyampaian pendapat di muka umum. dre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.